
aku mencium wangi parfum ayahku. tapi ayah kan sedang keluar, dari tadi pagi. dan pastinya ayah tidak akan memakai parfum sebanyak ini..
tiba tiba ...
"neng, neng kenal tidak sama saya?? kata kakek itu"
"tidak, memang nya kakek siapa ya?? "jawabku polos"
"saya ini orang tua ayahmu" katanya"
"hah? ini Abah? (sebutkan ku ke kakek)
"iyahh ini kakek mu dan kamu kenapa?" jawabnya di Sertai tanya"
"tapi kayanya Abah mengetahui apa yang sedang ku pikirkan hehe" jawabku"
"kamu ini berbeda dengan cucuku yang lain. kamu seperti ayahmu, yang penurut tapi kadang keras kepala juga haha "katanya"
"hah?" aku bingung"
"iyahh. walaupun kamu anaknya, kepercayaan ayahmu itu harus dibarengi dengan bukti bukan hanya omongan saja."jawab kakek"
"jadi aku harus bagaimana? "tanyaku"
"biarkan saja dia melihat keanehan dalam dirimu, kamu juga sudah berusaha cucuku, kamu sudah bilang ke mereka kan, tentang dirimu?"kakek"
" yaa aku sudah bilang,tapi mereka tak pernah percaya, aku juga butuh dukungan dari mereka."kataku"
"tenang. aku selalu bersamamu, katakan semuanya kepadaku" jawab kakek"
"Terimakasih 🙏" kataku
"oh iyaa Abah ngapain kesini? "tanyaku"
"aku di sini hanya melihat lihat saja, " jawabnya"
__ADS_1
"mau aku beritahu ayah tentang ini? "tanyaku"
" silahkan saja kamu cerita tentang ini. aku hanya ingin menitipkan pesan untuk ayahmu" kata kakek"
"bagaimana caranya? "kataku"
"aduhhh kenapa jadi pertanyaan aneh gini siii" dalam hati"
" tidak apa cucuku, itu bukan pertanyaan aneh. akan saya jawab"kata kakek"
" hehehe oke Abah" kataku"
"lewat mimpi, tapi karena cucuku sudah bisa lihat aku. jadi aku titipkan pesan untuk ayah di dirimu. "kata kakek."
"baiklahh.. pesan apa itu? "kataku"
" hilangkan semua yang ada di belakang nenekmu, dirinya ingin hidup tenang, tapi karena di selimuti dengan itu, jadilah dia seperti sekarang" kata kakek"
"dengan cara apa untuk menghilangkan itu? "tanya ku"
"aku juga masih menerka nerka untuk memikirkan itu" kata kakek"
"baiklah. ku titip nenekmu" jawabnya"
"aku ingin bertanya boleh" tanyaku"
"yaa. silahkan".jawabnya"
"kenapa Abah tidak pulang?. tugasmu di dunia sudah berakhir. "kataku"
"aku di sini hanya ingin menunggu nenekmu." jawabnya santai"
"ohhh baiklah. padahal dia tidak apa apa. banyak yang bersama dia" jawabku"
"nanti kamu akan mengetahuinya cu. "jawabnya"
__ADS_1
"baik lahh.."jawabku"
sementara mama yang lihat aku sedang berbicara sendiri.
"kakkk. kamu ngobrol sama siapa??" tanyanya"
"ngobrol sama abah" kataku"
"ihh aneh kamu mahh. Abah sudah meninggal dengan waktu yang lama." kata mama"
"aku sudah tahu ko" jawabku santai"
"terus tadi ngobrol sama siapa?" tanyanya nada tinggi"
" ya ngobrol sama abah. katanya titip salam "jawabku masih santai"
_ mama diam tak berbicara lagi, aku tak tahu apa yang di pikiran mama. karena kalau percaya dengan apa yang ku bicarakan, sudah pasti tak percaya._
dan akhirnya mama bicara lagi..
"ada ada saja kamu. anehh" kata mamaku.
"baiklah. di tanya ya jawab dengan apa adanya. kalau tidak di tanya, ya jangan cerita
sabar Aul, kamu sudah terbiasa kan dengan itu." sabar aul. ini akan berakhir."dalam hati"
"hehe emang aku aneh" kataku santai"
_mama meninggalkan aku di dapur, sambil berkata_
"Ayahhh. anakmu yang satu ini tidak bisa kita tebak"bicara sendiri"
"kalian tak mengerti aku. aku tidak memaksa mama dan ayah untuk percaya. tapi tolong mengerti aku. ini aku, bukan orang lain.ini anakmu bukan anak orang lain. harusnya kalian mengerti anakmu." bicara santai tapi tangan gemetar"
"aku tak bermaksud untuk menjawab itu. tapi aku muak dengan ini semua. maaf ayah, maaf mama, tapi ini juga kalian harus tahu mama, ayah. "dalam hati"
__ADS_1
_semenjak aku bilang seperti itu ke mama. mama jadi diam seribu kata._
___ayah pulang____