
"Apa yang ayah lakukan kepada kemboja sehingga dia terlihat murung" tanya ibu peyoni dengan suara yang terdengar marah....
"Bruk.. bruk", terdengar suara bantingan koran yang tadi dibaca pak Jepun di atas meja. " huhh, anak itu yang bersalah" kata pak Jepun dengan menarik napasnya yang terdengar seperti putus asa.
"Kenapa ayah selalu menghukum kemboja seperti itu ayah di masih kecil baru berumur 9 tahun Yah" dengan suara yang terseduh-seduh ibu peyoni membela kemboja.
"Apakah tidak kamu tau kalau anak seusianya perlu dididik agar kalau dia besar tidak perlu lagi melakukan kesalahan yang sama" jawab pak Jepun dengan suara yang lantang dan tegas.
__ADS_1
Kemboja yang melihat kedua orang tuanya bertengar tidak tega sehingga dia yang selesai menyimpan barang belanjaan bundanya di atas meja lalu menagis dengan tersedu-sedu.
Tapi kali suara tangisan kemboja sangat aneh sekali seperti mengeluarkan suara yang terputus-putus. Ibu peyoni yang mendengar suara tangisan anaknya yang begitu aneh tidak tega sehingga dia mengutarakan isi hatinya kepada suaminya " Apakah ayah tau kalau anak yang seusia kemboja kalau berbuat salah itu wajar yah dan setiap kali klau ayah menghukum kemboja dia selalu bergurau dalam mimpinya".
kejadian waktu masa lamapau:
Waktu itu kemboja yang selalu menjaga adiknya dan selalu bermain dengan adiknya karena kedua orang tuanya sibuk dan di kala itu kemboja dan ranunculus terpaksa di titipkan di bibinya yakni ibu dari melati dan mawar. Dan kala itu kemboja yang bermain dengan adiknya di samping rumah bibinya dibawah pohon jambu. saat itu kemboja sibuk memunggut jambu yang jatuh dan bibinya sibuk masak di dapur lalu saat itu ranunculus meminta buah jambu pada kemboja dia ingin memakanya. Kemboja yang tidak tega kepada adiknya yang sudah hampir mengeluarkan suara tangisannya itu langsung memberikan buah pada ranunculus. Ranunculus yang belum pernah sekali memakan buah jambu karna selalu di larang ayahnya, dengan wajahnya yang berbinar- binar dan polosnya langsung memakan jambu itu dengan menelan utuh- utuh jambu itu karna jambu itu berukuran kecil jadi muat dalam mulutnya yang mungil tersebut dan alhasil di kerongkonganya terjekik oleh buah jambu itu. Bibinya yang mendengar suara kemboja yang terus memanggil namanya akhir melihat ranunculus yang yang memegang mulutnya dan menagis.
__ADS_1
"Apa yang terjadi pada adikmu boja?". " Ranunculus menelam buah jambu bi" jawab kemboja dengan ketakutan. "Apahh... Ayo kita bawa ke Rumah sakit"
kemboja dengan bibinya pergi kerumah sakit untuk meminta pertolongan mengeluarkan buah jambu tersebut. Pak Jepun yang mengetahui hal itu marah dan memberikan hukuman pada kemboja yaitu dengan memukulnya dengan sapu lidi karena tidak menjaga adiknya. Dari situ lah trauma yang selalu menimpah kemboja sehingga di setiap malam hari dia selalu bergurau dalam mimpinya " Ampuni boja ayah" hingga mengeluarkan air mata. Namun ibunya selalu memanjakan anak ceweknya tersubut sehingga terkadang kemboja lupa dengan ingatan tersebut..
Kejadian saat ini:
pak Jepun yang melihat istrinya yang pergi memeluk kemboja langsung beranjak dari ruangan tersebut kembali ke kamarnya. Melihat putrinya yang terisak dan namun suaranya tedengar seperti menghilang dan teputus-putus tak tega lalu dia berkata dalam pelukannya " Boja diamlah nanti bunda belikan apa saja yang kamu minta". Kemboja yang mendengar suara ibunya tersebut lalu diam dan melepaskan pelukan ibunya dan berkata pada ibunya " b........r b....u" kata kemboja dengan suara yang tidak jelas dan terputus-putus yang terdengar seperti orang bisu yang tidak bisa bicara dengan jelas. "boja kamu kenapa jawab bunda nak?" dengan mengunjang-gunjang bahu kemboja deng panik. "Ayah....Ayah" suara ibu peyoni yang memanggil suaminya dengan kepanikan
__ADS_1
Author: hay guysπ€π€ maaf mungkin klau ad kata- kata penulisnya yang kurang di mengerti soalnya author baru belajar mohan like dan saranya yah biar author semangat untuk mengetikπ€π€ππππ Dan juga kaka jangan lupa votee author yah ππππ Terimakasih sudah membaca πππ