
jam 12:30 Tiba dirumah....
"assalamualaikum mamaaaa. "kataku teriak"
"waalaikumussalam kakak. tumben pulang cepat?" kata mama"
yaa memang, aku selalu di panggil kakak. karna aku punya adik.
"hehehe iya ma. tadi pak dosen tidak datang" jawabku".
"ohhh yaudah. mama sudah masak, kalau kamu mau makan. "kata mama"
"siappp umii ku yang paling cantikkk" jawabku"
(aku memang seperti itu. manggil ibuku dengan sebutan yang banyak. kadang mama, umi dan sebagainya)
setelah makan karena lelah aku pun tertidur tanpa ada mimpi yang menghantui seperti yang sebelumnya.
jam 16:30
"kakkk. kakak. ayoo bangun. sudah sore. kamu sudah solat belum tuh? ayoo ayoo cepat. "mama membangunkan ku"
"iyaaa iyaa maaa. aku bangun nihh" jawabku nada masih ngantuk"
"kak tin. sudah pulang ma? "tanyaku"
yaa aku punya kakak juga. namanya hikmatin tapi ku panggilnya kak Atin/tin
" belum. katanya pulang agak larut." jawab mama"
"ohh oke" jawabku."
Jam 22.20. aku sedang memainkan handphone ku, menghubungi teman temanku untuk menemaniku bergadang, karena aku tak bisa tidur di sekian kalinya. Bukan tanpa alasan,ini karena dahulu aku sudah seperti ini semenjak aku bisa melihat hantu, entah aku lebih takut mendapat gangguan dari mereka daripada tidur. Bahkan bukannya bisa tidur karena takut. Aku malah tidak bisa tidur..
Aku menghubungi teman kampusku...
"Milaa.. kamu biasa bergadang tidak? Tanyaku tanpa basa basi"
"Yaa.. kenapa? *Tanyanya"
__ADS_1
"Temani ku bergadang ya.."kataku"
"Okee"katanya"
"Sokk kamu mau cerita apa saja ke aku. aku dengerin. "Kataku"
Setelah cerita satu sama lain. Akhirnya aku tertidur juga tanpa rasa takut.
---Mimpi___
Di kelas. Jam 10.00 mata kuliah : sejarah perjuangan jati diri. Aku sedang duduk di bangku barisan kedua. Aku memperhatikan teman temanku mempresentasikan tugas mereka. Ada Tian, villa, Adit dan 3 orang lainnya aku lupa.(Aku sadar ini cuma mimpi. Tapi entah kenapa aku ingin tahu ujungnya seperti apa).
Didalam mimpi itu..
"Terimakasih teman teman semua sudah mendengarkan presentasi dari kami. Sesi tanya jawab di buka. Siapa yang ingin bertanya" kata Tian" tapi sebelum ada yang bertanya saya ingin bercerita tentang matkul ini. Yaa masih ada kaitannya dengan matkul ini tapi tidak dengan judul presentasi yang temen temen dan saya tadi. "Lanjut Tian"
Setelah Tian bercerita..
Beberapa temanku bertanya. Tidak denganku.
Setelah selesai persentasi.dosen matkul kelasku berbicara.
"Baik Bu terima kasih" serempak"
Kita semua beranjak bubar karena tidak ada kelas lagi...
Aku masih duduk di bangkuku. Karna aku tidak mau berdesak desakan untuk keluar. Dan akhirnya kelas ku sepi hanya ada Tian, adit, putra dan ahmad, aku tidak tahu mereka ingin kemana, sedangkan Mila, Nisa, dan Amel sudah keluar terlebih dahulu, karna mereka mau ke kamar mandi katanya.
Akhirnya aku...
"Kaliannn. Duluan yaa." Kataku ke cowok cowok yang masih di kelas.
"Ohh Iyaa ull. Hati hati" kata mereka"
"Iyaa kalian juga hati hati yaa. Assalamualaikum" kataku"
"Waalaikumussalam" jawabnya"
Kita ber empatmembeli jajanan di depan gerbang
__ADS_1
Kita berempat berjalan untuk menaiki angkutan umun dan Tiba tiba aku mendengar ada orang kecelakaan...
"Itu siapa yang kecelakaan?" Tanyaku"
" Engga tahu. Mau lihat? " Kata Amel"
"Ayo dehh" sekalian bantu. Kalau ada yang perlu bantuan" kataku"
"Ayoo" serempak"
_aku ke kedepan dan melihat...__
"Astaghfirullah... Tiann? Adit?? Kalian kenapa Bisa kecelakaan kaya gini? "Kataku panik"
"Terimakasih" kata tian lemas karna banyak darah yang keluar" dan akhirnya pingsan juga.
"Aul.. temakasih yaa" kata Adit lemas aditpun pingsan juga"
Di situ aku nangis tersedu sedu.tak bisa berkata apa apa.
_karena aku sudah tak kuat untuk melanjutkan lagi mimpiku akhirnya aku bangun_
""mimpi berakhir""
"Tunggu. Kenapa aku nangis?? Kan itu cuma mimpi saja, tapi kenapa itu sangat nyata. Ahhh sudah lahh. Untung sekarang hari Minggu, kalau sekarang hari Senin bisa mati aku, bolos nih bisa bisa."bergumam sendiri"
Kakak ku baru saja masuk ke kamar..
"Kenapa lu? Tidur sampai nangis ?"kata kakakku"
"Hah? Nangis? Berarti nangis nya beneran."kataku"
"Emangnya mimpi apa sih? Sampai nangis? "Kakaku"
"Hehehe bukan apa apa. " Jawabku"
"kenapa aku memimpikan mereka berdua? apa masalahnya? ahhh sudahlah itu hanya bunga tidur" dalam hati"
kedapur karena lapar___
__ADS_1