
" Aaaaaauuuug " lolongan serigala bergema diikuti dengan suara " Tak tak tak … " suara langkah kaki yang bergerak antar pohon tiba-tiba berhenti dan timbullah percikan darah lalu suara langkah kaki terdengar dimana-mana diikuti dengan percikan darah dimana-mana.
Tentu saja pelakunya adalah Rix. " Dari informasi batu itu untuk menciptakan hati pembunuh dibutuhkan banyak membunuh makhluk kuat sebagai bahan bakarnya dan atribut hati pembunuh itu dapat mengakibatkan halusinasi yang menyebabkan pertahanan musuh hilang dan meningkatkan kekuatan pembunuh sebesar 0,1 untuk setiap pembunuhan " bisik Rix lalu Rix berbisik lagi " 1 hati, 1 pikiran, jadilah pembunuh " tiba-tiba aura pembunuh mulai menyelimuti seluruh tubuh Rix, Rix mulai menyelimuti 100 meter daerah sekeliling nya dengan qi, pemburuannya dimulai dari serigala, leper, beruang, dammed.
Dengan skill Ling dan Chou, Rix bebas membunuh buruannya, kadang-kadang dia menggunakan buruannya sebagai batu asah skill lainnya contohnya saja skill Chou, Jeet kune du, dia yang awalnya memakai sekali langsung pingsan setalah dia berkultivasi dia tak pingsan lagi dan dia mengeluarkan damage yang besar dengan daya tahan dan qi sedikit, skill shunpo yang awalnya setengah meter menjadi 1 meter, the way of dragon sama seperti jeet kune du dan pasifnya only fast yang mulanya 8 yard menjadi 6 yard dan pasifnya bertahan lebih lama dan bisa menyalurkan keseluruh tubuh.
Skill Ling juga meningkat, dari skill pasifnya cloud walker yang meningkatkan pemulihan daya tahan dan qi dari 25 dan 15 menjadi 30 dan 20, skill finch poise tidak ada perubahan, skill defiant sword mengurangi konsumsi daya tahan dan qi sebesar 100 dan 50 menjadi 80 dan 45 dan meningkatkan serangan sebesar 17%, skill tempest Blade mengurangi konsumsi daya tahan dan qi sebesar 200 dan 100 menjadi 180 dan 80.
" Kayaknya sudah cukup " gumam Rix sambil melihat ke seluruh tubuhnya tiba-tiba Rix merasakan bulu kuduknya berdiri dan merasakan hawa berbahaya dibelakangnya kemudian Rix berbalik dan melihat sebuah clurit yang mengarah ke arahnya, Rix langsung shunpo kebelakang dan skill finch poise ke pohon terdekat dan melihat sosok tersebut.
Melihat itu Rix berteriak " Night Guest " sementara Night Guest tersenyum dan menghampiri Rix perlahan-lahan sambil membawa 2 clurit dikedua tangannya.
Rix langsung mengambil obor ditangan kirinya, Night Guest langsung menjauhi Rix sementara Rix tersenyum main-main dan mengikuti Night Guest dari belakang, kemanapun Night Guest pergi dibelakangnya pasti ada Rix, Night Guest yang tersenyum kini menjadi murung sementara Rix yang harusnya takut malah senang. Tapi Rix tak tau bahwa Night Guest telah membawanya ke barisan hutan bahaya tingkat 2.
Tiba-tiba tetesan air pun jatuh di kepala Rix, Rix pun melihat keatas, langit mendung dan mau hujan, Rix bergegas kembali ke desa sementara Night Guest diam saja, hujan pun turun, api dari obor Rix pun mulai padam sementara Night Guest tersenyum dan memutar kepalanya 180 derajat diikuti dengan keluarnya darah di mulut dan rongga matanya lalu dia bergegas ke Rix.
Bulu kuduk Rix berdiri, Rix menoleh kebelakang, melihat Night Guest datang, " Nanii" teriak Rix, segera only fast timbul dikaki Rix yang menyebabkan kecepatan Rix meningkat dan meninggalkan Night Guest, Night Guest berhenti mengejar Rix dan tertawa " khi khi khi...." lalu berbalik memasuki hutan.
Dengan napas yang terengah-engah, Rix akhirnya tiba didesa setelah beberapa rumah dijadikan pijakan, akhirnya sampai di atap rumah Jason.
Rix langsung turun ke samping rumah dan dia menggunakan shunpo untuk menembus dinding dan dia sekarang berasal dikamarnya, dia mengganti pakaiannya yang basah dengan pakaian sederhana dari sistem lalu dia tidur .
__ADS_1
Suara ayam jago berkokok diiringi dengan matahari terbit yang membangunkan semua penduduk desa.
Rumah Jason " Tok ,tok, tok... " lalu " Rix bangun sarapan " sahut nenek. " Iya " lalu Rix bangun lalu keluar kamar, mandi dan sarapan bersama Jason, Fenny, nenek, Ben setelah itu Jason dan Rix pergi ke hutan dengan menggunakan kuda.
Setelah beberapa saat mereka tiba di air lalu Rix turun sementara Jason menaruh kuda ketempat nyaman.
" Jason apa tingkat kekuatan pemakaian meridian ? " sahut Rix.
" Hemnmm , tingkat pertama adalah tempering tubuh, lalu tingkat batu lalu tingkat kayu lalu tingkat emas, lalu tingkat emas hitam, lalu berlian dan setiap tingkat dibagi menjadi 9 tahapan " balas Jason.
" Menurut apa yang kuketahui, itu memang iya, memang kenapa ? " balas Jason penasaran.
" Aku hanya berpikir, jika 9 bagian pertiap tingkat itu hanya orang biasa yang mencapainya tapi jika orang itu adalah orang haus kekuatan maka dia akan lebih dari tingkatan umum tersebut " sahut Rix.
Mendengar perkataan Rix, Jason terdiam sejenak lalu berbicara " Mendengar perkataanmu tadi mungkin saja ada orang yang melakukannya tapi aku tak mendengar orang yang berhasil melebihi 9 bagian tersebut " balas Jason.
Rix langsung terdiam dan mengingat Lin Han dari novel pavoritnya yang berada 1 tingkatan dan 5 tahapan lebih rendah dari tingkatnya dan 1 tingkatan itu terbagi menjadi 9 tahapan tapi Lin Han berhasil menembus tahapan umum tersebut dan mencapai 16 tahapan, walaupun tingkatan lebih rendah tapi dia berhasil mengalahkan musuhnya karena kekuatan nya setara dengan kekuatan musuhnya akibat tahapan yang melebihi tahapan umum. Lalu Rix berbicara " Aku akan mencobae melebihi tahapan umum tersebut ".
" Ini adalah buku umum untuk berkultivasi yang bisa ditemukan di berbagai toko penjual buku kultivasi " sahut Jason lalu dia melemparkan buku itu ke Rix.
" Ini buku kultivasi siapa penciptanya " balas Rix.
__ADS_1
" Hemnmm , buku itu diciptakan oleh ketua kelompok meridian sekaligus pendiri kerajaan ini tapi buku itu memiliki efek negatif yaitu kecepatan kultivasi yang lambat jadi jika kau sudah sampai di tingkat batu kau harus ganti buku kultivasi " sahut Jason.
Rix berpikir " Apakah buku yang diciptakan oleh ketua meridian adalah buku sampah, tentu saja tidak karena ini mungkin efek samping dari kekuatan yang dahsyat " lalu Rix langsung membuka buku tersebut dan qi yang terbentuk dari buku tersebut mulai berkumpul dan membentuk buku lalu buku itu masuk kening Rix.
" Sekarang kau bersila di bawah air terjun " '?balas Jason.
Rix lalu bersila dibawah air terjun.
" Sekarang kau harus edarkan qi dari meridian keseluruh tubuh, pori-pori dan titik aquguntur dan cucilah setiap tubuh,pori-pori dan aquguntur mu dengan qi setelah itu , seraplah semua qi disekitar lalu masukkan qi itu ke tiap-tiap meridian mu untuk membersihkan dan meningkatkan kualitas meridian mu " sahut Jason.
Rix lalu mengedarkan qi keseluruh tubuh, pori-pori dan aquguntur lalu mencuci setiap tubuh, pori-pori dan aquguntur lalu menghisap semua qi yang berada disekitarnya dan menyalurkan qi itu ke meridian, qi itu langsung membersihkan dan meningkatkan tiap-tiap meridiannya setelah 2 jam Rix telah menyelasaikan semua meridiannya.
Jason yang telah melihat Rix telah menyelesaikannya lalu berkata " Setelah itu kau edarkan qi mu ke lubanhy yang terletak diantara pusaran perut dengan ******** " .
Rix langsung mengecek apa yang dikatakan Jason, Rix mengedarkan qi diantara ******** dan pusaran dan melihat sebuah lubang yang cukup kecil, lalu berkata " Apakah lubang itu bisa dibesarkan ? ".
Mendengar perkataan Rix, Jason menjawab " Tidak ".
Rix yang mendengar perkataan itu tak mempercayainya dan mencoba memperbesar lubang itu dengan qi, tiba-tiba Rix mengeluarkan seteguk darah, Jason langsung menghampiri Rix dan menotol di beberapa titik aquguntur.
" Kau gila, alasan tidak bisa dibesarkan karena itu akan membuat mu menghancurkan kultivasi masa depanmu " teriak Jason.
" Maaf " balas Rix.
Jason menghela nafas " Baiklah, karena kau terluka kita pulang ".
Jason mengambil kudanya dan menaikinya, Rix juga menghampiri kuda dan menaikinya dan mereka pulang.
__ADS_1