Meninggal Atau Bahagia

Meninggal Atau Bahagia
Eps 3. Ternyata Hanya Mimpi


__ADS_3

Sesaat Mereka Telah sampai di Meja makan dengan Ragu Ragu Biera Mencoba duduk di Kursi yg Berada di Sebelah Suaminya


" Kau Kenapa kelihatan Ragu Begitu sini duduk di sebelahku " Ucap Yuki Yang melihat istrinya terlihat Ragu untuk menempati Kursi Yang ada di sebelahnya (Di sebelah Yuki)


" Tapi Apa aku boleh duduk di sini ? " Tanya Brie Ragu


" Tentu saja Biera " Balas Yuki menatap Lembut ke arah Biera


" Tapi Ini pertama kalinya aku duduk di sini " Batin Biera merasa Resah


Karena Melihat istrinya masih Terlihat Ragu ragu dengan Inisyatifnya Yuki menarik Tangan Biera Untuk duduk di sebelahnya


" Kenapa Kau Ragu Seperti Itu sini " Ujar Yuki sambil menarik lembut Tangan Biera untuk duduk


Saat Biera Telah Mendudukan Bokongnya Wanita itu terlihat Cemas dan Resah terpampang jelas di wajahnya


" Ada Apa ? " Tanya Yuki


" A..ah..Tidak Ada " Balas Biera Gugup


...*****...


Setelah menunggu beberapa Menit Akhirnya beberapa Para pelayan Tiba dan membawa sebuah nampan berisi beberapa makanan yang dapat menggugah selera dan tentunya terlihat elegan


" Ha a..apa aku bisa memakan semua ini " Tanya Biera Antusias sembari melihat Makanan Yang sudah terletak di Meja makan


" Kenapa Kau Tanya Lagi tentu saja " Bals Yuki Lembut


Setelah mendapat jawaban dari suaminya Biera memandangi terlebih dahulu Hidangan Yang berada di depannya Ohh Sangat menggugah selera


Tanpa basa basi lagi Biera segera menyantap makanannya Seperti Orang yang tak di beri makan selama beberapa hari saja


" Pelan pelan Tidak ada yang akan berebut makanan denganmu " Ujar Yuki Lembut Sambil Tangannya mencoba membersihkan Makanan yang belepotan di Sekitaran bibirnya


Biera Tertegun sejenak Karena Mendapat perlakuan seperti itu tetapi seketika Hilang karena Tiba tiba Biera merasakan Nyeri yang amat sangat pada Kepalanya dan membuatnya segera berdiri dari tempat duduknya


" Ah.. Kenapa Kepalaku sakit yah Ah " Batin Biera sembari Memegang kepalanya yang terasa Nyeri sekaligus sakit


" Biera kau kenapa ? " Tanya Yuki Khawatir


" Ke..kepalaku Rasanya sakit ! " Ucap Biera


Tiba Tiba Biera merasa semuanya berputar Dan seketika


Brukkk


Biera Terjatuh Tapi untung saja Yuki menangkap Tubuh Biera sebelum wanita itu Jatuh ke lantai


" Biera ...Biera..Biera ..Kau kenapa " Ujar Yuki Sambil sedikit Menepuk nepuk pelan Pipi Biera


Sebelum Biera kehilangan kesadarannya Biera sempat Samar samar mendengar Suaminya memanggil Dirinya Dan segera setelah itu Biera sepenuhnya kehilangan kesadarannya


...πŸ–€πŸ–€πŸ–€...


Sebuah tempat yang terlihat sangat Gelap dan tak ada secercah cahaya sedikit Pun terlihat seorang wanita Tengah duduk sambil meringkuk Kan tubuhnya


***Kelembutanmu Membuat jantungku serasa mau berhenti Saat melihat dirimu yang memperlakukan aku dengan lembut timbul secercah harapan kalau kelembutan itu suatu hari nanti akan menjadi kenyataan ...Tapi aku tauh Harapan hanyalah tinggal harapan saja apa harapan itu bisa menjadi kenyataan apa Dirimu yang selama ini tak bisa ku genggam dan ku peluk apa bisa aku mengenggam mu dan memelukmu , Kehangatanmu suatu hari nanti apa bisa aku rasakan Aku hanya bisa berharap suatu hari nanti aku bisa merasakan Kehangatanmu walaupun aku tak tauh kapan untuk sekarang aku hanya bisa merasakan kehangatanmu di dalam Mimpi Saja ~~

__ADS_1


...🍁🍁🍁🍁🍁🍁***...


" Hos...Hosss...Hosss " Deruh Nafas seorang Wanita Yang baru terbangun dari Mimpi nya


" Ternyata hanya Mimpi " Batinnya


" Memang sih apa yang aku harapkan sebenarnya " Sambil Memandangi Langit Malam Yang penuh Bintang


" Ternyata sudah malam lama amat aku tidurnya pasti mas Yuki lagi Cariin aku lagi " Batin Biera hendak Berdiri Namun


" Ah Nggak Mungkinlah masa Mas Yuki Mau peduli sama aku Halu kali yah " Batin Biera lagi dan segera mendudukan dirinya


Biera Memandang Langit malam yang sangat indah di penuhi bintang di langit Biera berharap pemandangan indah ini Bisa ia melihatnya bersama sang suami Tapi Itu Mungkin tak akan terjadi


Hari Ini Bukan malam Ini seharusnya Sih Biera hanya di temani hawa dingin di malam Hari tanpa memakai pakaian tebal membuat tubuh wanita itu sedikit menggigil karena Angin malam menerpa tubuhnya


" Huu.. Dinginnya " Batin Biera sambil Meniup niup dan menggosok gosokan kedua tangan mencari sedikit kehangatan untuk kedua tangannya yang terasa Dingin


***Malam Yang Gelap~~


Hanya di Penuhi Bintang di Langit~~


Apakah Cahaya itu Bisa bertahan~~


Tak bisa di Pungkiri~~


Cahaya Bintang Sangat Indah~


Tetapi Hanya bertahan Di Langit malam~~~


Ohh..ohhh.. Sama hal Nya dengan Hatiku~~


Hanya Tertinggal Secercah Harapan Di hati~


Berharap Kehangatanmu akan dapat kurasakan***~


Biera Mulai Bersenandung dengan Indahnya Lagu yang di bawanya sesuai dengan apa yang dirasakannya saat ini Bagi siapapun yang mendengarnya pasti akan Terharu dan menangis mendengar Nya


...........


Di Sisi Lain


Hachuuu


"Siapa yang sedang Membicarakan ku di belakang " Batin seorang Pria yang tak lain adalah Yuki


" Kenapa ? " Tanya Seorang Pria karena melihat wajah Bosnya terlihat kusut


" Nggak ada Lanjut Aja " Balas Yuki


" Oh Baiklah ..Yuki Perusahan Inren Grup ingin menawarkan kerja sama dengan perusahan Kita " Ucap Land To the Poin nggak pake basa Basi


" Ho kerja sama ? " Sambil Melirik Ke arah Land


" Iya Mereka Akan Membuat sebuah Proyek Di sini dan Meminta Dana Pada Perusahan kita karena Perusahan mereka Tidak mempunyai Cukup Biaya untuk Proyek Mereka " Jelas Land


" Oh dan Keuntungannya bagi kita "

__ADS_1


" Mereka Akan Membagi 2% kepada kita Nantinya jika Proyek Mereka berhasil " Ujar Land


" Oh Berapa Uang yang mereka butuhkan? " Tanya Yuki datar


" Ehmm 1% Saja dari keselurahan Aset dari perusahan Ini " Balas Land


" Oh Hanya 1% Aja Setujui " Ucap Yuki tanpa basa basi lagi


" Baiklah " Balas Singkat Land


" Yuki ..Yuki ..1% Di kira dikit apa Bisa untuk Foya Foya 2 Keturunan Jiwa Miskin ku beronta ronta mendengar jawaban santaimu itu Mungkin karena terlalu kaya jadi Nggak tauh Uangnya mau di kemanain " Batin Land Sembari Geleng gelang kepala


" Kenapa Kepalamu di geleng geleng ? " Tanya Yuki sedikit terusik dengan Perilaku Land


" Nggak Ada.. aku Keluar ok " Balas land dan segera mulai beranjak Keluar tapi sebelum membuka Pintu terdengar suara kas di belakangnya


" Hari Ini kau Lembur " Ujar Yuki santai


Jederrr


Bagai di sambar petir mendengar Perkataan Dari Sahabatnya Karena sudah beberapa hari ini Yuki membuat Land Harus Lembur sampai hampir Tengah Malam


" Lemburr Lagi !? " Sungut Land


" Iya sampai Jam 11.30 " Balas Land


" Tapi " Ucapan Land Terjedah


" Aku kasih Bonus 2Γ— Lipat " Yuki segera Memotong Perkataan Land karena dia tauh pasti Sahabatnya ini akan bersungut dan menggerutu


" Nggak 5Γ— Lipat " Tolak Land Dan segera Memberi penawaran


" 4Γ— Lipat Penawaran Ku " Ujar Yuki


" Nggak Pokoknya 5Γ— Lipat " Tolak Land Lagi


" 3Γ— Lipat penawaran Terakhir Trima Atau Nggak itu terserah kamu " Ucap Yuki yang malas meladeni Sahabatnya


Land Diam dan Berpikir Sejenak


" Ok 3Γ— Lipat Nggak ada kurang Kurang " Ucap Land pasrah saja


" Bagus " Yuki Tersenyum penuh kemenangan dan membuat seketika membuat Mood Land Turun seketika


" Sekarang Keluar sana " Usir Yuki


" Ish nggak usah usir Ck " Decik kesal Land dan pria Ramah itu segera keluar dari Ruangan Yuki


.


.


.


.


Jangan Lupa Like , Komen , And Vote yah biar tambah semangat Aku lanjutnya πŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸ™

__ADS_1


Sampai Jumpa di Eps Selanjutnya πŸ‘‹πŸ‘‰


__ADS_2