
Setelah pulang dari sekolahnya anjani pergi kerumah ayahnya untuk mengambil motor dan beberapa barang yang lupa ia bawa.
Dirumah ayahnya tidak ada siapa-siapa..dari kabar yang diterima anjani ternyata ayah dan ibu juga kakak tirinya sedang berlibur ke Ritz city sehingga ia dengan mudah mengambil barangnya tampa bertemu dan berdebat dengan ibu dan kakak tirinya itu.
"Bi tina....bibi..." panggil anjani di depan gerbang
nampak seorang berjalan dari depan rumah menuju sumber suara tersebut
"nona anjani... "kata bibi tina sambil membuka gerbang
"masuk non..."sambungnya
"aku tidak lama bi... aku kasini hanya ingin mengambil motor dan barang "kata anjani
"iya non silahkan mumpung tuan dan nyonya tidak dirumah "kata bibi tina
anjani pun masuk kedalam rumah ayahnya dan berjalan menuju kamar yang pernah ia tempati sewaktu masih tinggal disini
__ADS_1
nampak anjani mengemas beberapa pakaian dan memasukkannya kedalaman koper juga mengambil beberapa perhiasan peninggalan ibunya yang ia simpan di dalam brankas besi tersembunyi di lemari bajunya
setelah mengemas barang anjani kemudian turun kelantai bawah untuk pamit kepada bibi tina.bibi tina adalah Asisten rumah tangga yang sudah menemani mereka sejak anjani masih umur 2 tahun dan masih setia sampai sekarang meskipun nyonya rumahnya telah berganti namun ia masih setia dengan keluarga anjani
"aku pamit dulu bi... sehat -sehat yahh diamini dan tolong perhatikan juga kebutuhan papa"kata anjani
meskipun ia sudah diusir dari rumah oleh ayahnya sendiri namun ia masih sangat menyayangi ayahnya itu
"iya non anjani...memang non anjani sekarang tinggal dimana?? "tanya bibi tina
"saya nge-kost bi di jalan tulip sekarang "kata anjani
"terimakasih bi...nanti rantangnya aku kembalikan... aku pamit yahh "kata anjani
"iya non anjani... "kata bibi
anjani pun membawa barangnya kedepan rumah dibantu oleh bi tina,disana ia akan menunggu taxi online yang sudah dipesannya tadi untuk membawa barang-barangnya sedangkan anjani akan membawa motornya sendiri
__ADS_1
...----------------...
waktu sudah menunjukkan pukul 19.00 nampak anjani sedang duduk termenung dibalkon kamarnya memikirkan mengapa ayahnya bisa bersenang -senang dengan keluarga barunya tampa memikirkan perasaan anjani yang anak kandungnya sendiri,setelah kematian ibunya tidak pernah sekalipun anjani dibawa berlibur oleh ayahnya ia tidak pernah ada waktu untuk anjani sehingga kini anjani menjadi anak broken home yang tidak mudah bersosialisasi dengan orang lain
anjani menatap jauh kearah rumah regan sedari tadi ia menantikan regan yang belum pulang bekerja disana nampak seorang lelaki paruh baya yang baru saja tiba. yahh dia adalah tuan julius argawinata ayah regan orang terkaya di Metro city umurnya sepantaran dengan ayah anjani hanya saja ia nampak muda karena tubuhnya yang atletis juga kulitnya yang terawat tidak seperti ayah anjani yang berperawakan gemuk dan pendek .
tak lama kemudian ada sebuah mobil yang memasuki gerbang tersebut itu adalah mobil regan mobil ferrari jenis 812 GTS superfast,mobil pemberian ayanhnya 2 tahun yang lalu.
anjani pun buru -buru masuk kedalam kamarnya ia tak mau sampai regan melihatnya disana tapi regan sudah terlanjur melihat anjani ia pun hanya tersenyum melihat anjani yang lari terbirit-birit kedalam kamarnya
"kenapa senyam-senyum?? "kata papa regan yang masih berada di depan pintu rumah
"enggak ada kok pi "kata regan pada ayahnya
dikamarnya anjani sedang menyelesaikan tugas dari sekolahnya sesekali ia tersenyum mengingat kejadian tadi ia merasa malu terhadap regan tidak seharusnya ia lari masuk kedalam kamar seharusnya ia biasa saja melihat regan datang.
__ADS_1
besok adalah hari minggu jadi anjani bisa datang ke makam ibunya karena besok hari libur,memang setiap hari minggu anjani rutin ziarah ke makam ibunya. 3 tahun yang lalu ayahnya selalu menemani anjani kemakam ibu tapi semenjak ayahnya menikah lagi ia sekalipun tak pernah ziarah kemakam ibu anjani lagi