
sebelumnya aku sudah cerita ke Amel tentang mimpi ku yang sama persis ini.
di dalam kereta___
chat amel__
"amell. Amel lagi sama Tian? "kataku"
"iyahh.. ini lagi di perpus, kerkom "kata Amel"
"kamu lagi dimana?" kata Amel lagi"
"aku lagi di kereta arah pulang" kataku"
_langsung pada intinya_
" kamu boleh ceritain ini ke dia. engga juga engga apa apa soal tadi yang aku ceritain. yang penting kamu bilang salamku buat dia" kataku"
"bilang hati hati aja, bawa motornya pelan pelan yang penting sampai yang lain juga harus hati hati." kataku lagi"
"iyaa siap. nanti aku cerita saja deh. takut kenapa kenapa juga." kata Amel"
"ga cerita juga ga apa apa mel. kamu bikin perubahan aja sedikit, lagi juga nanti aku aku juga ko yang nangis walaupun mereka ga kenapa kenapa. "kataku"
"iyaa. kalau engga bilang juga ga apa apa yah" kata Amel"
"iya Amel ga apa apa. "kataku"
_Amel di perpustakaan kampus_
"Amel melihat kearah Tian."
"masih lihat ke tian, untuk bercerita tentang aku yang mimpi sama persis dengan hari ini"
__tian yang melihat gelagat Amel yang tidak biasa ini langsung angkat bicara__
"Amel kenapa?" kata Tian"
"hah?" kata Amel kaget."
__ADS_1
"ehh engga yan. nanti saja ceritanya habis ini selesai" kata Amel"
" dari mana aku mulai cerita" fikir Amel"
"amell. cerita saja. di denger ko. tenang saja" kata Tian"
_ada teman yang menyelak pembicaraan_
"cie amel.. suka ya sama Tian. "kata temanku yang satu ini"
_mereka berdua menghiraukan ucapan dia_
"tapi jangan di sini. nanti aja pas selesai. " kata Amel"
"mending sekarang saja. kita keluar saja dulu.nanti di lanjut lagi. kan ada 3 orang lagi yang kerkom." kata tian(penasaran)"
"boleh kan, kita berdua keluar dulu?" tanya Tian ke tiga teman kelompoknya"
"iya ga apa apa" serempak"
_mereka berdua keluar perpustakaan dan mulai bicara_
" bagaimana ya, bingung bilangnya. kalau di ceritain sedih, kalau di engga di ceritain aku panik" kata Amel"
_beberapa menit kemudian Amel bicara lagi_
"Tian" kata Amel"
"aduh kenapa sih, manggil dia terus, sudah kaya mau minta uang ke ibu" dalam hati Amel"
" Tian. maaf yah kalau perkataan ku salah atau menyinggung. aduhhh bagaimana inii pengen nangis kan" kata Amel"
"ya sudah tenangin dulu, aku tunggu ko tenang aja jangan buru buru" kata Tian"
"maaf Tian. ini bukan masalah cewek yang kamu suka. tapi ini..... ahhhh pokonya nanti pulang hati hati, soalnya Aul mimpiin kamu kecelakaan dan tadi separuhnya sudah kenyataan(tanpa jeda). pokonya perkataan tadi jangan di di pikirin. tapi hati hati, pelan pelan bawa motornya."kata amel "
"ada salam dari Aul. katanya pelan pelan bawa motornya. pelan yang penting sampai. "kata Amel lagi".
"Ohh kaya gitu ya Mel? tapi setahu Tian, kalau orang mimpi begitu kita selamat sampai tujuan dan panjang umur" kata Tian"
__ADS_1
"maaf ya yan" kata Amel"
"iya engga apa apa ko Mel. ngerti Tian juga"kata Tian"
"trus abis pulang ngampus mau langsung pulang kan?" kata amel"
"mau jemput Kaka dulu" kata Tian"
"ohh ya sudah. hati hati pokoknya.
"iya Mel makasih. bilang ke Aul juga makasih ya" kata Tian"
"iya Yan hati hati, maaf juga"kata Amel"
"iya Mel ga apa apa" kata Tian"
_di rumah ku_
"Amel cerita tidak ya? "uring uringan"
"kamu kenapa si ka? gelisah banget kayanya?" kata mama".
"mama ga bakal percaya kan kalau aku cerita kaya kemarin? "kataku"
"ya sudahlah terserah kamu saja ka" kata mama"
_tiba tiba almarhum kakek datang_
" dia tidak apa apa neng, tenang dia tidak apa apa" kata kakek".
"beneran? kakek tahu dari mana? " kataku"
" neng tidak perlu tahu. pokoknya dia tidak kenapa kenapa, besok kamu coba saja lihat. pasti dia tidak apa apa" kata kakek"
"mudah mudahan ya bah" kata ku"
"pasti" kata kakek"
"aduhh kenapa ini anak ngomong sendiri lagi " kata mama"
__ADS_1
"tidak aku respon"
_kakek berlalu pergi_