Misteri Kris Petir

Misteri Kris Petir
Episode 13 Lahirnya pendekar golongan putih


__ADS_3

Di sebuah goah.seorang pemuda bernama surayadi. Sedang melakukan Tapah.untuk menambah ilmu kesaktiannya.


Surayadi adalah dulunya orang biasa. Namun karna kedua orang tua beserta adiknya di bunuh oleh para perampok


Ia kemudian menuntut ilmu pada seorang guru bernama manik Arya. Surayadi menuntut ilmu bela diri.selama dua tahun dan menguasai semua ilmu ilmu silat yang di turunkan manik Arya gurunya.


Setelah surayadi menguasai ilmu silat manik Arya. Sang guru tersebut menyuruh surayadi. Untuk bertapah di sebuah goah yang sangat ter kenal banyak mahluk tatkasat matanya.


Di bawah pohon.pohon besar. Di bawah bukit. Ada sebuah goah yang di masuki oleh surayadi untuk melakukan Tapah.


Hari itu.


Surayadi sudah genap melakukan Tapahnya selama tujuh purnama. Tujuh kemarau tujuh kali bulan purnama tujuh tahun ber Tapah.


Saat ia sedang bertapah. Se sosok mahluk tatkasat mata ber bicara padanya.


Mahluk tatkasat mata :hai surayadi. Bangunlah dari Tapah mu dan bukalah matamu. Surayadi. Tapah mu sudah usai bangunlah dan bangkit lah


Surayadi yang mendengar suara tersebut. Ia langsung membuka matanya yang. Terpejam selama tujuh tahun lamanya.


Sang mahluk tersebut. Memberikan sebuah pusaka cambuk .dan enam jarum kepada surayadi. Yang akan di wariskan pada surayadi


Mahluk tatkasat mata : surayadi dengarlah cambuk ini sudah menjadi milikmu mulai hari ini. Dan begitu juga jarum ini sudah menjadi milikmu. Semua benda benda ini akan aku berikan setelah aku menanam jarum ini di tubuhmu


Kata mahluk jhin tersebut. Mahluk tatkasat mata yang ber bicara pada surayadi tadi adalah se sosok jhin. Yang akan mewariskan pusaka pada surayadi


Mahluk jhin : surayadi mulai hari ini namamu akan aku ganti menjadi indra sena. Karna pusaka pusaka ini adalah serangkuman dari namamu yang sekarang


Rupanya Mahluk tersebut menggati nama surayadi menjadi indra sena. Karna jarum yang enam biji ituh ada kaitannya dengan nama indra sena.


Mahluk jhin : indra sena dengar baik baik perkataan ku. Cambuk api yang aku pegang ini memiliki kesaktian. Jika kamu mengibaskan ya pada manusia yang tidak punya ilmu. Maka tubuh orang itu akan remuk dan jika kamu mengibaskan cambuk ini pada orang yang ber ilmu maka. Tubuhnya akan terasa ter bakar. Dan jika kamu mengibaskan ini satu kali ketanah maka. Tanah itu akan ter belah menjadi dua. Dan jika kamu mengibaskanmya dua kali maka. Tanah itu akan ter tutup sendiri.


Rupanya cambuk api milik indra sena memiliki ilmu tersendiri di mana ia mengibaskan cambuk tersebut. Maka akan mengakibatkan luka dalam.


Mahluk jhin : indra sena. Jarum yang aku pegang ini guna jarum ini adalah mata batin mu akan terbuka dan tubuhmu akan terasa cepat pulih jika ber tarung .dan satu lagi jika kamu menendang sebuah batu. Maka batu itu akan retak ter pecah menjadi dua.

__ADS_1


Lalu mahluk jhin tersebut langsung menanam jarum itu pada tubuh indra sena. Setelah pemasangan usai. Mahluk tersebut menyuruh indra sena untuk menumpas kejahatan dan ber pihak pada kebenaran


Kemudian indra sena di suruh mahluk jhin tersebut.untuk pergi menumpas orang orang yang melempang dari kebenaran


Siang itu. Di bawah teriknya mata hari tiga orang pemuda yang bernama Malik.panji dan sanca sedang ber jalan tanpa arah. Lantaran mereka baruh saja kabur dari penjara istana


Di sebuah gubuk tujuh orang sedang melakukan siasat untuk membunuh pemuda bernama Malik dan kawan-kawannya


Tujuh orang tersebut adalah empat siluman kelelawar dan dua orang pendekar golok racun dan guru mereka ranu aji


Mereka mengatur sebuah siasat untuk membasmi. Pemuda tadi bernama Malik panji dan sanca. Setelah siasat sudah di atur lalu kemudian mereka pergi ber pencar mencari keberadaan musuh mereka


Di bawah teriknya mata hari.malik dan kedua sahabatnya masih berjalan entah tujuan kemana. Lalu mereka memutuskan untuk ber istirahat di sebuah bawah pohon


Namun istirahat mereka di halangi oleh. Sebuah pedang yang terbang melayang hingga ter tancap di pohon yang mereka ber istirahat tadi


Panji : kurang ajar,, hey siapa yang melempar pedang ini kalau kami kena apa mau kalian tanggung jawab


Ulas panji sangking kagetnya.kemudian datanglah empat orang wanita dari arah timur yang berjulukan siluman kelelawar. Untuk membinasakan malik dan kedua sahabatnya


Ke tiga orang itu adalah sepasang golok racun dan gurunya ranu aji. Yang tadi mengatur siasat untuk membasmi mereka ber tiga


Ranu aji : kita ber temu lagi anak iblis


Kata orang itu yang bernama ranu aji kepada panji.


Panji : wah masih hidup rupanya kamu kakek peot.mau di kasih mapus lagi kakek bau tanah. Tapi kalau ingin bertarung jangan main keroyokan satu lawan satu baru adil


Guru siluman kelelawar : hari ini dan seterusnya nama kalian sudah diganti menjadi mayat. Karna hari ini adalah hari ter ahir kalian bisa berjalan di atas tanah


Kata guru dari ke empat siluman kelelawar tadi. Dan lagi lagi nyali panji yang setinggi gunung itu kembali ciut. Karna melihat lawan yang menghampiri mereka adalah orang orang tangguh


Mendengar perkataan kedua musuhnya itu. Malik kemudian angkat bicara membalas per kataan kedua musuh mereka


Malik : mati. Nyawa.bukan di tangan kalian telur telur busuk. Aku sangat menyesal hari itu tidak membunuh kalian

__ADS_1


Kata malik. Karna malik dulu tidak langsung membunuh lawanya itu. Malah ia membawanya pada seorang tabib untuk di obati luka dalamnya.


Hingga pertarungan pun kembali terjadi lagi. Di mana malik langsung ber hadapan dengan ranu aji dan guru siluman kelelawar tadi


Dan panji ber hadapan dengan kedua sepasang golok racun murit guru ranu aji. Sedangkan sanca berhadapan dengan empat siluman kelelawar tersebut


Malik yang di serang oleh kedua musuhnya itu. Ia terlebih dahulu membuat ranu aji tumbang dan ia kemudian di buat ter kapar oleh guru siluman kelelawar tadi


Malik : gila kalau seperti ini ilmu kesaktian ku tidak ada gunanya. Karna mereka main keroyokan


Lalu pertarungan pun kembali. Si malik terus saja di buat tumbang sampai ber darah darah oleh kedua musuhnya itu.


Sedangkan panji yang berhadapan dengan kedua sepasang golok racun itu. Ia membuat lawanya tumbang dan tidak bisa bangkit


Dan sanca yang bertarung melawan ke empat siluman kelelawar itu. Tidak begitu lama pertarungan itu.ia sudah di buat tumbang lalu bangkit kemudian tumbang lagi. Sampai sanca babak belur akibat di keroyokan empat siluman


Dalam pertarungan itu.pemuda yang bernama indra sena sampai pada tempat mereka yang bertarung itu. Dan melihat tujuh orang bertarung melawan tiga orang


Ia kemudian membantu ketiga orang yang ia lihat .sudah kewalahan melawan musuh musuh mereka


Indra sena : hei orang orang pecundang tujuh melawan tiga orang. Apa kalian tidak malu pengecut


Setelah perkataan indra sena itu. Ia langsung membantu sanca untuk melawan empat siluman kelelawar tadi. Hingga ke empat siluman kelelawar itu di buat tepar sampai pingsan


Lalu indra sena dan sanca bergegas membantu panji yang sudah kewalahan melawan musuh.


Akan tetapi panji yang terlihat kewalahan ber hadapan dengan musuh. Ia hanya sedang ber main main untuk membuat lawanya ter kuras kehabisan tenaga


Panji : aku suka yang beginian. Ayo serang terus sampai putus


Setelah ia puas mempermainkan kedua lawanya. Ia kemudian mengeluarkan seruling sakti nya dan meniupnya. Hingga semua yang ada di tempat pertarungan itu merasa bising mendengar suara seruling milik panji


Dengan telinga yang sangat sakit dan bising. Malik memanfaatkan ke adaan tersebut dengan mengeluarkan. Jurus tendanga gledeknya lalu menendang perut ranu aji.sampai seperti baju yang di lipat


Indra sena pun mengibaskan cambuk api nya.pada guru siluman kelelawar itu hingga siluman kelelawar itu yang merasakan cambuk tersebut sangar panas sperti di bakar

__ADS_1


Walaupun pertarungan itu sudah mereka menangkan. Akan tetapi malik dan sahabatnya masih memberi kesempatan untuk lawan lawanya agar tetap hidup..?


__ADS_2