
kemarin malam anjani bertemu dengan rusdy pengacara mendiang mamanya,Rusdy bercerita banyak tentang leticia mama anjani yang merupakan wanita karier yang sukses dahulu sebelum menikah dengan ayah anjani.
Rusdy juga memberikan beberapa dokumen kepemilikan tanah dan juga gedung serta aset lainnya kepada anjani yang merupakan harta yang ditinggalkan leticia untuk anjani
saat menikah dengan ayah anjani ibunya memang sudah menitipkan semua kekayaannya yang akan ia wariskan kepada anak-anaknya kelak dan tidak mencampurkan harta yang ia memiliki dengan harta suaminya itu karena ayah anjani adalah orang yang tidak suka jika istrinya lebih sukses darinya maka dari itu leticia terpaksa berhenti bekerja dan ikut dengan ayah anjani ke metro city setelah menikah.
pov anjani
apakah aku bisa menghandle semua butik dan juga restoran milik mama yang saat ini sedang berkembang pesat, nanti takutnya aku malah membuat usaha mama merugi,andai saja tante sonia tidak pindah ke negara B mungkin ia masih bisa membantu usaha mama di Ritz city dan juga disini.
tok tok tok
(suara pintu diketuk)
anjani pun berjalan menuju pintu kamarnya
👧 : ia kenapa mbak??
👩 : itu mas regan ada di bawah...katanya pengen bicara ama loe
👧: ada apa yang mbak??
👩 : nggak tau temuan aja dulu...si kulkas 4 pintu itu juga nggak ada ngomong ama gue
__ADS_1
👧 : oh iya mbak...saya kebawah dulu
👩: emm iya
anjani berjalan menuruni tangga untuk menemui regan yang sudah menunggunya dari tadi entah apa yang ingin regan sampaikan tengah malam begini ia ingin menemui anjani
" ada apa mas?? " tanya anjani
" emm anu... "
"iya mas kenapa??? "tanya anjani kepada regan
" ini ambil.. " sambil menyodorkan bungkusan kepada anjani
regan memang terkenal dingin dan juga acuh terhadap wanita sejak 3 tahun lalu karena ia pernah dikecewakan oleh kekasihnya yang berselingkuh dengan teman regan sendiri itulah mengapa regan disebut "si kulkas empat pintu" oleh mbak yanti karena sikapnya yang memang dingin sedingin kulkas
"benar-benar kulkas " kata anjani sambil menyipitkan matanya melihat regan yang mulai menjauh dari kost anjani
"ehh tapi waktu pertama ketemu dia tidak sedingin kulkas seperti kata mbak yanti... mungkin colokan kulkasnya lagi rusak waktu itu heheheh" kata anjani melucu sambil berjalan masuk kedalam kost nya aja
tadi regan membawakan anjani makanan yang ia beli sepulang dari kantor, akhir-akhir ini regan memang selalu memperhatikan anjani dari anjani berangkat sekolah sampai pulang juga saat anjani keluar membeli makanan ia kadang mengikuti anjani sepertinya regan mulai tertarik dengan anjani yang menurutnya anjani adalah gadis langka yang jarang ia temui dibelahan dunia manapun anjani sederhana dan apa adanya dan juga anjani tidak matre buktinya ia tidak mau jika regan membayar sewa kostnya hanya saja regan adalah lelaki yang terlalu kaku untuk menunjukkan sebuah perhatian kecil untuk anjani.
...----------------...
__ADS_1
keesokan harinya
Nampak anjani tengah mengeluarkan motornya dari garasi untuk berangkat kesekolah hari ini memang anjani berangkat lebih awal karena ia ingin mampir kerumah ayahnya yang untuk mengembalikan rantang yang kemarin bi tina berikan, juga anjani memang rindu dengan ayahnya setelah 17 tahun bersama baru kali ini ia berada jauh dari ayahnya itu
anjani pun berangkat,setelah 20 menit waktu perjalanannya menuju rumah ayahnya akhirnya anjani sampai
" selamat pagi nona anjani "sapa satpam rumah ayah anjani
"selamat pagi juga mang... "kata anjani
"ayah ada?? " tanya anjani
"tidak non... semalam tuan berangkat ke Pulau Elion katanya ada urusan pekerjaan nona yang ada hanya nyonya dan nona matilda "kata pak satpam
"ohh ya sudah ini rantangnya mbak tina aku kembalikan sampaikan kalau makanan mbak tina selalu dan juga bilang makasih dari saya ok"kata anjani
"iya non... nanti saya sampaikan"
"saya berangkat dulu mang... "
"iya non... hati-hati dijalan"
anjani pun menaikkan jempolnya menandakan iya kepada pak satpam lalu berangkat menuju sekolahnya
__ADS_1