
Sesampainya di ruangan kerja Pria itu segera duduk di kursi kebesarannya dan segera mengotak atik berkas berkas yg berada di meja kerjanya
dengan wajah yg serius, Saat pria itu sedang sibuk dengan beberapa kertas penting di tangannya
" Hey kenapa wajah mu kelihatan nggak Mood kek gitu ? " Tanya seorang pria yg tak lain adalah sahabat sekaligus sekertaris pribadi dari seorang Yuki Hoshi Grandian pemilik perusahan ternama di dunia
" Nggak Usah tanya ! " Balas Ketus Pria dingin itu
" Hei..apa kau bermasalah lagi dengan istrimu itu " tanya penasaran Arland yang adalah sahabat dari Yuki
" Nggak ! " balas ketus nya lagi
"Ck..ya elah Orang nanya di balas baik baik nah ini malah " Gerutu kesal Land
" nggak usah banyak tanya .. Yg penting hari ini Mood aku lagi buruk .. Dan kau masuk tanpa mengetuk pintu main cerocos nanya nanya aja tambah buat mood ku jelek " Kesal Yuki sembari menatap tajam ke arah Land
" Hehehe " cengir cengir nggak jelas Land. " Ya elah yuki tadi nya aku ingin mengetuk pintu dulu tapi karena sudah ku ketuk tiga kali kamu aja yg nggak respon makanya aku langsung masuk aja " balas Asal Land
" Mulut tu bagus amat yah berbicara sma bos sendiri nanti ku Kurangi bonus bulanan mu baru tau rasa " Ancam Yuki
Mendengar kata bonus bulanan akan di kurangi membuat pria yg terkesan ramah itu pun segera menciut di buat nya
" yah Tuan jangan dong masa bonus ku di kurangi " sungut land
"..."
" Ck.. ok..ok aku balik ke intinya aja deh " pasrah land karena tidak mau berdebat panjang dengan sahabat nya ini
" Hemm " hanya sebuah Deheman yg di keluarkan oleh Yuki
setelah mendapat jawaban suasana yg berada dalam ruang kerja tersebut menjadi dingin dan mencekam siapapun yg masuk pasti akan merasa seperti tercekik
" Mereka mulai bergerak " ucap Land dengan wajah serius nya dan kata itu berhasil membuat Yuki tersenyum dingin dan menyeramkan
" He..ternyata mereka sudah tidak sabar yah " Dengan ekspresi yg menyeramkan dan itu berhasil membuat Land sedikit merasa ngeri
" Jadi apa yang akan kita lakukan selanjutnya Yuki " Land segera mengubah dirinya menjadi Mode Dingin dan serius
" Kita tunggu saja sampai mereka bergerak aku ingin lihat sejauh mana mereka akan bertindak"
" Baiklah Itu terserah kamu hanya ini yg ingin aku sampaikan aku balik " Land segera mengubah suasana di dalam Ruangan itu menjadi sedikit mencair
" Hemm "
Land Segera keluar dari ruangan Yuki, Setelah Land keluar Yuki kembali ke kerjaan nya yg tadi sempat tertunda
...........
__ADS_1
Terlihat seorang wanita berbalutkan gaun sederhana dan sedikit kumuh tengah berjalan di sebuah taman Yang indah dan sepi di belakang kediaman Milik suaminya sebenarnya Biera berbohong jika dia ingin keluar
" Ha ..Apa yang akan aku lakukan hari ini..tadi tak sengaja aku berbohong ke mas Yuki kalo aku mau keluar karena ada urusan " Gumam Nya dengan lirih
" Apa aku duduk di sana aja yah " Gumamnya lagi sembari melihat sebuah kursi tertata rapi di taman itu
Setelah lama bergulat dengan pikirannya Biera memutuskan untuk menghistirahatkan tubuhnya sejenak
Saat sedang asik duduk sembari menatap indahnya taman Tanpa di sadarinya Biera Tertidur dengan nyenyak
sebenarnya Biera hanya ingin mengistirahatkan tubuhnya sejenak tetapi entah kenapa matanya sedikit berat dan membuatnya menutup mata hal asil Biera pun tertidur
Saat tengah asyik tertidur biera merasa sedikit terganggu dengan panggilan seseorang dan membuatnya mengerjap ngerjap kan matanya menyesuaikan pandangan nya yang sedikit Kabur
Saat Pandangannya kembali Normal betapa terkejutnya ternyata sesorang yang mengganggu tidurnya adalah suaminya sendiri karena masih tidak percaya dengan apa yang dilihatnya biera kembali menutup matanya mencoba bangun dari mimpi yang sedang di alami nya ini
" Biera " Panggil Yuki tapi masih tidak di gubris oleh wanita itu dengan senantiasa dia menutup matanya
" Biera " Panggilnya lagi dengan suara lembut
" A..apa ini kenapa Mas Yuki memanggilku dengan nada seperti itu " Batin Biera yang masih sadar, hanya Saja dengan Kondisi sedang menutup matanya saja
" Biera buka matamu " Kini dengan menyentuh wajah Biera dan membuat wanita itu respon segera membuka matanya karena terkejut dengan perlakuan yang di dapatnya
" Kenapa kau menatap ku dengan tatapan seperti itu Hemm " Ujar Yuki karena melihat Biera menatapnya dengan tatapan aneh
" Apa maksudmu ? "
" Bukankah aku selalu seperti ini " Ujar Yuki dengan nada lembut
" Oh Astaga naga apa yang sedang terjadi ini masa mas Yuki bisa berubah dalam satu hari saja pasti aku sedang bermimpi ..benar pasti aku memang sedang bermimpi " Batin Biera bingung dengan perubahan sikap dari suaminya
" Biera ? " Panggil Yuki lagi
" Kenapa kau bengong begitu " Tanya Yuki
" Ah.. T..tidak apa apa ..Hahaha " Balas biera salah tingkah
Melihat Tingkah biera mengundang tawa bagi pria yang biasa bersifat dingin itu
Puff
" Kau ini kenapa sih hari ini aneh sekali " Ucap Yuki sembari tersenyum mencoba menahan tawanya
Dan membuat Biera makin salah tingkah di buatnya dengan pipi bersemu merah menahan malu
Saat sedang malu malunya Biera bertambah malu dengan suara gemuruh perutnya
__ADS_1
Kruyukk
" Kau Lapar ? " Yuki segera membuka suarnya dan bertanya
" T..tidak " Balas Biera gagap tapi ternyata perutnya tidak mau bekerja sama dengan nya
Kruyukk
Dan berhasil membuat Biera makin salah tingkah di buat . " Aduh malu amat kenapa perutku harus berbunyi sih " Batin biera
melihat tingkah Biera berhasil membuat Yuki tersenyum dan tertawa lagi
Puff
" Hahahahaha " Tawa Yuki dan membuat Biera makin tertunduk malu dengan Pipi bersemu merah bak kepiting rebus . " Kau ini tidak hebat berbohong yah Hahaha " yuki masih saja tertawa, dan melihat suaminya tidak berhenti menertawakannya membuat Biera makin malu
" Huhuhu " Tangis batin Biera. " Aku harap aku bisa menghilang skarang ! " Batinnya lagi
Melihat istrinya makin salah tingkah akhirnya Yuki berhenti tertawa dan segera mengajak Biera makan malam
" Ah..maaf ..Maaf..jika aku tertawa, karena Reaksimu benar benar sangat lucu di mataku ..Ayo kita makan saja " Ajak Yuki dan menatap Biera lembut
Biera yang di tatap dengan tatapan yang pertama kali di lihatnya dari suami yang biasa bersikap dingin padanya membuat Jantung biera serasa ingin keluar dari tempatnya
" Jantung ! Tenanglah ini hanya mimpi bagaimana bisa Mas Yuki bersikap lembut seperti ini " Batin Biera sedikit senduh
" Ada apa ? " Tanya Yuki karena Biera tidak merespon panggilannya
" A..ah t..tidak apa apa " Balas Biera Dengan nada Canggung
" Baiklah..dari pada kita berlama lama di sini Ayo kita makan saja " Ajak Yuki sembari menarik tangan Biera
Dan Biera hanya pasrah saja mengikuti Suaminya
.
.
.
.
Hayo aku tanya perubahan sikap Yuki terhadap biera apa hanya mimpi atau benaran yah kalo benar apa motif Yuki bersikap lembut ke Biera jika kalian Tauh Komen di Bawah Okk
dan juga aku meminta maaf jika bru Update yah soalnya Novel ini Slow Up yah
ok sampai sini Dulu yah jangan lupa Like,Komen, Dan Vote yah ππ Jika kalian suka Cerita ini ππ₯°π₯°β€
__ADS_1
Sampai Jumpa di eps selanjutnya π