misteri kemboja

misteri kemboja
18. Trauma


__ADS_3

"Ada apa dengan tulip, semoga tidak terjadi masalah" guman lili dalam hati.


sebenarnya lili tau kalau tulip sudah tertawa seperti itu otomatis dia sedang menganiaya orang bahkan terkadang dia menganiaya hewan.


seperti waktu seminggu setelah kejadian itu dia yang dulunya tulip sangat menyayangi kucingnya namun setelah kejadian itu dia pun menyiksa kucingnya hingga membuat pak gonza menaggani tulip dengan memberikan dia terapi khusus selama ini hingga membuat dia sedikit-sedikit melupakan masalahnya namun dia perlu di hadari dengan sesuatu objek yang terlihat lemah di matanya agar dia tidak menyiksanya.


saat lili membuka pintu dan dia pun berteriak "yah ampun, jepun!"


####


"Tulip, apa yang kamu lakukan pada jepun, adik kita?" kata lili dengan sedikit marah.


"Dia, bukan adikku" kata tulip yang membantah lili.


Lili yang tidak menghiraukan pembicaran tulip berjalan menggangat jepun yang jatuh pingasan menaruh kepalanya jepun di atas pahanya sambil menepuk-nepuk pipi jepun dengan sangat lembut dan berkata " jepun sadar, de..." kata lili dengan sangat lembut.


Namun yang di gerakan tidak kunjung bangun lili pun berteriak memanggil bibi ani (pembantu di rumahnya).


"Bi,, ani...." panggil lili dengan sangat kuat.


Bi, ani yang di panggil tidak mendengar sama sekali dan tidak datang-datang.


Hingga lili yang sudah meneriaki namanya tiga kali pun orang yang di panggil akhirnya muncul.


Lalu berkata "maaf non tadi bibi lagi di rumah belakang soalnya perut bibi mules non".


Bibi ani yang baru melihat jepun yang tidak sadarkan diri akhirnya berkata "ada apa dengan tuan jepun non..." dengan suara yang heran karena sebelum dia ke belakang dia melihat jepun baik-baik saja.


Lili yang mendengar pertanyaan bibi ani pun berkata "jepun, pingsan bi, tolong bantu saya membawa jepun ke kamarnya"


Bi ani pun dengan sigap menggendong jepun dan membawanya ke kamarnya yang terletak masih di lantai satu itu. sesampainya di kamarnya bi ani meletakan jepun di tempat tidurnya dengan sangat hati-hati.


Lalu lili pun berkata "bi, tolong jagakan jepun, saya mau pergi mengambil minyak kayu putih di kamar".


tanpa mendengar jawaban dari bi ani lili pun berlari ke kamarnya dan menggambil minyak kayu putih yang berada di lantai dua.


setelah lili kembali dari kamarnya dan sekarang berada di kamar jepun dengan cepatnya mendekatkan minyak kayu putih di hidung jepun dengan tujuan jepun cepat sadar.


Dan ternyata hal yang di lakukan lili bermanfaat setelah 30 detik pun jepun sudah mulai membuka matanya berlahan-lahan.


Lili yang melihat jepun yang sudah mulai membuka matanya, lalu berkata "de, kamu tidak apa-apa?" tanya lili dengan lembut.


Jepun yang mulai sadar dan mendengar perkataan lili lalu berkata "ka lili hu... hu... huhh" sambil menagis dengan suara yang ketakutan.

__ADS_1


Lalu lili mengelus-elus kepala jepun dan berkata "tidak apa-apa, sudah tidak apa-apa".


seketika jepun pun mulai berlahan-lahan diam.


Di ambang pintu tulip yang melihat hal itu berlari ke kamarnya dan menagis sambil berkata "sekarang sudah tidak ada lagi yang menyayangiku".


Lalu tulip yang merasa sakit hati menjatuhkan gelas yang berada dalam kamar mereka dan memotong pergelangan tangannya.


sedangakan di dalam kamar jepun, mereka tidak mendengar gelas yang terjatuh karena tulip sekamar dengan lili yang mana kamar mereka berada di lantai 2.


saat lili yang sudah melihat jepun yang sudah tenang lalu berkata pada pembantunya "bi tolong ambilkan makan untuk jepun aku mau pergi ganti seragamku dulu" kata lili yang merasa tidak nyaman menggunakan seragam sekolahnya.


Saat lili tiba di kamarnya dia terkejut dengan keadaan tulip yang mulai tergelentang di lantai kamar dengan darah yang segar yang mengalir dari pergelangan tangannya.


"tulip, bangun de" kata lili sambil menggonjang tubuh tulip sambil air matanya mengalir.


Lalu tulip pun berlari ke bawa memanggil supirnya untuk menganggkat lili untuk di bawah ke rumah sakit.


Di tengah perjalanan lili menelpon ayah dan ibunya memberitauhkan yang terjadi pada tulip.


"Yah.. huhu..hu.hu.." sambil menagis lili berbicara dengan ayahnya.


"apa yang terjadi lili?" tanya pak gonza dengan khawatir.


"Jangan menagis jelaskan pada ayah apa yang terjadi pada tulip" kata pak gonza yang menenanggkan lili agar tenang.


menjelang 45 detik lili yang sudah berhenti menagis menjelaskan pada ayahnya mengenai kondisi tulip sekarang.


"Begini yah tulip memotong pergelangan tangannya dan sekarang kami di perjalanan ke rumah sakit yah"


"rumah sakit mana, ayah dan ibu akan segera ke sana" kata pak gonza dengan kelihatan buru-buru.


"kaki membawa tulip di Rumah sakit yang terdekat dengan rumah yah".


" bailklah, temani adikmu yah, ayah dan ibu akan ke sana" kata pak gonza.


Pak gonza dan istrinya yang mendengar hal itu langsung kembali ke kota yang mana mereka tinggal dan menuju ke rumah sakit.


sementara di depan ruang IGD lili mondar-mandir sambil menyalahkan dirinya karena tadi memarahi adiknya itu.


Dan dokter pun telah selesai menjahit pergelangan tangan tulip dan mememindahkannya di ruangan rawat biasa.


Tulip yang masih terbawa obat bius sehingga dia terlelap dengan tenang sementara lili masih setia menemani adiknya sambil menggengam tanganya lalu berkata "maafkan kaka yang tidak bisa merawatmu dengan baik" sambil menjatuhkan air matanya.

__ADS_1


pak gonza dan istrinya yang baru tiba di rumah sakit langsung menuju kamar rawat tulip.


####


saat tengah malam tulip yang mulai menggigau lalu berkata "ampun aku, ampun hu... huhhu...." sambil menagis dan terlihat keringat bercuciran di dahinya tulip.


ibu gonza yang melihat hal itu mendekat pada tulip lalu menenangkannya dengan berkata "tenang, tulip sudah aman, tenang nak ada ibu dan ayah disini" sambil menggelus kepalanya.


Saat seperti itu terjadi yang mana bila saat tulip menggigau seperti itu ibu gonza selalu berbisik seperti itu dan selalu juga di lakukan oleh lili apabila ayah dan ibunya tidak ada, dan perkataan itu mampu membuat tulip tenang.


Ibu gonza yang melihat hal itu lalu menjatuhkan air matanya dan saat pak gonza yamg tersadar melihat istrinta sementara menagis lalu berkata "ada apa bu".


"yah, bagaimana kalau ibu berhenti saja kerja biar ayah saja yang mengurus perusahan kita agar ibu selalu berada di samping anak-anak, ibu tidak mau hal ini terjadi lagi, ibu tidak sanggup melihat anak kita sakit seperti ini dan kita tidak ada di sampingnya"


"baiklah kalau itu maunya ibu biar ayah saja yang mengurus perusahan, tapi nanti ibu tetap mengawasi ayah juga" kata pak gonza yang mencari jalan keluar.


sebenarnya perusahan itu milik orang tua ibu gonza.. Yang mana saat ibu gonza menginjak umur 22 tahun dia sudah di anggkat sebagai direktur dari perusahan ayahnya dan saat menginjak usia 25 tahun ibu gonza sudah menjadi penerus ceo dari perusahaan ayahnya. sedangkan pak gonza yang dulunnya seorang montir perbaiki mobil di bengkel yang tidak pernah tau mengenai dunia perbisnisan menikah dengan seorang putri tunggal dari keluarga pembisnis terkenal di kotanya mengharuskan dia agar belajar sedikit demi sedikit mengenai dunia perkantoran yang selalu di dampinggi oleh istrinya yang sudah terbiasa dalam dunia bisnis.


pak gonza sebagai pemula dari dunia bisnis di ajari oleh istrinya sendiri mengenai dunia bisnis itu sendiri.


####


"kalian harus memisahkan tulip dan jepun agar tidak berada dalam satu rumah" kata dokter psikolog yang selalu menagani tulip...


####


Author: hay guys ๐Ÿค—๐Ÿค—


maaf mungkin kalau ada kata-kata penulisnya


yang kurang di mengerti soalnya


authornya baru belajar yah...


mohan like dan saranya yah biar author


tetap semangat untuk


mengetik yah๐Ÿค—๐Ÿค—๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜๐Ÿ˜


Dan juga, jangan lupa


votee author yah .....

__ADS_1


TERIMAKASIH SUDAH MEMBACA ๐Ÿค—๐Ÿค—๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜˜๐Ÿงก๐Ÿงก


__ADS_2