
Di Metro internasional school lah tempat anjani bersekolah,sekolah itu terbilang sekolah elite dan mahal di metro city banyak anak orang kaya yang sekolah disana termasuk matilda laurence kakak tiri anjani.
Nampak anjani sedang duduk sendiri di pojokan kantin sambil menyantap makanannya
"ternyata si maling masih bisa sekolah disini lagi yahh... masih sanggup bayarnya ??" kata seorang yang tiba-tiba saja berada didepan anjani
"mau loe tuhh apa sih... belum cukup kok udah bikin gue diusir dari rumah?? "kata anjani
"maksud loe apa...??" kata matilda
"loe kan yang masuk kekamar gue... loe kan yang udah nyimpen perhiasan murahan punya nyokap loe itu dikamar gue"kata anjani
"jangan asal bicara dehh lohh kalau maling ya maling aja "kata matilda sambil berlalu meninggalkan anjani
"gue punya bukti" kata anjani
matilda pun berbalik dan kembali mendekat ke meja anjani
"bukti apa hahhh..."kata matilda
"buktinya ada dikamar gue"
__ADS_1
"CCTV ....loe belum tau kan kalau gue usah pasang cctv dikamar gue " timpal anjani lagi
"itulah mengapa waktu papa ngusir gue dari rumah gue biasa - biasa aja karena gue udah punya semua yang gue perluin buat ngusir benalu kayak kalian dari kehidupan papa "kata anjani lagi
"nggak... nggak mungkin... paling itu akal-akalan loe aja buat ngancem gue"
"kalau loe punya bukti ngapain loe nggak kasih bukti itu ke papa supaya loe nggak diusir dari rumah?? "kata matilda
"itu urusan gue... setidaknya loe masih bisa hidup enak dengan uang papa gue selagi gue belum ngasih rekaman CCTV itu ke papa "kata anjani mengancam
dengan muka memerah karena marah matilda pun meninggalkan anjani yang masih setia dengan makan siangnya itu
"mungkin ayah sudah benar-benar tidak memperdulikan aku lagi "kata anjani
...----------------...
setelah pulang dari sekolah anjani mampir ke toko bunga kemarin ia tidak sempat ke makam ibunya jadi hari ini anjani membelikan bunga untuk ditaruh di makam ibunya.ia memilih mawar putih kesukaan ibunya
hari ini tepat 4 tahun ibu anjani dari meninggal, ia meninggal karena kanker kelenjar getah bening atau limfoma yang dideritanya selama 2 tahun.
"ma... ini aku bawakan bunga kesukaan mama "kata anjani sambil meletakkan bunga di pusara ibunya, ia baru saja tiba disana.
__ADS_1
"ma...hari ini tepat 4 tahun mama meninggal maaf jika anjani tidak sempat mengajak papa kesini ma... "
"ma...sekarang aku dan papa lagi musuhan tapi anjani janji akan baikan kok sama papa... papa itu mudah sekali di perdaya oleh 2 ular berbisa yang sekarang tinggal dirumah kita "
"mama tenang saja anjani akan membuat mereka keluar dari rumah kita kok... kan anjani sekuat dan sehebat mama"
"ma...kemarin om rusdy datang ia dengar dari bi tina kalau aku sudah tidak tinggal bersama papa lagi jadi dia datang untuk memberiku uang katanya itu penghasilan dari butik mama yang ada di Ritz city... kata dia mama punya banyak rahasia yang belum aku dan Papa ketahui jadi dia memintaku untuk menemuinya minggu depan agar dapat beecerita tentang kehidupan mama sebelum mengenal papa "
"ma... aku pulang dulu yah sudah sore nanti aku kesini lagi ok"kata anjani sambil mencium nisan ibunya.
hari sudah semakin sore anjani bergegas pulang tidak lupa juga ia membeli makanan di pinggir jalan karena memang di kost nya ia belum membeli perlengkapan masak.
anjani benar-benar kaget mendengar cerita dari om rusdy pengacara ibunya kalau ibu anjani adalah seorang pengusaha butik dan juga seorang fashion designer yang sukses di Ritz city dan ia merahasiakan itu semua dari papa anjani,dulu ibu anjani berpikir untuk tidak menampakkan semua kesuksesannya pada ayah anjani agar ayah anjani tidak minder dihadapan ibu anjani yang sukses sedangkan ia hanyalah seorang manager di sebuah kantor,ayah anjani memang tidak suka jika pasangannya lebih sukses daripada dirinya itulah mengapa ibu anjani merahasiakan kekayaannya pada suaminya dan lebih memiliki agar Sonia lah yang menghandlenya sampai anjani besar nanti,sonia adalah sahabat leticia ibu anjani sekaligus istri Rusdy pengacara ibu anjani
Luna Anjani Elizabeth
Regan Argawinata
__ADS_1