misteri kemboja

misteri kemboja
7. Kepanikan


__ADS_3

Akhirnya terdengar bel di pintu depan...


Lalu melati berkata pada mawar, " mauw cepat buka pintu !"


Mawar yang dengan kesal karna aktifitasnya di ganggu pun berjalan dengan malas kearah pintu...


"Ada apa dengan ranun?" tanya mawar yang melihat ranun tak sadarkan diri dan kakinya penuh dengan darah yang saat ini di gendong oleh berlin....


"Tadi kami di kejar anjing dan ranun yang digigit... tolong telpon ayahnya dulu" kata berlin dengan wajah cemas.


Mawar dengan sigapnya menelpon bibinya terlebih dahulu karena dia tau kalau pamannya ada diluar kota. Namun sudah berapa kali mawar menelpon tapi tidak dijawab sehingga dia pun menelpon pamannya.


Terdengar suara di seberang sana " Ada apa mawar, paman sedang rapat"


Dengan suara yang ketakutan mawar pun berkata pada pamannya " pam..mann.. ranun... digigit anjing lalu banyak darahnya..."


"Apa,, telpon bibimu dulu suruh bawa ke rumah sakit.. secepatnya!" kata pak jepun dengan suara memerintah..


"Aku sudah telpon bibi paman tapi bibi tidak menjawabnyaa mungkin bibi sementara kuliah".


"kalua begitu cepat telpon ka lili (ibu melati dan mawar), paman akan pulang segera menyusul ke rumah sakit juga"


"Baik, paman". jawab mawar dengan patuh.


Setalah ibu lili sampai mereka pun membawa ranun ke rumah sakit. Dirumah sakit mereka sementara sibuk mondar - mandir sementara ranunculus dirawat.


kemboja yang ketakutan hingga menanggis dia teringat kejadian seperti waktu ranun masuk ruamah sakit juga..


sementara melati sibuk mendiamkan kemboja. Disisi lain mawar terlihat gelisah karena menurutnya ini salahnya melepaskan adiknya pergi bermain sendiri.


Saat pintu di buka, ibu lili pun berkata "dok, bagaimana dengan keadaan keponakan saya?"


"keponaKan ibu tidak apa-apa tadi dia cuma kaget saja, sehingga dia pingsan dan lukannya juga tidak terlalu parah hanya masih di periksa lengkap dulu takutnya anjing itu mengidap virus rabies yang bisa di tularkan pada keponak ibu" kata dokter yang merawat ranunculus.


"jadi bagaimana dok, apakah keponakan saya harus dirawat dan samapai kapan hasilnya keluar dok? tanya ibu lili dengan kekhawatiran.


"sampai besok, baru hasilnya tes darah lengkapnya keluar dan kalau malam ini dia tidak demam berarti dia tidak terjangkit virus" kata dokter.

__ADS_1


"baik dok" kata ibu lili dengan sedih yang menghawatirkan keponakannya.


"kalau begitu saya permisi dulu, kalian bisa masuk kedalam melihat kondisinya dan kalau terjadi apa bisa tekan bel yang ada di samping tempat tidur pasien".


****


Jam pun menunjukan pukul 4 sore ibu lili yang menyadari kalau kemboja, mawar dan melati belum makan siang pun menyuruh mereka pergi makan siang di kantin rumah sakit.


****


Dan saat mereka kembali dari kantin mereka melihat ibu peyoni yang sudah ada dalam kamar ranunculus. Dan mereka pun menyalim ibu peyoni .


****


Tiba-tiba terlihat ada orang yang berlari masuk ke kamar rawat ranunculus dengan muka yang pucat dan berkeringat lalu berkata " bagaimna keadaan ranun ka" tanya pak jepun kepada ibu lili.


"kata dokter dia sudah tidak apa-apa, dan masih tunggu hasil tesnya besok karena takutnya anjingnya membawa virus rabies yang dapat menularkan pada ranun" kata ibu lili dengan nada yang khawatir.


****


Disisi lain kemboja melihat ayahnya yang duduk di sebelah ranjang ranun dengan wajah yang begitu khawatir selalu mengelus-elus rambut ranun.


Terlihat jelas perbedaan kasih sayang yang diberikan pak jepun kepada kemboja dan ranunculus. Bagaimana tidak, pernah disuatu waktu kemboja yang sakit panas dia tidak pernah dibawah kedokter oleh ayahnya namun bila ranun yang sakit walapun hanya flu selalu dibawah ayahnya kedokter. Namun kemboja tidak pernah mempermasalahkan hal itu karena dia sangat menyayangi adiknya


****


Keesokan harinya pak Jepun dan ibu peyoni tidak masuk kantor karena hari ini mereka ijin di kantornya masing-masing.


Dan hasil tes ranunculus pun keluar dan ternyata dia negatif terinfeksi virus rabies sehingga dia di perbolehkan pulang dan pak jepun megendong ranunculus dan membawa ke mobil.


Saat mereka tiba di rumah pak Jepun tidak teringat lagi dengan tugas yang dia berikan pada kemboja dan ibu peyoni juga tidak mengingat bahwa dia sudah berjanji mengatar kemboja ke dokter namun kemboja tidak mempermasalahkan hal itu karena dia mengetahui bahwa kedua orang tuanya sedang sibuk merawat ranunculus.


****


Ranunculus yang terbaring lemah di kamaranya yang terlihat kehilangan nafsu makanya.


Melihat hal itu pak Jepun pun bertanya pada ranunculus " ranun mau makan apa nanti ayah belikan?".

__ADS_1


Dengan suara yang lemah ranun pun menjawab " ranun hanya mau makan bubur ayam ayah"


" Baiklah ayah pergi beli dulu " lalu pak jepun pun meniggalkan kamar ranunculus dengan tergesa-gesa.


Sementara itu ibu peyoni masih didalam kamar ranunculus dan dia pun menganti pakaian ranunculus.


Disisi lain kemboja yang sementara di kamarnya merasa badanya terasa ditendes oleh sesuatu sehingga terasa berat sampai-sampai dia tidak bisa menggerakan kaki dan tangannya.


Kemboja pun menagis dalam kamarnya namun dia tidak mengeluarkan suara karena dia tau bahwa kedua orang tuannya masih sibuk dengan adiknya.


Terlihat kemboja memberontak dalam kamarnya dan air matanya terus mengalir dia merasa badanya semakin keram ....


Disisi lain ibu peyoni yang habis mengantikan pakain ranun pun ingin pergi melihat boja di kamarnya.


Sesampainya di kamar kempoja ibu peyoni yang melihat anaknya yang sementara merontak di tempat tidur pun berkata "boja ,,, nak kamu kenapa?"


"buun..." kali ini suara kemboja terdengar jelas namun suaranya tidak terlalu besar.


Lalu ibu peyoni yang merasa ada keanehan pada anaknya dia pun berniat untuk membanggunkan kemboja untuk duduk.


Saat ibu peyoni mengangkat tubuh kemboja dia merasa kemboja memberatkan tubuhnya sehingga dia tidak bisa terangkat.


Lalu ibu peyoni pun berkata " nak, jangan kamu menahan dirimu tetap tidur biarkan bunda mengangkatmu"


Lalu kemboja pun menjawab bundannya dengan terus menggelengkan kepalnya..


Saat pak Jepun tiba dia melihat ibu peyoni yang sementara berada di kamar kemboja dan dia pun masuk kedalam kamar kemboja..


"Ada apa bun" tanya pak jepun.


"ini yah, boja tidak bisa bergerak untuk didudukan" kata ibu peyoni dengan cemas.


"Sini biar ayah yang dudukan, dasar anak ini selalu saja buat orang khawatir dengan sikap anehnya"


Namun saat pak jepun mengangkat kemboja untuk duduk ternyata dia bisa namun agak sedikit berat. lalu pak jepun pun berkata" jangan kunci dirimu dasar anak bodoh.. kalau kmu kunci dirimu kamu tidak bisa bergerak" (kunci diri istilah di desa hijau untuk memberatkan badan agar saat orang lain mendorong atau mengangkat akan terasa berat dan juga sebagai pertahan diri untuk tidak merasa sakit bila di pukul).


Tiba- tiba terdengar suara tangisan dari ranunculus dan memanggil bundanya " bunda... hu... hu....bunda... hu.. hu..."

__ADS_1


Author: hay guys๐Ÿค—๐Ÿค— maaf mungkin klau ad kata- kata penulisnya yang kurang di mengerti soalnya author baru belajar mohan like dan saranya yah biar author semangat untuk mengetik๐Ÿค—๐Ÿค—๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜๐Ÿ˜ Dan juga, jangan lupa votee author yah .....


__ADS_2