
Di panti asuhan Hyakuya
Semuanya Bermain dengan gembira, ibu kepala panti asuhan memanggil para anak anak itu untuk berkumpul.
"Anak-anak kemari sebentar..." Ia menepuk tangan sambil memanggil anak panti asuhan lainnya untuk berkumpul.
Anak anak itu bergegas menuju kearah ibu kepala panti. Salah satu dari mereka bertanya
"Bu panti.... Apa ada kabar baru?" ucap anak laki-laki yang berumur 3 tahun itu dengan gembira.
"Iya... Ibu ada kabar baru, yaitu...." Suasana mendadak hening, sambil menunggu Bu kepala panti menyelesaikan ucapannya Membuat anak lainnya bertanya tanya kabar tentang apa itu.
"Apakah kita ke datangan Tamu?" Seorang cewek kisaran 7 tahun, itu bertanya balik.
"Sayangnya salah, Devi! Kita bukan kedatangan tamu melainkan anggota keluarga baru"
Semuanya kembali diam dan berpikir anggota keluarga baru. Ibu panti memanggil Anak itu untuk masuk dan memperkenalkan diri.
"Nah.. perkenalkan namamu siapa"
__ADS_1
"Namaku Yuuichirou.... Aku tidak butuh siapapun"
"Nak... Yuu jangan bicara seperti itu.... Mereka sekarang keluargamu!" ucap Bu panti menasehati Yuuichirou.
"Nah anak-anak kalian harus main bareng yuu ya...." ucap Bu kepala panti yang mengharapkan mereka bisa berteman dengan baik.
Semuanya berkata "Iya". Ibu panti lalu pergi meninggalkan mereka.
"Selamat datang Yuuichiro, sekarang kita keluarga" ucap mereka bersama-sama.
Yuuichiro hanya menatap mereka dengan ekspresi datar. "Keluarga apanya" ucapnya dengan suara kecil.
Anak lainnya terheran dengan sikap Yuuichiro yang tidak mempunyai ekpresi itu. Yuuichiro langsung berteriak sambil mengeluarkan amarahnya " Keluarga apanya, kalian pasti akan menganggapku sebagai monster, lebih baik kal-" ucapannya langsung dipotong oleh seorang anak laki laki yang memiliki rambut warna pirang itu.
"Tapi sekarang disini semuanya adalah keluarga, begitu yang dikatakan Bu panti. Jadi Yuuichiro, sekarang kita adalah keluarga" menjulurkan tangannya dengan bermaksud bersalaman dengan Yuuichiro.
Yuuichiro menepis tangan anak berambut pirang itu dan berkata "Aku tidak butuh keluarga" ia berbalik dan membelakangi mereka semua.
Semua yang melihat hal itu langsung mengkhawatirkan anak berambut pirang itu. "kak mika apakah tidak apa-apa melihat perilakunya yang seperti itu?" ucap seorang anak laki laki kecil. "Dia sepertinya membutuhkan waktu agar damai dengan orang sekitar" Melihat ke arah Yuuichiro.
__ADS_1
Anak itu lalu pergi bermain bersama yang lainnya. Sambil berpikir apa yang sedang dipikirkan oleh Yuuichiro.
...----------------...
Kembali lagi ke scene Hoshitani Mirai
Ia sedang membaca buku di perpustakaan dengan tenang, dan berpikir tentang darah. ia melihat seorang vampir biasa dan meminta mereka untuk membawakan darah.
Sambil menunggu darah yang ia minta datang, dia membaca beberapa buku yang membuatnya tertarik. Tidak lama kemudian, vampir biasa itu datang dan memberikan darah yang di minta oleh Mirai.
Mereka memberi hormat lalu meninggalkan tempat itu. "Hmm, mereka sepertinya tidak asing" gumam mirai dengan nada kecil, sambil memegang gelas yang berisi darah.
Ia menggoyang goyangkan gelas itu, lalu meminumnya, dan menyimpan gelas tersebut diatas meja. Seseorang datang mendekatinya.
Pria berambut warna silver itu berjalan seperti sedang fashion show, ya dia tampak terlihat seperti banci atau bencong tapi dengan kharisma.
"Wah.. wah... aku baru melihat leluhur ke 4 berada di perpustakaan ini" ucapnya dengan basa basi dan seperti sedang menganggap rendah Mirai.
"Ada urusan apa, kamu kesini?" ucap Mirai dengan wajah datarnya. (yang dimaksud bukan datang ke perpus, melainkan ke tempat dimana Mirai ada).
__ADS_1
"Wah aku jadi takut" Tangan nya menutupi mulut seperti sedang memakai kipas. "Aku ke sini tentu saja ada urusan denganmu, Hoshitani Mirai." Dia langsung menatap Mirai dengan ekspresi tanpa ketakutan.
...Bersambung......