
Sore itu.?
Malik yang sedang bersama panji, malik merasa bersalah kepada ayu, karna ia tadi meninggalkan ayu tanpa pamit.
Dengan rasa bersalah malik berniat menemui ayu, dengan datang ke kota kerajaan, lalu ia mengajak panji untuk pergi ke kerajaan untuk menemui sang ayu putri raja.
Malik: kang panji, ayo kita ke kota kang, aku ingin meminta maaf pada ayu, karna meninggalkan dia tadi.
Setelah itu malik dan panji, pergi berjalan menuju kota kerajaan, namun di perjalanan menuju kota, mereka di hadang oleh sepasang pendekar.
Sepasang pendekar : Hei kalian orang yang sedang ber jalan, tunggu kami ingin ber tanya
Malik dan panji berhenti berjalan, karna mereka di panggil seseorang yang tidak dikenal.
Malik : iya kang, ada yang bisa kami bantu
Tujuan sepasang pendekar itu menghadang mereka, yakni ingin bertanya apa betul malik dan panji pernah menghajar kakek tua tempo lalu.
Karna yang mereka hajar tempo lalu adalah guru sepasang pendekar tadi.
Sepasang pendekar : apa benar kalian menghajar guru kami ranu aji tempo lalu.
Ulas si pendekar.
Panji yang merasa enteng ke semua orang, ia menjawap pertanyaan sepasang pendekar tersebut.
Panji : oooh,jadi kalian murit si tua bangka itu, yang kepalanya sekeras batu itu hahaha
Sepasang pendekar : kurang ajar, setan giling.itu guru kami namanya guru ranu aji, bukan si tua bangka.
Panji: Jadih kalian mau apa, mau bertarung, ayoo,, biar kalian saya kasi pelajaran seperti si tua bangka itu
Ulas panji.
Lalu sepasang pendekar tadi yang sudah emosi, karna guru mereka di hajar oleh panji dan si malik,mereka langsung menyerang panji secara bersamaan, sedang si malik hanya duduk melihat pertarungan itu.
Panji yang sedang duel dengan sepasang pendekar tadi, awal-awalnya ia mampu menumbangkan sepasang pendekar itu.
Namun karna sepasang pendekar itu yang kalah, mereka lalu mencabut senjata golok mereka yang cukup sakti, dimana golok mereka berdua memiliki racun yang sangat mematikan, karna golok mereka sudah di lumuri racun-racun binatang yang ber bisa.
Malik yang sedari tadi menyaksikan pertarungan itu, ia merasa bahwa senjata yang di gunakan kedua pendekar itu, bukan lah senjata biasa.
Lalu Ia kemudian beraksi membantu si panji, dengan kemampuan kesaktian yang mereka miliki,kedua pendekar tersebut ahirnya mereka buat tumbang dan lemas tak berdaya.
Panji : hei sepasang semut liar, saya pikir tadi kalian orang hebat, rupanya kalian tidak begitu tangguh buat saya weleh-weleh hahaha
Dengan lantamnya panji bicara seperti itu.
Sesudah pertarungan itu, malik dan panji kembali berjalan menuju jalan ke kota, untuk menemui ayu kemangi.
Setibanya di pintu gerbang kerajaan, malik bertanya kepada pasukan kerajaan apa putri ayu sedang ada di istana.
Pengawak istana itu pun langsung mengatakan bahwa putri ayu sedang keluar istana untuk menemui seseorang.
__ADS_1
Kemudian Malik pun menjawab perkataan pengawal tersebut.
Malik : seseorang pak, kalo boleh malik tahu orangnya siapa pak, laki-laki , atau perempuan pak.
Ulas malik
Pengawal istana : tuan putri ayu kemangi sedang keluar menemui kakek dari ibunya, nanti putri ayu juga akan kembali.
Kata si pengawal itu, setelah mendengar perkataan pengawal istana, panji mengajak malik untuk pergi ke sebuah padepokan, yang agak jauh dari tempat mereka.
Setelah panji dan malik sampai di padepokan tersebut. Mereka melihat anak muda se usia mereka sedang berlatih beladiri, lalu kemudian ketua padepokan itu datang menemui panji dan si malik.
Rupanya ketua padepokan itu adalah panji yang orang kenal, tujuan mereka mampir ke padepokan tersebut, hanya sekedar mampir sekaligus berkunjung saja, karna panji sudah tidak lama bertemu ketua padepokan itu yang bernama, ki asep
Ki asep: oh panji , sudah lama sekali kamu tidak mampir ke padepokan kami ini nak panji
Panji : begini ki, ahir-ahir ini, panji lagi sibuk dengan hal lain ki,,
Malik yang baru mengenal ki asep itu dirinya tidak terlalu banyak bertanya dan ber bicara, karna yang di pikiranya saat itu adalah ingin bertemu ayu kemangi.
Ki, asep : oh ya panji, kawan kamu ini namanya siapa,nak
Malik : ohh,, saya pak, nama saya malik pak
Ulas si malik, namun di tengah-tengah pembicaraan mereka, segerombolan berkuda datang ke padepokan tersebut.
Segerombolan berkuda itu adalah,pendekar dari utara, yang bergelar pendekar elang dari utara, tujuan mereka datang ke padepokan tersebut sama seperti malik dan panji, yakni ingin cuma berkunjung.
Beralih ke ayu yang sudah sampai istana,
ia sudah pulang,dan sesampainya di istana,pengawal istana mencegat nya untuk mengatakan bahwa, tadi ada dua orang pemuda yang sedang mencarinya.
Pengawal istana : tuan putri ayu,
Ayu kemangi: iya pengawal, ada apa,,
Pengawal istana : ampun tuan putri, tadi ada dua orang pemuda yang mencari tuan putri, tapi mereka sudah pergi dari tadi,tuan putri.
Ayu kemangi : siapa pengawal, katakan namanya siapa dan orang mana pengawal.
Karna kedua pengawal itu,tidak mengetahui nama orang yang mencari tuan putri ayu, mereka berkata yang sebenarnya.bahwa mereka tidak tahu namanya dan asalnya.
Beralih ke si malik dan panji,,
Malik dan panji yang sedang ber ada di padepokan tersebut,mereka berniat untuk pamit pulang karna, malik masih ingin menemui ayu kemangi.menurutnya ayu pasti sudah kembali pulang ke istana.
Panji : ki, asep kami ingin pamit pulang dulu ya, ki, karna kami masih ingin menemui seseorang.
Ulas si panji.
kemudian Setelah malik dan panji pergi dari padepokan tersebut,mereka kembali lagi berjalan menuju kota kerajaan,
Akan tetapi,di tengah-tengah perjalanan, sepasang pendekar tadi kembali menghadang mereka dengan membawa empat orang kawan.
__ADS_1
Sepasang pendekar : hei kedua pendekar, tunggu,,
Malik dan panji yang melihat kedua pendekar tadi,dengan membawa kawanya empat orang, merasa bahwa kedua pendekar tadi,pasti ingin membalas atas kekalaha mereka tadi saat bertarung.
Panji : wah,, wah wah tadi sepasang pendekar,sekarang bertambah, mau main keroyokan yah.
Ulas si panji.
Dengan sombongnya panji, ia langsung menyerang pendekar tadi untuk memberi pelajara, namun karena mereka ber enam, panji malah kewalahan melawan enam orang tersebut.
Akan tetapi, walaupun ia kewalahan melawan enam orang itu, ia sama sekali tidak meminta bantuan kepada si malik.
Dengan pertarungan yang cukup lama,dan juga jual beli serangan,panji kemudian tumbang di buat enam orang pendekar itu,lantaran ia kalah karna di keroyok enam pendekar tadi.
Malik yang melihat panji sudah kewalahan lalu kemudian tumbang, ia ingin membatu si panji, akan tetapi panji menolak,karna menurutnya walaupun ia tumbang ia masih mampu menghadapi enam orang pendekar itu.
Panji yang sudah kalah tadi, ia kemudian mengeluarkan senjata pusakanya, yaitu seruling sakti miliknya ,
Panji yang merasa tidak mampu mengalahkan enam orang itu, ia kemudian mengambil seruling miliknya, untuk menaklukkan lawan tersebut.
Malik yang penasaran dengan pusaka miliknya si panji, ia dengan sangat santanya melihat dan menonton pertarungan itu, hingga panji yang mengeluarkan seruling sakti miliknya ia kemudian meniup seruling itu
Hingga, suara dari seruling itu terdengar sangat bising, dan ke enam pendekar itu yang mendengar suara alunan seruling itu,telinga mereka sangat terasa bising dan sakit,hingga panji yang melihat lawanya sudah kesakitan mendengar alunan suara seruling miliknya.
Ia langsung mengeluarkan, ajian pamungkas nya, yaitu, ajin rengka gunung dimana ajian rengka gunung itu, jika panji gunakan,sebuh bayangan manusia keluar dari tubuhnya,
lalu keluar berlari melesat, hingga bayangan itu menghajar satu persatu musuhnya sampai ter kapar kesakitan.
Malik yang menyaksikan pertarungan itu, ia merasa kagum atas ajian rengka gunung milik si panji.
Setelah pertarungan itu ber ahir, mereka berdua kemudian meneruskan perjalanan menemui ayu kemangi.??
Sesudah malik dan panji sampai di gerbang istana, ia kemudian meminta tolong pada pengawal kerajaan untuk menemui ayu.
Namun pengawal kerajaan itu malah membentak si malik, karna menurut mereka hanya berpangkat tinggi lah yang bisa menyuruh mereka.
Pengawal kerajaan : hei anak muda, siapa kau dan apa pangkat mu, sehingga kamu berani menyuruh kami seorang tentara kerajaan.
Walaupun malik yang mendengar perkataan pengawal kerajaan itu terasa tidak enak, ia kemudian meminta maaf dan kembali meminta tolong untuk memanggil putri ayu kemangi.
Dan lagi-lagi pengawal itu tidak mau di suruh suruh, apalagi sama orang yang tidak punya pangkat.
Panji yang merasa tidak suka, atas omongan para pengawal kerajaan, ia kemudian membalas perkataan pengawal kerajaan itu.
Panji : hei setan alas, walaupun kami hanya rakyat biasa akan tetapi kami adalah teman putri ayu kemangi.
Ulas si panji, namun karna pengawal itu tidak percaya dengan perkataan si panji, pengawal itu pun marahah karna, panji mengatakan mereka sebagai setan alas, dan pengawal itu pun menyerang panji dan si malik.
Panji yang mempunyai keberanian melebihi gunung, ia sangat suka sekali kalau ada orang yang mau bertarung dengan nya, sedangkan si malik yang tidak suka akan perkelahian ia malah diam dan tidak bicara.
Lalu pengawal itu pun langsung menyerang panji,, dengan menggunakan alat tombak yang mereka pegang saat itu.
panji yang suka dengan keributan dan ahli dalam bela diri,dengan sangat gampangnya panji mengalahkan pengawal itu.
__ADS_1
Tidak butuh lama panji menghindar dari serangan pengawal itu,lalu ia kemudian memukul wajah dua pengawal tadi,dan juga menendanya perut nya,hingga langsung terkapar dan mukaknya sampai ber darah darah.
Setelah panji menghajar kedua pengawal kerajaan itu, ia kemudian mengajak malik untuk kabur,agar tidak ketahuan bahwa mereka sedang menghajar pengawal tersebut.??