
Terdengar suara yang mengunjang-gunjang tubuhnya, "boja .. boja.. ayo bangun nak sudah pagi bangun dan mandi nak" suara ibu peyoni dengan sangat lembut namun saat kemboja membuka mata dia melihat bundanya yang sudah berpakain rapi dan terlihat memakai pakaian berwarna coklat keemasan atau pakain keki (pakain pegawai PNS) berdiri di samping tempat tidurnya . Lalu kemboja pun membuka matanya dan tersenyum sangat manis pada bundannya.. Lalu ibu peyoni bertanya pada kemboja "apakah suaramu masih hilang nak? "..
Jawab kemboja dengan angukan . " oke baiklah nanti sore hari bunda mengantarkanmu kedokter untuk memeriksa yah!" kata ibu peyoni dengan suara yang sedikit cemas..
****
Saat ibu peyoni dan pak Jepun sudah kembali di ke rutinitas pekerjaan mereka, kemboja tetap berada di kamarnya sambil mengerjakan soal matematika yang di berikan ayahnya dan akan di periksaa saat malam hari karena hari ini pak jepun sedang tugas di luar kota...
"boja... boja... boja ..." terdengar suara anak-anak yang memanggil kemboja dan terlihat hanya ranunculus yang keluar sendiri dari dalam rumah.
Melati yang melihat hanya ranunculus yang keluar sendiri dari dalam rumahnya pun bertanya " ranun mana boja".
"ka boja lagi di hukum sama ayah" jawab ranunculus dengan santai.
"kenapa boja dihukum" tanya mawar dengan penasaran.
"karena renkingnya turun menjadi 9 sehingga dihukum harus belajar selama liburan ini" kata ranunculus yang cuek-cuek saja.
"wow...apa?" dengan mulut yang terbuka dan berlin pun berkata lagi " bagaimana ini ranun jika aku yang menjadi kakamu dan aku saja tidak pernah mendapat renking sama sekali, mungkin aku sudah di coret dari daftar keluarga" kata berlin yang masih heran.
Mawar yang mendengar ocehan berlin pun menegaskan padanya "tidak ada juga keluarga paman yang sebodok dirimu "
"haa.. haaa.. haaaa.." terdengar suara anak-anak yang menertawakan berlin.
"Sudah .. sudah.. lebih baik kalian pergi bermain sana,, aku ingin menemani boja" kata melati yang sambil berjalan masuk kedalam rumahnya kemboja.
"kak tunggu aku" kata mawar yang ingin mengikuti kakanya karena hari ini dia malas bermain diluar.
Namun sebelum mawar ingin melangkah dia teringat ranunculus yang dengan muka yang terlihat jelas dia ingin bermain dengan anak-anak tapi dia harus di temani sama mawar atau melati.
Tak tega dengan ranunculus, lalu mawar berkata "ehh berlin bisa kamu menjaga ranun untukku?"
berlin pun menjawab "apa yang tidak bisa ku lakukan untukmu sayang, aku akan menjaga adik ipar dengan baik" dengan nada yang sok coolnya.
__ADS_1
" wuahhh,, wuahh" sambil memberikan jawab serasa ingin muntah mawar menjawab ocehan berlin.
" Namun saat mawar ingin berjalan ranun menahannya lagi "ka mauw bagaiman nanti,, ka harus ijin di ayah dulu"
Mendengar rengekan adik sepupunua ini lalu mawar berinisiatif menelpon pamanya dengan telepon gengamnya..
Terdengar suara di seberang sana yang menjawab "Ada apa mawar?"
"paman ranun ingin bermain hanya ka mel dan aku ingin tinggal belajar saja sama kemboja paman"
"ranun kalian ingin bermain dimana?" terdengar suara ayahnya yang bertanya.
Namun ranun binggung akhirnya berlin pun menjawab " kami ingin bermain ps om di rumahku" kata berlin.
"owhh boleh asalkan pulangnya tidak lebih dari jam 1 siang karena ranun harus tidur siang"
"baik paman" jawab mawar dengan semangat. sebenarnya mawar juga ingin main ps namun dia malas saja karena berlin selalu mengalahkannya.
****
Melati yang mendengar kemboja sementara tertawa sendiri dalam kamarnya akhirnya dia pun membuka pintu kamar kemboja..
Anehnya saat dia masuk kemboja semntara menulis jawaban tugas yang di berikan ayahnya.
Dan melati pun bertanya pada kemboja " boja tadi kaka dengar kamu tertawa-tertawa , sama siapa boja?" dengan rasa penasarannya..
"k..aa ... mel... m....s...d..gr"jawab kemboja dengan suara yang terputus-putus ..
Mendengar kemboja yang sulit menjawabnya,, melati sedih mendengarnya lalu dia pun menangis dan menjatuhkan air matanya..
Mawar yang datang dan mendapati kakanya sedang menagis lalu berkata" kenapa ka mel menagis".
Lalu melati mengahapus air matanya dan dia berkata "kka kasian sama boja karena gara-gara ka mel dia tidak bisa berbicar dengan jelas".
__ADS_1
"Maksud kaka apa?" tanya mawar yang penasaran.
" Sebenarnya kemarin aku meliat kemboja berbicara lagi sama orang itu dan gara- gara itu dia tidak bisa bicara lagi".
Lalu kemboja pun menulis di kertasnya: " kak mel, tidak bersalah tapi dia yang sudah membuatku begini karna katanya dia tidak mau lagi aku ada disini, aku mohon kak mel jangan menyalahkan dirimu sendiri"
Dan melati yang membaca kertas itu pun merabik- rabik kertas itu dan dia berkata " tidak boleh boja, kamu harus ingat paman dan bibi lebih menyayangimu dari pada dia, jangan pergi ok! tetaplah disini ka mel sangat sayang padamu"
Mawar yang melihat tingkah melati dan kemboja sangat binggung tapi dia malas meresponya karna saja mereka berdua selalu seperti itu dari kecil.
Dulu saja waktu ranun masuk rumah sakit melati dan kemboja selalu berkata seperti itu. Dan keluarganya pernah membawa mereka ke dokter karna mereka berdua selalu bercerita-cerita yang tidak jelas . Dan pernah sesekali keluarga mereka membawa ke orang pintar dan katanya orang itu bahwa mereka sedang di ikuti dan nanti puncaknya di umur 10 tahun diantara mereka berdua ada yang akan pergi.
Mendengar hal itu ibu melati sangat takut sehingga saat melati umur 10 tahun dia tidak pernah pergi meninggalkan melati sehingga melati selalu di antar dan dijemput sendiri dan tidak pernah keluar rumah semenjak dia berumur 10 tahun.
Melihat hal itu pak jepun sangat heran pada kakaknya dia selalu menangapi bahwa orang itu hanya menakut-nakuti kaknya saja tapi ibunya melati tidak pernah mendengar ocehan adiknya dia tetap pada pendiriannya.
Dan pada saat melati sudah menginjaak 11 tahun lalu pak jepun pun berkata "lihat ka tidak ada yang terjadi pada melati kakka terlalu berlebihan dan percaya pada kata-katanya".
Semenjak hari itu ibu melati pun percaya pada omongan adik laki-lakinya itu. Dan akhirnya mereka pun lupa dengan kata- kata peramal (orang pintar) itu .
****
Dan waktu pun hampir menunjukan jam 1 mawar yang melihat kaknya dan boja masih sedang sibuk menulis-nulis dan saling membalas surat pun acuh-tak acuh namun dia tetap memilih makan- makan jemilan sambil bermain game di komputer yang berada dalam kamar kemboja.
Akhirnya terdengar bel di pintu depan...
Lalu melati berkata pada mawar, " mauw cepat buka pintu !"
Mawar yang dengan kesal karna aktifitasnya di ganggu pun berjalan dengan malas kearah pintu...
"Ada apa dengan ranun" tanya mawar yang melihat ranun tak sadarkan diri dan kakinya penuh dengan darah yang saat ini di gendong oleh berlin....
Author: hay guys๐ค๐ค maaf mungkin klau ad kata- kata penulisnya yang kurang di mengerti soalnya author baru belajar mohan like dan saranya yah biar author semangat untuk mengetik๐ค๐ค๐๐๐๐ Dan juga, jangan lupa votee author yah .....
__ADS_1