
"huhu syukurlah mereka berdua tidak apa apa, tapi kenapa aku nangis tanpa sebab? dasar Aul aneh. mikirin itu sampai nangis"fikirku"
_tiba tiba Adit membuyarkan lamunanku_
"hey Aul. kenapa? tidak ingin pulang? temanmu nunggu tuh" kata Adit"
"hah? eh iyaa iyaa aku pulang" jawabku"
"maaf ya kalian" kataku ke mereka bertiga"
"iya ga apa apa, ayoo." kata mereka"
"""_diperjalanan pulang_"""
"kamu kenapa tadi?" kata Mila"
"hah? habis ngobrol sama Adit, kenapa?"kataku"
"bukan itu yang ku maksud" kata Mila"
"terus apa ? " tanyaku"
"kenapa tadi melamun?" katanya"
"ahhhh tidak, itu gara gara kemarin. jadi ngelamun heheh" kataku sambil cengengesan"
"sudahlahh bingung aku sama kamu"katanya"
"hahaha. kenapa memangnya? "kataku"
"tidak" kata Mila"
"ohhh. nanti aku cerita, pasti kamu "bingungkan? aku seperti itu" kataku langsung pada intinya"
"okee" kata Mila"
_setelah berdrama drama di perjalanan pulang akhirnya sampai rumah_
" uuuhh capek sekali hari ini, laper lagi. mama masak tidak ya? " bicara sendiri"
"yahh belum masak. okelah aku masak mie saja" masih bicara sendiri"
__ADS_1
selesai makan____
__***___
saat itu sudah jam 22:30 hanya aku yang belum tidur, yang lain sudah tidur dari jam 21.00 yang lalu.
yaa aku selalu menunggu ayah bangun di jam 02: 45. pagi. baru aku bisa tidur. yaaa maklum kebiasaan lama dan pastinya menghindari mimpi mimpi buruk itu.
_saat jam 03:00_
ada suara seseorang menyalakan lampu. yaa itu ayah
" Ayah? "kataku"
"iya? "kata ayah"
"ohhh kirain siapa yang nyalain lampu" kataku"
"kenapa? "tanya ayah"
"tidak, sudahlah aku mau tidur" kataku"
"memangnya habis ngapain? kata ayah"
"ohhh" kata ayah"
tanpa ada gangguan aku langsung terlelap tidur.
subuh____
di karenakan musholah di depan rumah. jadi aku langsung terbangun dan tersadar tadi aku bermimpi.
"ahhhhh kenapa dia lagii, untung bukan yang buruk. bisa bisa aku bangun bangun nangis seperti kemarin.. kalau di fikir fikir mimpi kemarin lucu,alay and lebay. kenapa sampai kaya gitu hahah " fikirku sambil senyum senyum"
tiba tiba kak tin datang___
"kenapa lu dek? senyum senyum gitu, habis mimpi apa coba? "kata kak tin"
"hahah engga, biasa." jawabku"
"lah aneh.. kemarin bangun bangun nangis sesegukan, sekarang senyum senyum." kak tin lagi. "maaa, yahhh. anakmu yang satu ini kenapa sih?" teriak kak tin dari kamar"
__ADS_1
"kenapa si kak?" mama ke kak tin"
"ya lagi nya kemarin bangun nangis sesenggukan, sekrang bangun senyum senyum, "kata kak tin". ni addik gua sudah miring kali ya otaknya?" gumam kak tin, tapi masih terdengar olehku"
"kaaakkk. aku denger lohh." kata ku"
"sudahlah aku mau mandi. antar aku ke stasiun jam 06:15 "teriakku dari toilet"
_bersiap dan di perjalanan menuju kampus_
06:55 sudah sampai di loby kampus, langsung menuju kelas dan kuliah di mulai_
jam pergantian dosen__
"oh iya, kemarin kenapa? "kata Mila."
"ohh... kemarin aku nanya ke Adit"kataku"
"tanya apa? memangnya ada apa?" tanyanya"
"tanya dia baik baik saja. karna sebelumnya aku memimpikan dia dan separuhnya kejadian" jawabku"
"hah? yang benar saja. mimpimu kenyataan? "tanya Mila tak percaya"
"yaaa. kenyataan. tapi separuh. untungnya separuh. kalau kejadiannya lengkap dan persis seperti mimpiku. bisa saja aku merasa bersalah."kataku panjang lebar"
"bersalah? kenapa? kan itu cuma mimpi. "kata Mila lagi"
"aku juga tidak tahu. seperti ini saja aku merasa bersalah. walaupun tak terjadi lengkap dan hari ini juga masih sama, bersalah" kataku"
"walaupun terjadi lengkap dan berakhir buruk, itu bukan salah kamu. jangan berfikiran seperti itu."kata Mila"
"yaa itu bukan salah aku. tapi ada rasa bersalah."kataku"
"jangan merasa bersalah. karna itu hanya mimpi " kata Mila"
"iyahh, ku coba"kataku"
"nanti kalau kamu mimpi mimpi sedetail itu, cerita ke aku, nanti kita buat perubahan kecil supaya bisa berbelok arah. "kata Mila"
"terimakasih sudah merespon ceritaku ini" kataku"
__ADS_1
"sama sama. kalau mau bercerita aku siap dengar" kata mila"
_bubar kelas_