
Hari ini anjani mendatangi makam almarhumah ibunya yang sudah meninggal 4 tahun yang lalu,setiap anjani merasa sedih ia selalu datang ke makam ibunya untuk curhat menumpahkan semua kekesalannya terhadap ayahnya yang kini tidak memperdulikannya lagi.
1 tahun setelah ibunya meninggal ayah anjani menikah lagi dengan seorang janda beranak satu,ibu dan kakak tirinya tidak pernah menyukai anjani mereka selalu kasar dan kadang tidak memberi anjani makan ketika ayahnya tidak dirumah itu semua mereka lakukan agar anjani tidak betah dan meninggalkan rumahnya sendiri
Dan hari ini anjani diusir dari rumah oleh ayahnya sendiri karena ia dituduh mencuri uang dan perhiasan milik ibu tirinya tapi sebenarnya itu hanyalah akal-akalan ibu tirinya agar anjani diusir dari rumahnya.
Nampak anjani tengah menangis memeluk nisan ibunya sambil menumpahkan Isi hatinya di pusara ibunya
"ma...aku harus kemana sekarang??
papa sudah mengusirku...andai saja mama masih ada mungkin sekarang kita masih hidup bahagia seperti dulu " kata anjani meratap
" ma..aku sangat merindukan mama
aku sendirian aku tidak punya siapa-siapa lagi ma " sambung anjani
anjani menangis sejadi-jadinya di makam ibunya,ia merasa sendirian saat ini terlebih ayahnya sudah tidak memperdulikannya lagi
anjani merasa sebatang kara saat ini.
"hey...siapa disana ?? " kata seorang lelaki yang berada di belakang anjani
dari kejauhan lelaki itu memperhatikan anjani
"mengapa malam begini kamu berada disini?? "tanya lelaki itu
" kamu sendiri malam - malam juga kenapa bisa disini?? " anjani balik bertanya
lelaki itupun berjalan mendekati anjani yang berjarak 8 meter darinya
"aku sedang bertemu dengan ibuku...kamu sendiri?? "tanya lelaki itu
"bertemu ibu kok disini... memangnya tidak ada tempat lain "kata anjani sambil mengusap air matanya
"banyak omong kamu... mau dimana lagi memang ini tempat tinggal ibuku, ibuku sudah meninggal " kata lelaki itu
"ohh begitu yahh...aku kesini juga bertemu dengan mamaku "kata anjani
"memangnya kamu tidak takut sendiri disini apalagi kamu kan perempuan? "tanya lelaki itu
"tadi sih iya tapi sekarang sudah tidak karena ternyata ada orang lain disini "jawab anjani
"kenalkan namaku regan " kata lelaki itu sambil menyodorkan tangannya
"anjani...itu namaku " sambi menyalami lelaki tersebut
"ohh... anjani"
"aku mau pulang bagaimana dengan kamu???
kalau mau pulang juga biar aku antar " kata regan
__ADS_1
"tidak perlu kak...eh mas...eh tuan...manggilnya apa yahh?? "tanya anjani
"mas regan saja... ayo biar aku antar lagipula aku bukan orang jahat "kata regan
"aduhh bagaimana yahh... sebenarnya aku baru saja diusir dari rumah sekarang aku tidak punya tempat tinggal" kata anjani
"mas duluan saja aku akan menginap disini dulu" sambungnya
"nanti ada pocong lohh... genderuwo... kuntilanak...suster nyunsep ihhh serem" kata regan menakut-nakuti anjani
"mana ada hantu suster nyunsep yang ada itu suster ngesot" kata anjani sambil tertawa
"begitu kan bagus...jelek mukanya kalau sedih terus " kata regan
"ayo kuantarkan ke kost-an dekat rumah ku biar kamu punya tempat tinggal...tidak usah khawatir aku akan bayar uang bulanannya" kata regan
"tidak usah mas... aku punya tabungan kok sebenarnya tabungan ibuku yang ia berikan sebelum meninggal" kata anjani
"baiklah ayo" ajak regan
"tunggu aku pamit dulu....
mama...anjani pamit dulu yang nanti anjani kesini lagi... ow yahh anjani akan menggunakan uang mama sekarang... anjani akan berhemat kok mah supaya uangnya bisa dipakai kuliah kedokteran sesuai pesan mama...oke mahh" kata anjani
"dadahh mama..." sambung anjani sambil mencium batu nisan ibunya.
"ayo...udah mau hujan nihh "kata regan
"iya mas... "
Pov anjani
terimakasih tuhan telah mengirimkan mas regan yang tadi menolongku jika tidak ada dia mungkin malam ini aku tidur dimakam mama, disekolah aku tidak punya seorang teman jadi aku tidak tau harus minta tolong kepada siapa untuk dicarikan tempat tinggal.
ternyata masih ada yang perduli denganku walaupun kita baru saja kenal tapi aku merasa nyaman ngobrol dengannya seperti punya sosok ayah dan kakak lelaki saat ini.
mas regan mengantarku ke kost-an wanita di dekat rumahnya...sebenarnya ini bukan kost-an tapi rumah pribadi milik seseorang yang tidak ditempati dan akhirnya menyewakannya untuk dijadikan kost untuk mahasiswi.
"mas regan... itu bawa siapa sihh cantik amat?? "tanya seorang wanita penghuni kost yang kira-kira berumur 35 tahun ke atas yang juga merupakan orang kepercayaan pemilik kost ini
"ini kerabat jauhku mbak yanti...dia akan tinggal disini masih ada yang kosong kan?? " tanya regan
"Ho'ohh mas... masih ada di lantai 2 " jawab mbak yanti
"bisa bayar besok boleh nggak mbak soalnya saya nggak bawa uang cash " kata regan
"mas...kan aku yang bayar kost nya " kataku
"duhh mbak mas... mau bayar bulan depan juga nggak apa-apa kan mbak ini kelurganya mas regan pasti saya percaya kok sama mbak " kata mbak yanti
"terimakasih yahh mbak yanti... mana kuncinya?? "kata regan bertanya
__ADS_1
"buru -buru amat sihh mas... aku kan belum puas liatin muka mas regan yang super guantengg ini " kata mbak yanti menggoda
"mbak yanti ini bisa aja "
mbak yanti pun masuk kedalam rumah untuk mengambilkan kunci kamarku
"nih mas... lantai 2 nomer 8 yahh "
"iya mbak makasih...ayo anjani kubawakan tasnya "kata regan
aku dan mas regan bergegas naik kelantai 2,ternyata kost ini benar mewah dan juga besar yahh namanya juga rumah dikawasan elite pasti rumahnya bagus.
"rumahku tepat didepan sana anjani "kata regan sambil menyibak gorden yang ternyata adalah balkon
"wahh... rumah mas regan bagus yahh" kataku memuji
"kapan-kapan kamu boleh main kesana" kata regan
"iya mas terimakasih atas semua bantuan mas regan pada anjani " kataku
"iyahh... sesama manusiakan harus membantu"
"aku pulang dulu yahh..selamat malam "
"iya mas.. "
setelah kepergian mas regan akupun menata barangku yang tidak banyak itu, sekarang jarak antara sekolah dan rumah ini sangat jauh sepertinya aku harus keluar uang lebih untuk naik taxi online setiap harinya.
andai saja aku bisa membawa motor
peninggalan ibu saat aku pergi dari rumah tadi duhh bodohnya aku tidak memikirkan itu semua. besok aku akan kerumah papa untuk mengambil motor dan beberapa barang pemberian ibu yang tidak sempat kubawa tadi .
tok... tok.. tokk
(suara pintu diketuk)
"mbak anjani ini ada paket dari mas regan " kata mbak yanti diluar kamarku
"paket apa mbak?? "tanyaku sambil membuka pintu
"makanan ini lohh... "kata mbak yanti menyodorkan bungkusan berwarna coklat
"terima kasih mbak yanti sudah mengantarkan " kataku
"iya sama-sama tapi... "
"tapi apa mbak?? " tanyaku
"minta nomer wa nya mas regan dong"kata mbak yanti
"yahh saya aja gapunya mbak... nanti kalau sudah ada aku kasih deh ke mbak yanti"
__ADS_1
"ya udah deh...bener yahh"kata mbak yanti memastikan
"iya "jawabku