MENJELAJAHI DUNIA LAIN DENGAN SISTEM 2D

MENJELAJAHI DUNIA LAIN DENGAN SISTEM 2D
Tiba di Desa


__ADS_3

Rix pun tersenyum .


Tingkah laku Rix pun diperhatikan oleh anggota ghambson hitam.


Rix berjalan ke desa sambil melihat kekanan, dia melihat hamparan rerumputan dan bunga yang sangat luas yang terdiri dari bunga mawar, melati, sakura, anggrek, iris, dahlia, matahari, lilac, lavender, bakung, tulip, popy, morning glory, kembang sepatu, magnolia, aster, forget-me-not, ada juga kupu-kupu yang ?????berwarna-warni dimana-mana , para lebah madu yang riang menghisap nektar, para capung pun saling berbalapan antar capung . Disana Rix melihat anak-anak sedang bermain kejar-kejaran, petak umpet, mengejar kupu-kupu, kelereng, masak-masakan ada juga beberapa gadis remaja desa yang asik bercanda dan ada beberapa orang umur lansia yang menghabiskan waktunya di sana untuk menghabiskan sisa hidupnya .


Rix kemudian melihat kekiri, banyak hamparan-hamparan sawah dan kebun sayur milik warga desa, disawah banyak pemuda dan orang tua sedang mencangkul, kerbau yang membajak sawah, ibu-ibu tersenyum ketika melihat hasil panen mereka .


Rix pun tanpa sabar berucap " Desa ini sangat damai "


Lucy yang selalu memperhatikan Rix dan mendengar perkataan Rix, lalu dia melihat sekeliling dan tersenyum dan berkata dengan lembut " Yah desa ini memang damai tapi sayang sekali kedamaian ini tak abadi " .


Rix yang mendengar itu lantas langsung menatap Lucy yang tersenyum, Rix terpukau karena dia tak memasang senyum karnivora melainkan senyum gadis polos, lugu .


" Seandainya dia memakai senyum ini ketika kenalan, mungkin aku akan jatuh cinta " benak Rix.


Rix dan anggota ghambson hitam pun melewati jembatan, Rix melihat sungai, para katak bernyanyi dengan riang diatas teratai, para angsa menari dengan anggun, para ikan-ikan dan udang berjoget, disana ada gadis-gadis dan laki-laki remaja yang sedang berkumpul yang dipimpin oleh 2 orang dewasa lalu 2 orang dewasa memberi aba-aba dan para remaja itu pun terjun ke sungai .


Rix yang heran dengan kegiatan itu segera bertanya ke Lucy " Itu kegiatan apa " lalu Rix menunjukkan dimana 2 orang dewasa dan remaja yang terjun ke sungai .


" Itu adalah kegiatan kedewasaan " sahut Lucy.


Rix yang mendengar itu kebingungan, " Ini tak ada di grim soul " benak Rix .


Lucy yang melihat bahwa Rix kebingungan langsung berkata " Kegiatan kedewasaan adalah proses dimana para remaja yang berumur 13-17 akan bermain-main sepuasnya dimulai dari mandi di sungai di pagi hari dan diakhiri dengan menonton kunang-kunang di hamparan rerumputan dan bunga tadi di malam hari dengan tujuan untuk memuaskan sifat anak-anak agar tidak menganggu sifat dewasa pada orang itu sendiri "


" Oooooohhh paham singkatnya masa kecil bahagia " sahut Rix .


" Cerdas " sahut Lucy .

__ADS_1


Setelah melewati jembatan, Rix melihat sapi, kambing, domba, kuda, keledai, kerbau yang sedang asik makan dan tersebar banyak berhamburan dimana-mana.


Rix heran dengan banyak hewan peternakan tapi tak ada menjaga lalu dia menatap Lucy .


Lucy yang melihat tatapan Rix langsung tersenyum misterius dan berkata " Kau akan tau sendiri "


Mendengar jawaban Lucy, Rix pun sangat menantikannya.


" Guoook, guoook, guoook, guoook,"


Rix yang mendengar itu, langsung menatap sumber suara itu.


" Moooooouuu, mbeeeekk, mbuuuuuu, eeeeehhheeeemmmm , " sahut suara ternak, lalu hewan ternak itu berbaris dan timbullah pembuat suara pertama itu dan ternyata itu adalah anjing, anjing itu pun mengiringi dan membimbingnya hewan ternak itu pergi.


Rix yang melihat bahwa anjing beserta hewan ternak pergi lalu dia mengalihkan perhatiannya ke jalan .


10 menit kemudian berjalan .


Lucy yang menyadari tatapan orang berbaju bagus lantas langsung menundukkan kepalanya.


Lucy pun menghampiri orang itu dan berkata " Maaf ayah " .


Orang itu pun perlahan mendekati Lucy lalu memeluk Lucy " Aku mengkhawatirkan mu nak, kau tau ketika bunyi ledakan itu terdengar, aku berpikir aku akan kehilangan dirimu seperti ibumu, jangan buat bapak khawatir " sahut bapak itu lalu menangis.


" Iya pak, Lucy akan sekuat tenaga supaya bapak tak khawatir " sahut Lucy dengan lembut dalam pelukan ayahnya .


" Berjanjilah nak… " sahut bapak Lucy.


" Hemnmm " Lucy hanya menganggukkan saja dan menikmati pelukan ayahnya.

__ADS_1


Setelah itu, anggota keluarga ghambson hitam lainnya pun disambut oleh keluarganya, Rix pun melihat semua keluarga anggota ghambson t lainnya kecuali Jason .


Rix menanyakannya " Dimana keluargamu ? " ,


Jason menjawab " Ada dirumah " , " Kenapa tak menjemput kau " sahut Rix, " Itu karena istriku hebat dia tau aku pulang selamat kecuali… " sahut Jason dengan ekspresi serius.


Rix sangat ingin tau jawabannya dan ingin mendesak tapi melihat ekspresi serius Jason, Rix pun bersabar.


" Jika dia menyambutku maka aku pasti sudah jatuh " sahut Jason dengan ekspresi rumit.


Rix yang menyadari suasana hati Jason langsung berganti topik dan berkata " Apa istrimu cantik ? " .


" Mestilah, istri saya cantik, orang dia kembang desa " sahut Jason dengan bangga.


" Ngomong-ngomong ayah Lucy kok pake pakaian bagus tapi yang lain enggak " sahut Rix


" Ayahnya itu adalah tuan bangsawan bergelar baron, oh iya, kan bocil dibesarkan di hutan jadi enggak tau istilah bangsawan, begini cil, 100 tahun yang lalu ada kerajaan yang bernama Meison, kerajaan sangat makmur, aman, tentram, sejahtera tapi tiba-tiba terjadilah sebuah peristiwa besar yaitu semua anggota kerajaan Meison dibantai akhirnya kerajaan itu pun hancur " sahut Jason .


" Tak nyambung perkataan mu dengan istilah bangsawan " sahut Rix .


" Ya iyalah, perkataan ku enggak selesai kok, jika kau ingin mendengarkannya ikuti aku kerumah " sahut Jason .


Lalu Jason berangkat kerumahnya tanpa menunggu balasan Rix, Rix yang dipenuhi rasa keinginantahuan pun mengikuti Jason dari belakang .


" Akhirnya… tau tentang dunia ini " dalam benak Rix, sambil mengikuti Jason. Rix melihat banyak keramaian, salah satunya Rix melihat gadis remaja membawa keranjang sambil berteriak " Susu kedelai anget, susu kedelai anget… " , tiba-tiba datang segerombolan anak-anak menghampiri gadis lalu " Aku mau satu " " Aku mau tiga " " Aku … " " Aku… " . Lalu Rix melihat berbagai macam warung, salah satunya Rix melihat warung yang berjualan jus berry anget, Rix mendekati warung tersebut, warung tersebut sangat ramai, lalu Rix sampai tiba di warung itu, Rix pun masuk, tiba-tiba ada yang memanggil Rix dari belakang " Hei cil, siapa dirimu " sahut seorang nenek . Rix lalu melihat nenek itu, dia memakai bonnet cap hitam, chemise putih yang dilapisi mantel hitam dan memakai sepatu hak hitam .


" Aku Rix " , " Oh cil Rix, dimana orang tuamu " sahut nenek itu sambil menundukkan tubuhnya supaya tingginya sejajar dengan Rix , " Orang tuaku meninggal " sahut Rix, nenek yang mendengar bahwa orang tua Rix meninggal langsung mengelus dan bergumam " Kasihan " lalu nenek itu berbicara " Terus cil Rix tinggal dimana " , " tinggal dirumah " balas Rix , " Dimana " balas nenek , " Disana " balas Rix sambil mengarahkan tangannya ke hutan, " Ternyata dibesarkan dalam hutan, pantesan pakaiannya robek-robek " benak nenek lalu nenek berkata " Mau enggak jus bery anget cil Rix " , Rix pun terdiam, melihat Rix terdiam, nenek itu bingung dan berkata " Kenapa cil Rix ", " Kata orang tua saya, jangan percaya dengan orang asing dan didunia ini tak ada yang gratis " balas Rix dengan polos dan perkataan itu menarik perhatian semua orang diwarung lalu nenek, pembeli lainnya dan pemilik warung yang mendengar itu langsung saling menatap dan tersenyum canggung, Rix heran yang melihat nenek , pembeli lainnya dan pemilik warung tersenyum canggung . Nenek yang melihat keheranan Rix pun langsung berkata " Itu memang benar, jangan mudah dengan orang asing, maka aku akan memperkenalkan diri aku nenek Lifai, ini bapak Jery, ini ibu Crish, ini adik Meri, … dan ini pemilik warung namanya nenek Grasy, semuanya salam kenal " lalu semua orang berbicara " Salam kenal " , " Rix Resin, salam kenal " , " Cil Rix, jika kau mau membayar jus buah bery ini, kau bisa membayarnya kemudian hari , jadi cil Rix, mau jus buah berry anget " , Rix pun mengangguk kepalanya, melihat jawaban Rix nenek itu langsung berkata " 2 buah jus berry anget dan 2 pai berry anget " , " Segera datang " balas nenek Grasy .


Sementara itu Rix dan nenek itu duduk, lalu para pengunjung berbicara dan bercanda gurau dengan nenek Lifai dan Rix sambil menunggu makanan datang, 12 menit kemudian datanglah pesanan tersebut, Rix langsung makan dan minum dengan lahap setelah itu Rix langsung berdiri dan mengucapkan terimakasih kepada nenek lalu Rix pun akan pergi, tapi ketika mau melangkah , nenek itu berkata " Jika kau mau, kau bisa tinggal dirumah ku kok " , " Apakah boleh " balas Rix sambil berbalik badan, " Boleh " balas nenek .

__ADS_1


Lalu nenek itu mengambil tangan kanan Rix dan dibawanya pulang kerumahnya .


__ADS_2