Misteri Kris Petir

Misteri Kris Petir
Episode 12 Musuh yang Tangguh


__ADS_3

Selepas kejadian itu Malik dan kedua temanya itu pergi ke sebuah padepokan untuk mampir istirahat.


Sesampainya di padepokan tersebut. Ki, asep menyambut kedatangan panji.dan kedua temanya dengan sangat hangat


Ki, asep : eh nak panji, mari nak. Wah sudah sering sering mampir ya ke padepokan kami ini


Ulas ki, asep, ki asep kemudian membawa mereka ke ruang tamu untuk ber cerita cerita.


Namun kedatangan mereka ke padepokan tersebut. Malah membawa bencana pada padepokan itu.


Tidak lama dari kedatangan mereka ke padepokan itu. Segerombolan istana datang menuju padepokan itu untuk menangkap Malik dan temanya.


Tiba-tiba mereka mendengar suara orang orang yang sedang bertarung.


Panji : kik, rasanya ada orang yang bertarung di luar


Ulas panji


Rupanya yang mereka dengar itu. Adalah pasukan istana kerajaan sedang menyerbu padepokan itu.


Lalu Malik dan kedua temanya ber gegas memastikan bahwa. Pertarungan itu benar nyata atau tidak.


Sesampainya mereka di luar padepokan tersebut. Pasukan istana sedang menyerang padepokan itu dengan jumlah pasukan yang sangat banyak.


Mereka yang melihat begitu banyak nya pasukan istana tidak ber kutik dan lalu di tangkap di bawa ke istana.


Namun sebelum mereka di tangkap. Sempat terjadi sebuah pertarungan satu melawan satu.


Dimana Malik kembali berhadapan dengan seorang Patih Kerajaan. Dan panji berhadapan dengan Adipatih begitu juga dengan sanca yang berhadapan dengan senopati istana.


Patih Kerajaan : hei Malik kita kembali bertemu lagi. Untuk hari ini kamu akan saya bawa ke istana untuk di hukum gantung.


Ulas Sang patih tersebut


Namun panji yang mendengar perkataan Sang patih itu. Ia menjawap perkataan orang itu sebelum mereka di tangkap


Panji : hei Sang patih Kerajaan. Kamu belum cukup ya, dikasi pelajaran tempo lalu. Apa kamu mau lagi.di buat kabur seperti di kejar binatang hahaha


Kata panji


walaupun nyali panji setinggi gunung, akan tetapi.pada saat posisi seperti itu nyalinya yang seperti gunung itu tiba-tiba.ciut seperti tikus melihat kucing. Lantaran pasukan istana saat itu. Begitu banyak untuk menangkap mereka


Patih : hei anak tuyul. Aku akui memang nyalimu memang cukup akan tetapi.pada posisi nya seperti ini kamu harus di kasi pelajaran agar mulutmu yang bau terasi itu diam

__ADS_1


Panji : dasar keparat.kalau mau bertarung jangan bawa pasukan yang banyak.Itu baru kesatria


Ulas panji kembali


Namun kedua pasukan istana yang baru itu.sudah tidak sabar ingin menghajar mereka sampai babak belur


Hingga pertarungan pun kembali terjadi satu melawan satu. Dimana semua pasukan bawahan istana tidak ikut campur dalam pertarungan tersebut


Malik yang bertarung melawan Patih Kerajaan. Ia tterlebih dahulu menumbangkan lawanya. Ketika Sang patih tersebut kalah ia. Langsung mengeluarkan senjata pusaka miliknya lalu menyerang malik tanpa ampun.


Sedagkan panji yang bertarung melawan mahesa. Tidak begitu lama pertarungan itu panji pun di buat tepar hingga tak berdaya


Lantaran ilmu Sang Adipatih tersebut sangat lah begitu tinggi. Dimana panji yang sudah mengeluarkan ajian rawa rontek nya. Namun ajian itu malah tidak mampan. Lantaran seorang mahesa tersebut memiliki ilmu yang tidak bisa di sentuh


Lalu mahesa tersebut mengeluarkan ajian membelah jiwa. Hingga tujuh bayangan keluar dari tubuh mahesa.lalu membuat panji hingga babak belur tidak ber kutik


Sedangkan sanca yang melawan soca. Baru satu jurus saja.sanca sudah di buat tumbang lalu di tangkap dan di ikat oleh bawahan pasukan istana.


Sedangkan malik yang masih jual beli serangan bersama patih Kerajaan itu.ia kemudian di kroyok oleh pasukan istana.


hingga tidak bisa menahan serangan lawan.lantaran begitu banyaknya yang mau memukulinya


Setelah mereka bertiga sudah ditangkap lalu di ikat. Seluruh pasukan istana pergi pulang menuju Kerajaan


dengan mengikatkan tali yang mengikat mereka.lalu mengikatnya ke kuda hingga kuda tersebut menyeret tubuh malik dan dua temanya


Sesampainya di istana. Putri ayu yang melihat malik di siksa si seret oleh kuda. Ia memohon mohon agar malik di bebaskan


Putri ayu : ayahanda tolong bebaskan kakang malik ayah .dia yang menolong ayu waktu masuk jurang dulu. Ayu mohon ayah


Raja jingga : putri ku, peraturan dan hukuman tidak bisa di ganggu gugat. Pengawal gantung ketiga pengacau istana ini sampai mati.


Ulas Sang Raja


Hingga saat itu exsekusi mati di laksanakan oleh pemimpin kerajaan. Namun hukum gantung tersebut tidak membuat mereka mati


Melainkan tali yang menggantung mereka terus putus.dan putus hingga tali yang mau menggantung mereka ahirnya habis


Lantaran jimat yang ada di leher mereka ber pungsi karna sedang ter desak. Lalu Sang Raja jingga itu menyuruh pengawalya untuk di hukum penggal


Dan lagi lagi jimat yang ada di leher mereka kembali ber pungsi. Dimana hukum penggal tersebut membuat pisau yang memenggal leher mereka


malah menjadi sompel karna tidak mampan.seperti pedang yang menebas batu

__ADS_1


Lantaran jimat yang ada pada leher mereka masih ter ikat di leher malik da dua temanya.


Hingga sang Raja tersebut geram karna pengacau istana tidak bisa di bunuh. Kemudian Raja jingga menyuruh pasukan istana untuk memasukkan malik dan dua temanya ke dalam penjara


Raja jingga : pengawal bawa ketiga ****** busuk ini ke sel tahan dan jangan kasi makan sampai mereka bertiga mati kelaparan


Ulas Sang Raja jingga


Lalu pengawal istana membawa mereka ber tiga dan di masukkan ke penjara.


Panji : wahh rupanya yang guru malik katakan tadi benar tentang jimat ini. Datuk terimakasih atas jimat yang kamu berikan ini


Kata panji sangking bahagianya tidak jadi mati


saat malam tiba di bawah terangnya bulan


Putri ayu kemangi terlihat sangat cemas kapada malik lantaran Raja mau membunuh nya.


Ia kemudian pergi diam diam menemui malik teman kecilnya


Putri ayu : kang malik


Malik : oh ayu, kenapa kamu datang kesini, nanti romomu tau kalau kamu diam diam masuk ke penjara ini


Putri ayu : aku hawatir tentang keselamatan kakang . Dan ayu takut kalu romo benar benar membuat kakang mati dalam penjara ini


Ulas Sang Putri ayu. Panji yang merasa risih dengan perkataan ayu. Karna menurutnya putri ayu sangat lebai tentang menghawatirkan keselamatan malik.Sudah tahu malik orang nya tidak bisa mati malah di perhati in


Panji : buehhh mau muntah dengarnya. Putri ayu. Putri ayu tidak perlu menghawatirkan kami dan malik karna kami bukan anak kecil yang selalu di perhatiin


Ulas panji


Karna menurut panji keluar dari dalam istana sangat lah hal mudah


Yaitu dengan mengeluarkan ajian rengka gunungnya.dinding dinding penjara itu nanti akan jadi roboh jika ia mau menggunakannya


Malik : putri ayu. Sebaiknya putri cepat pergi.sebelum romo tuan putri tau keberadaan tuan putri disini nanti hukuman kami malah bertambah


Ulas malik. Setelah mendengar perkataan malik.putri ayu kemangi langsung pamit pergi untuk masuk ke kamar istana


Dimana panji yang sudah tidak sabar keluar dari penjara itu. Ia langsung membuat ancang ancang. Lalu mengeluarkan ajian rengka gunungnya hingga dinding penjara itu roboh seketika


Lalu mereka bertiga langsung pergi berlari meninggalkan istana.?

__ADS_1


__ADS_2