
"oke" kataku melemah"
_ku pergi ke kamar untuk menemukan kabar tentang Arkan. karna memang mama seperti itu._
_hasil dari pencarian ku tentang Arkan tidak membuahkan hasil_
"ayoo Aul semangat carinya. jangan sampai nyerah" kataku dalam hati"
_kebesokan harinya aku pergi ke kampus seperti biasa. dan belum menginjak tangga gedung kampus aku sudah mendengar rengekan. aku berlari sampai ke lantai 3_
"assalamualaikum semua" kataku"
"waalaikumussalam Aul" teman teman."
_aku bertanya kepada salah satu temanku yang berada di depan tempat dudukku_
"hey tadi siapa yang nangis?" tanyaku pada dia"
"kayanya ga ada yang nangis deh. memangnya siapa yang nangis?" dia bertanya balik"
"tak tahu." jawabku"
_tiba tiba ku mendengar rengekan si Noni itu lagi_
"kamu yang nangis tadi? " kataku pada Noni itu"
"ahhh tidak" kata temanku"
"haha yaa." kata Noni itu"
"kenapa nangis?" tanyaku"
"aku tidak nangis Aul" jawab temanku"
"sakit sekali" jawab Noni itu"
"makanya jangan gantung diri" kataku"
_tanpa ku sadari semua temanku mendengarkan aku berkomunikasi dengan *itu*_
"hah? siapa yang gantung diri? kata temanku"
"mau bagaimana lagi? aku sudah mati" kata Noni itu"
"ya berarti jangan mengeluh sakit, itu karna kamu sendiri" kataku"
__ADS_1
"tapi tolong jangan kencangkan talinya lagi" kata Noni itu"
" bahkan aku tidak apa apakan kamu" kataku"
"aulll kamu bicara dengan siapa?? heyy Aul heyy "kata temanku"
"hah? kenapa? "tanyaku sedikit kaget"
"tadi bicara sama siapa?" tanyanya"
"ahhh enggaa" bohongku"
"kita denger semua Aul. dari awal sampai akhir. kamu bicara sama siapa, jujur" kata temanku"
_sementara Mila di sampingku hanya diam, mungkin dia mengerti. tapi aku tak dengan itu_
"ahhh ituu " jawabku sambil nunjuk Noni itu"
_tapi karna yang ku tunjuk hanya sembarang, ada temanku yang di belakang bilang_
"ah? bicara denganku? tidak" kata teman yang ku tunjuk".
"ya memang bukan kamu" kataku"
"sudahlahh dikit lagi dosen datang" kataku lagi".
"aku tidak mengalihkan. memang dikit lagi ada dosen. di bilang ga percaya." kataku"
"sudah lahh aku laper. jangan ngomongin itu lagi" kataku".
"apa hubungannya" mereka berdua serempak"
"tidak ada" kataku"
"dasar aneh" kata temanku".
"hehe" kataku
_tak terasa kelaspun sudah selesai_
_aku bertanya kepada mila_
"mil?" kataku"
"kenapa?" kata Mila"
__ADS_1
"tadi kamu tau? aku bicara sama siapa?" tanyaku"
"tau, makanya aku diam" katanya"
"ahhh pantas" kataku"
"kenapa memangnya?, tumben ngobrol sama dia lagi?" tanyanya"
" lagi mau ngobrol aja sama dia. abis aku lagi kangen sama saudaraku" kataku"
"saudara yang mana?" tanyanya"
"aku punya saudara sesusu, tapi dia ga tau sekarang dimana" kataku"
" namanya? " tanya Mila"
" namanya Arkan" jawabku"
"tapi ko bisa? saudara sesusu dari siapa? "tanya Mila lagi"
"ya dari aku sendiri. dulu aku tertukar dengan dia. jadi mamaku susuin dia sampai kenyang, dan aku juga sama di sana. "jelasku"
"nah terus? apa hubungannya dengan hantu itu?"kata Mila"
"tidak ada. karena aku tidak mau memikirkan saudara susuku, dia bikin pusing. apalagi namanya yang pasaran itu."jawabku"
"ya sudahh, lanjutkan" kata Mila"
"apanya?" tanyaku"
"dua duanya, lanjutkan cari dia dan kalau kamu mau lanjutin juga ngobrol sama hantu itu lagi" jawab Mila"
"tidak lah. kalau ngobrol sama hantu itu lagi, itu sama saja dia punya kesempatan banyak untuk mengambil energiku" jawabku"
"oke baiklah. sekarang kita lihat, dosennya datang atau tidak. "kata Mila lagi"
"datang" kataku"
"kok tau? " tanyanya"
"tau lah. kan aku tadi lihat dosennya, hihi"kataku"
"saaaatuuu.. duaaa... Tiiiii... ga. tuh kan ada " kataku
"assalamualaikum" kata dosen di kelas"
__ADS_1
"waalaikumussalam" serempak"
_tak terasa tengah hari dan waktunya pulang_