
Sisi lain, Rix yang melihat kapak besar yang bersinar darah itu mendekat, Rix berpikir" Jika aku menghindar maka akan ada korban jadi kuharus menangkap kapak itu, buka emblem tank dan aktifkan, gunakan semua atribut ke deff dan gunakan 1 perban , split perban, craft light shield ".
Darah Rix penuh kembali , dan light shield timbul di tangan kirinya, sementara kapak itu sudah didepan mata, Rix menyilangkan light shield.
Tabrakan antara light shield dan kapak yang bersinar darah menimbulkan suara yang sangat keras sementara kapak itu menghilang sementara light shield rusak.
Rix masih berdiri dengan tubuh yang berdarah yang menutupi pakaian yang sobek setelah tabrakan tersebut sementara diatas kepala Rix timbullah damage 199 sementara sisa darah hanya tersisa 1 lalu Rix menyemburkan darah, dan terjatuh.
Dikejauhan 2 orang asing saling melihat Rix terjatuh lalu mereka mendekati Rix yang jatuh terlentang.
Rix yang menyadari mereka mendekat sangat ingin memakai perban dalam pikirannya tapi rasa sakit yang sudah menjulur keseluruh tubuh otaknya membuatnya tak bisa bergerak dan berpikir.
Rix melihat dengan mata kabur bahwa mereka sudah sangat dekat dan tersenyum masam berbisik " Kayaknya sudah akhirnya " kemudian mereka sampai di Rix lalu salah satu dari mereka mengambil kapak dari udara tipis dan berbicara kepada Rix sambil tersenyum " Selamat tinggal " lalu orang itu mengayunkan kapaknya sementara Rix melihat kapak itu akan mengenainya hanya menutup mata.
" Aaaaaaaaahhhhhh " tiba-tiba terdengar suara teriakan kesakitan orang asing itu sementara Rix yang mendengar itu ingin membuka tapi rasa sakit yang datang tiba-tiba membuat Rix mengurungkan niatnya kemudian Rix pingsan.
Setelah berteriak, orang asing itu melihat sebuah belati yang menyangkut di tangannya dan mencabut belati itu.
Lalu dia melihat arah dimana hanya terdapat debu yang menutupi pandangannya, tapi dia bisa melihat segerombolan penunggang kuda dan diikuti suara langkah kaki kuda yang mendekat .
Sosok yang didalam kabut semakin mendekat dan mereka mulai jelas sementara kabut yang menutupi mereka mulai menunjukkan sosok mereka.
Mereka adalah Jason, Lucy dan anggota FBI lainnya.
Salah satu orang asing itu yang mengamati pasukan FBI berkata " Apakah kita akan mundur " .
" Mundur " balas salah satunya.
" Tapi bagaimana dengan anak itu " sahut salah satu orang asing itu.
" Itu nanti saja " lalu dia berlari meninggalkan rekannya. Sementara rekannya juga berlari.
Lalu mereka berlari kearah sebaliknya yang meninggal Rix sementara Jason dan lainnya tiba di Rix.
" Cepat selamatkan dia, panggil para tabib, dan periksa TKP apakah ada korban dan sisanya ikuti aku untuk mengejar orang asing itu " teriak Jason.
Sebagian anggota FBI mulai memeriksa TKP, memanggil para tabib dan menolong Rix, sisanya mengikuti Jason.
__ADS_1
Lucy dan anggota FBI lainnya mulai pertama pada Rix , sambil melakukan pertolongan pertama Lucy berbicara " Rix, Rix " . Rix tak merespon ajakan bicara itu lalu mereka saling melihat dan mengangguk, mereka memulai pertolongan pertama, pertama mereka melepaskan perisai Rix, lalu baju Rix, lalu mereka memulai membungkus Rix dengan perban tiba-tiba datanglah Fenny dan berkata " Bawa dia kerumahku " lalu para anggota FBI dengan tandu membawa Rix kerumah Fenny.
Sisi lain 2 orang yang asing yang dikejar oleh Jason dan anggota FBI lainnya. Setelah mereka keluar dari komplek rumah mereka kemudian ingin keluar dari desa tapi ditengah jalan mereka dihadang oleh Zank dan anggota FBI lainnya . Lalu mereka berputar arah .
" Bagaimana sekarang " sahut orang asing yang terluka tadi.
" Kita berpencar lalu bersembunyi setelah kita berkumpul di tempat biasa " sahut salah satunya.
Lalu mereka berpencar sementara kelompok Zanky mulai ikut pengejaran bersama kelompok Jason.
Mereka yang melihat 2 orang asing berpencar lalu Zanky dan Jason saling menatap dan mengangguk Lalu mereka berpencar.
Tanpa sepengetahuan mereka, salah satu dari mereka berjalan kepasar, satunya lagi berjalan ke kuburan.
Kelompok Jason mengikuti orang asing ke kuburan sedangkan kelompok Zanky mengikuti orang asing ke pasar.
Orang asing itu kemudian melihat ibu-ibu membawa barang dengan keranjangnya dilengannya lalu dia menabrak ibu-ibu itu dan ibu-ibu itu jatuh, keranjangnya beserta isinya berhamburan, sementara orang asing itu kabur.
" Aaaaah, sakiiit " sahut ibu-ibu.
" Siapa itu sih ? gak ada akhlak tu orang " sahut salah satu ibu-ibu .
" Bajuku… " sahut ibu-ibu lainnya.
" Minggiiiiiir " teriak Zanky
Mendengar teriakkan Zanky para ibu-ibu itu pun melihat Zanky, mereka kepinggir dan melihat Zanky dan rombongan anggota FBI menginjak barang mereka.
Setelah itu, orang asing itu kemudian melihat stan kopi yang dijaga oleh kakek tua. dan dia singgah sebentar.
" 1 cangkir mokacino " sahut orang asing.
" Ok " balas si kakek setelah beberapa saat itu 1 cangkir mokacino jadi lalu orang asing itu meminum .
" Ini uangnya pak " lalu dia kabur sementara kakek itupun mengambil uangnya lalu mengasih kembaliannya tapi orang itu sudah tidak ada.
Diikuti dengan menghilangnya orang tadi lewatlah segerombolan penunggang kuda dengan terburu-buru.
Kakek yang melihat itu hanya mendesah dan berbicara " Orang zaman sekarang , selalu terburu-buru " .
__ADS_1
Setelah minum, orang asing itu melihat kemacetan wagon pedagang, lalu dia menaiki wagon tersebut dan berjalan diatasnya.
Zanky dan anggota FBI lainnya sampai dikemacetan dan hanya bisa melihat orang asing itu melarikan diri.
Sementara kelompok Jason yang mengejar orang asing, tibalah mereka di kuburan, orang asing itu pun mengelilingi kuburan itu tapi sayangnya dia hanya menemukan jalan buntu.
Sementara Jason dan lainnya mendekati si orang asing lalu Jason mengeluarkan sword bastard di kedua tangannya.
Sementara orang asing itu mulai menunjukkan sosoknya.
" Kau adalah Axe thrower dari organisasi Torturus " sahut Jason yang melihat orang asing tersebut.
" Hemm kayaknya kau tau banyak Jason, sang Hight Guardian Paladin sekte Harat " balas Axe thrower.
Lalu Jason mengayunkan pedangnya kanannya ke dada Axe thrower, Axe thrower itu menangkis dengan kapaknya. Pedang kirinya pun menusuk perutnya tapi pedang itu dihadang oleh kapak lainnya.
Setelah itu tempo mereka semakin cepat dan cepat sementara para anggota FBI hanya terdiam karena tempo mereka sangat cepat.
Salah anggota FBI berbicara " Bagaimana cara membantu Jason " .
" Kita hanya menunggu kesempatan saja " balas salah anggota FBI.
" Tapi pedang Itu kan daya tahannya sudah menurun setengah setelah pertempuran desa " sahut anggota FBI dengan khawatir.
" Tenang, dia itu adalah Jason sang Hero sementara lebih baik kita menyiapkan panah untuk kesempatan nanti" balas anggota FBI lainnya dengan yakin.
Setelah mendengar itu, semua anggota FBI pun tenang dan mulai menyiapkan panah.
Pertarungan masih sangat intens, keringat dari kedua pihak telah bercucuran dan fokus mereka tetap terjaga dan terjadi keseimbangan antara kedua belah pihak tapi tiba-tiba pedang Jason.
" Kayaknya aku menang " sahut Axe thrower.
Lalu dia mengarahkan kapaknya ke kepala Jason tapi Jason menghindar sekaligus menyerang seperti ulti paquito dan kapaknya mengenai bahu Jason sementara Jason berhasil menyerang dagu Axe thrower, para anggota FBI pun menembak dan berhasil mengenai tubuh Axe thrower. Tidak hanya itu, Jason membuka trik kecilnya yaitu ada belati di pergelangan kirinya jadi dia langsung menusuk leher Axe thrower. Axe thrower itu pun berteriak kesakitan dan kapak lainnya pun ingin mengayunkan ke Jason tapi anak panah mengenai tangannya dan kapak itu terjatuh, Jason pun langsung mendorong dan memotong leher itu dan akhirnya leher itu terpotong dan Axe thrower akhirnya jatuh.
Jason langsung terduduk ditanah sambil menghirup napas sementara para anggota FBI lainnya melihat Jason yang terengah-engah dengan penuh darah segera menghampiri Jason dan mengobati Jason
__ADS_1