
" kaka boja aneh bun.. hu.. hu.." dengan suara yang ketakutan sambil menangis ranunculus berkata pada bundannya. "Kemboja, apa yang sudah kamu lakukan pada adikmu ini" dengan suara yang terdengar marah pak jepun berkata pada kemboja. "hr.....rgggg....hhh...kkkkk....." dengan suara aneh kemboja kembali melototi ayahnnya....
"plakkk....." terdengar suara tamparan dari pak Jepun di pipi kemboja.. "dasar anak kurang ajar, siapa yang mengajarimu melototi orang tuamu seperti itu" dengan suara yang amat kesal pak Jepun memarahi kemboja.
"Ayah kenapa sampai menampar kemboja seperti itu yah?" ibu peyoni yang tak tega anak nya di tampar hingga iya pun membela kemboja.
Disisi lain kemboja yang telah sadar akan dirinya sendiri pun meneteskan air matanya sebagai ungkapan sakit hatinya terhadap ayahnya.
Pak jepun yang melihat kemboja meneteskan air matanya lalu berkata "Apa kamu sudah menyadari akan kesalah mu itu?". Lalu kemboja berlari ke kamarnya dan terdengar "bruk.." suara bantingan pintu kamar kemboja.
Pak jepun yang melihat tingkah kemboja yang begitu aneh pergi mengetuk pintu kamar kemboja "heeyyy kemboja lebih baik buka pintu kamarmu siapa yang mengajarkan mu seperti itu!" kata pak jepun dengan suara yang terdengar keras dan kesal. "Sudah yah biarkan boja istirahat mungkin dia cape dan lelah" kata ibu peyoni dengan suarah yang lembut untuk menenangkan suaminya. Pak jepun yang mendengar istrinya bicara seperti itu lalu pergi meninggalkannya dan masuk ke kamar mereka.
Disisi lain kemboja yang merasa aneh akan dirinya tersebut menangis di balik selimutnya yang tebal. "kenapa ayah menamparku perasaan aku tidak berbuat apa-apa dan kenapa ranunculus menagis sambil memeluk bunda tadi?" guman kemboja dan menanyakan kepada dirinya sendiri untuk memastikan sebenarnya apa yang terjadi tadi. " lalu kenapa suara ku tidak mau keluar sihh apakah diriku akan bisu?" guman kemboja dan terus menangis di balik selimutnya itu...
__ADS_1
Di ruangan makan ibu peyoni menangkan ranunculus dan membawanya ke kamarnya. Saat ibu peyoni hendak ingin keluar dari kamar ranunculus, lalu ranunculus menahan tangan ibu peyoni dan berkata
" bunda tidur dengan ranun malam ini bun,, ranun takut dengan ka boja hu..hu..." .
Ibu peyoni yang melihat dan mendengar anaknya yang sangat ketakutan serta menangis pun tidak tega sehingga iya pun berinisiatif tidur di sebelah ranunculus. "Sudah jangan menangis anak cowok tidak boleh cengeng nanti tidak ganteng lagi " kata ibu peyoni yang menghibur anaknya yang agar berhenti menangis.
Ranunculus pun mendengar suara bundanya yang sementara tidur disebelahnya pun langsung memeluk bundanya dan berkata "bun ka boca tadi aneh sekali" kata ranunculus yang sudah berhenti menagis. " Apa yang aneh dari boja, ranun ? mungkin tadi boja kecapean sehingga dia mengerang pada ayah seperti itu mungkin dia tidak tahan" kata ibu peyoni yang menenangkan ranunculus agar tidak takut lagi. "Tidak bun... Tadi sebelum ayah dan bunda datang, ka boja melototiku dan matanya terlihat merah bunda" kata ranunculus yang meyakinkan bundanya. Mendengar itu, ibu peyoni pun berkata "Sudahlah mungkin tadi boja tidak tidur siang sehingga matanya begitu ranun" kata ibu peyoni yang meyakinkan lagi ranunculus agar tidak penasaran lagi..
Ibu peyoni yang mulai lelah karna seharian ini dia tidak istirahat lalu ketiduran bersama ranunculus di kamarnya ranunculus, tanpa merasakan keanehan akan sikap dari kemboja hari ini.
Hari semakin larut,, tidak terdengar suara dari penghuni rumah keluarga flower lagi... Hingga waktu menunjukan jam 01.00 kemboja yang sementara tidur tiba-tiba mendengar suara yang memanggil namanya " bo.... jaaa...... bo.... jaaa...... ". Tapi kemboja yang mendengar suara yang memanggil namanya tersebut berguman dalam hatinya " siapa yang memanggil namaku ... owh ini hanya mimpi" dengan posisi duduk di tempat tidur namun matanya masih tertutup, lalu kemboja kembali tidur lagi..
Namun, kemboja masih mendengar suara yang memanggilnya dan kali ini seakan -akan menarik tangan kemboja " bo.... jaaa...... bo.... jaaa...... Ayo bangun dan ikut aku". Kemboja dengan setengah sadar namun matanya masih tertutup kembali duduk kali ini dia bangun dari tempat tidur dan keluar berjalan sambil tanganya di julurkan ke depan seakan-akan ada yang menariknya keluar dari kamarnya. Dan kemboja berjalan teeus melewati ruangan santai , ruangan makan, kamar ayah dan bundanya, hingga di kamar ranunculus.
__ADS_1
Sementara itu, ibu peyoni yang tersadar untuk buang air kecil melihat ranunculus yang sudah tertidur berinisiatif kembali ke kamar tidurnya. Saat dia keluar dari kamar dia melihat kemboja yang berjalan melewatinya, dan dia pun menarik tangan kemboja untuk berhenti. " Boja, mau keamana kenapa jalan sambil matamu tertutup nak?" ibu peyoni yang menghentikan kemboja dan melihat tidak ada respon dari anaknya lalu berkata " owh,, mungkin dia sementara mengigau sambil berjalan , dasar boja" kata ibu peyoni sambil menarik tangan kemboja kembali ke kamarnya.
Sesampai di pintu kamar kemboja, tiba-tiba kemboja menghentikan langkah kakinya dan ibu peyoni yang sadar kalau dari tadi dia menarik kemboja seaka-akan ada yang menarik kembali kemboja untuk pergi berlawan arah dengannya sehingga terasa berat. Lalu, ibu peyoni berkata pada kemboja, " boja kenapa berhenti nak ayo masuk ke kamarmu". Dan kemboja yang matanya masih tertutup, tiba-tiba mengeluarkan suaranya
"hr.....rgggg....hhh...kkkkk....." . Ibu peyoni yang merasa ada ke anehan dengan suara kemboja lalu berkata sambil mengelus-eluskan kepala kemboja dan berkata dengan sangat lembut " Boja, ayo nak masuk kamarmu, jangan keluar nak ini sudah malam".
Kemboja pun mengikuti ibunya hingga masuk ke kamarnnya dan ibu peyoni yang merasa anaknya terlihat aneh langsung menidurkan kemboja dan dia pun tidur di samping kemboja agar nanti kemboja tidak keluar lagi dari kamarnya. "Kenapa tadi kemboja mengeluarkan suara seperti tadi dia menggeram di hadapan ayah?, mungkin dia terbawa hingga mimpi. Kasian boja selalu saja terbawa mimpi bila ada kejadian yang tidak bisa di lupahkannya, seakan-akan dia mengingatkan dirinya agar tidak lupa akan kejadi itu" guman ibu peyoni dalam hatinya sambil mengelus-eluskan rambut dan kepala kemboja.
Keesokan harinya..
Saat sang surya yang mulai keluar dari tempat persembunyiannya saat malam hari. Dan awan pun berganti warna terlihat lebih cerah .. Burung-burung pun menggeluarkan suaranya dengan nyanyiannya untuk membangunkan isi dunia ini... (maaf author kasih puisi sedikitπβΊπ)
Terdengar suara yang mengunjang-gunjang tubuhnya, "boja .. boja.. ayo bangun nak sudah pagi bangun dan mandi nak" suara ibu peyoni dengan sangat lembut namun saat kemboja membuka mata dia melihat bundanya yang sudah berpakain rapi dan terlihat memakai pakaian berwarna coklat keemasan atau pakain keki (pakain pegawai PNS) berdiri di samping tempat tidurnya . Lalu kemboja pun membuka matanya dan tersenyum sangat manis pada bundannya.. Lalu ibu peyoni bertanya pada kemboja "apakah suaramu masih hilang nak? "..
__ADS_1
Jawab kemboja dengan angukan . " oke baiklah nanti sore hari bunda mengantarkanmu kedokter untuk memeriksa yah!" kata ibu peyoni dengan suara yang sedikit cemas..
Author: hay guysπ€π€ maaf mungkin klau ad kata- kata penulisnya yang kurang di mengerti soalnya author baru belajar mohan like dan saranya yah biar author semangat untuk mengetikπ€π€ππππ Dan juga kaka jangan lupa votee author yah ππππ Terimakasih sudah membaca "selamat tahun baru yah " ... sekali lagi Happy New Year guysπ€π€π€