
"Kiki... saranin anime yang bagus, dengan dimana dunia hancur" ucap Kiara meminta rekomendasi.
"Anime bencana? Kimi no nawa?" ucap kiki memberikan rekomendasi.
"Yang no pacaran, yang ada spesies selain manusia" ucap Kiara.
"Kalau itu aku gak tau, kalau Shangri-La?" ucap kiki yang pusing.
Karna kebanyakan cewek lebih pilih anime yang berbau romantis. Terpaksa Kiara pergi minta rekomendasi kepada anak laki-laki dikelasnya.
"Alex... Rekomendasi anime tentang kehidupan setelah kehancuran dong". ucap Kiara mendapatkan rekomendasi yang menarik.
"Kehancuran doang kan? gak ada yang lain?" ucap Alex lalu mencari anime tersebut di google.
"Iya" ucap Kiara.
"Sini hp mu" ucap Alex meminta HP Kiara.
"Buat apa?" ucap Kiara tidak memberikan HP nya.
"Buat cari ***o" ucap Alex.
"Alex *****" Kiara berteriak.
"Buat cari anime lah beg*" ucap Alex kesal.
"Oooh" ucapan tanpa rasa bersalah.
"Boku no Pi**" ucap anak laki-laki di pojokan
"Nama itu anak siapa ya? Ayo berpikir" batin Kiara.
Karna Kiara malas berpikir nama tuh cowok siapa terpaksa melempar penghapus papan tulis.
"Aku tau itu anime sesat, karna selalu dibicarakan" ucap Kiara kesal.
Alex lalu memberikan HP Kiara ke Kiara.
"Tuh pilih sendiri." ucap Alex.
"Sangkyu Alex" ucap Kiara sebelum melihat ke judul anime.
Aura Kiara berubah seketika dan mengkesal. "Kenapa hanya ada manusia? gak ada monster atau manusia serigala nya gitu?"
"Kan udah ku bilang tadi, kalau ada tambahan bilang" ucap Alex
"Ku pikir yang namanya kehidupan setelah kehancuran akan ada makhluk selain manusia muncul" ucap Kiara tanpa rasa bersalah.
"Kalau gitu coba nonton yang ada di nomor 1. Siapa tau ada spesies selain manusia" ucap Alex.
"Kalau gak ada?"
"Bukan masalahku".
Tiba-tiba seseorang mendekat kearah Kiara dan Alex. Berjalan dengan pelan bagaikan siput.
"Ngapain suka anime kehancuran?" ucap Kelvin
"Mau tau aja, siapa tau dapat sesuatu" ucap Kiara.
"Kehancuran ya, kalau ada malaikat gapapa kan?" ucap Kelvin ingin memberikan rekomendasi.
"Gapapa" ucap Kiara.
__ADS_1
"Gak boleh ngeluh ya, Kalau ngeluh bayar 10k" ucap Kelvin sambil malak jika Kiara ngeluh.
"Platinum End, Attack on Titan, 07 Ghost, Owari No Seraph, 7 seeds, Darling In The Franxx. Itu aja yang aku tau. Tapi yang platinum End ya gimana gitu...."
ucap Kelvin untuk memperingati Kiara.
"Oke makasih banyak Kelvin" ucap Kiara.
Kiara kembali ketempat duduknya, tidak berselang lama guru lalu masuk pelajaran dimulai.
"Kiara baca paragraf pertama" ucap guru itu melihat absen.
kiara lalu membacanya dan paragraf 2 di baca oleh temannya yang lain. Dan seterusnya sampai selesai.
"Mengagetkan saja" batin Kiara.
...----------------...
Waktu pulang sekolah. Kiara singgah ke lapangan basket menonton anak basket bermain bola basket. Kiara melihat teman sekelasnya juga ikut bermain basket.
"Tunggu dulu... aku tidak salah lihat kan? itu beneran Kelvin?" ucap batin Kiara, lalu mengucek matanya. Dan melihat kembali.
"Ternyata kalau gak pakai kacamata ganteng juga" ucap Kiara.
Kiara lalu berteriak "Wee ... Kelvin Wibu..." semua yang ada di tempat itu merasa heran, dengan ucapan Kiara.
"Apa aku salah orang ya? Padahal kan emang dia wibu" ucap batin Kiara terheran.
Kiara lalu mengeluarkan HP nya dan mengambil foto Kelvin yang bermain bola basket. Setelah menggambil foto Kiara langsung kabur dari tempat dan pergi ke tempat ekskul temannya. Yang berada di lantai 2.
Ketika sampai didepan pintu tempat temannya ekskul, Kiara merasa menyesal lari dari lapangan bola basket menunju lantai 2 ruang ekskul siswa.
"Seharusnya aku tidak usah kesini... mending langsung pulang aja" ucap batin Kiara lalu turun lagi.
"Ogah... Lagian kamu mau ngapain HP ku?" ucap Kiara menolak Kelvin memperiksa HP nya.
"Aku tau kamu memfoto ku tadi"
"Mana ada" ucap Kiara tidak menatap mata Kelvin
"Kalau gitu pinjam HP mu"
"Ogah"
"Jawab dengan jujur itu foto gak usah dihapus"
"Aku gak punya foto mu kok"
"Terus ini apa?" Kelvin memutar suara Kiara "Kelvin Wibu...."
"Ahh... itu... karna aku kaget... kamu kan pakai kacamata terus ehh tau-tau pas gak pakai kacamata ya begitulah.."
"Yang benar"
"Iya"
Kiara lalu mengalihkan percakapan mereka menjadi anime.
"Btw Kelvin... kamu udah nonton Platinum End sampai end kan?"
"Iya"
"Endingnya happy? or sad?"
__ADS_1
"Hampa"
"...."
"Nonton aja sendiri nanti tau"
"Kalau Aot? Darling in The Franxx? 7 speed atau apalah namanya? ons? 7 setan? endingnya baguskan?"
"Bagus semua kok"
Percakapan selesai tanpa masalah, Kiara berhasil lolos bersamaan dengan foto yang dia ambil. Tapi Kelvin tidak membiarkannya pergi.
"Minta jawaban pr besok... Kirim sebentar ya" ucap Kelvin.
"Kalau dapat 0 gpp kan?"
"Kamu segoblon apa sampai dapat 0?"
"Semesta"
"Kalau begitu jelaskan mengapa nilainmu tinggi?"
"Karna tulisanku rapi"
"Yang benar"
"Iya..."
"Tidak mau tau kirim jawabannya sebentar"
"Aku jawab nanti malam"
"Gak terima alasan"
"Hmm"
"Jangan lupa kirim atau rekaman suaranya ku jadiin bel."
"Namamu kan ada disitu"
"Tinggal potong "
"Mau permen?"
"Mau"
"Tugasnya gak jadi ya"
"Tetap jadi, dah Kiara, aku mau pulang"
...
Kiara langsung mengerjakan tugasnya dan mengirimkan jawaban ke Kelvin, dan tidak lupa mengirimkan Kiki foto yang dia ambil tadi.
"Akhirnya selesai, saatnya nonton anime"
Kiara menonton anime platinum End sampai pagi, dan tidur selama 30 menit.
30 menit kemudian.
"Kiara... Bangun atau ibu siramkan air dingin?"
Kiara masih saja tertidur
__ADS_1
...Bersambung....