
Sore itu si malik sedang memandangi gubuk tua. gubuk tempat tinggal nya ia dulu bersama ayahnya dan ia di lahirkan.
Melihat gubuk itu ia akan teringat semasa ayah nya hidup mereka biasa setiap malam makan bersama dengan ayahnya.
-malik : dulu aku dan ayah setiap malam selalu makan di sini
Walaupun ia dan orang tuanya orang yang tidak punya akan tetapi,mereka selalu bahagia dengan keadaan itu namun itu hanyalah tinggal sebuah kenangan.
-malik : ayah aku akan membalas perbuatan raja yang semena mena terhadap rakyat
Selepas itu ia berniat untuk pergi,namu pada saat ia ingin keluar dari gubuk itu ,ia melihat sebuah sobekan baju,yang di mana baju itu dulu pemberian si anak Putri raja yaitu si ayu
Setelah ia mengambil sobekan baju itu ia pergi menuju bukit yang tidak jauh dari tempatnya
,Setelah ia sampai di tempat tersebut ia mendengar suara,Ting-ting -tak kamu harus binasa bangsat.
Kemudian ia mendekati surat tersebut,rupanya ada orang yang sedang ber tarung. Ia melihat tiga orang yang sedang ber tarung melawan satu orang .Lalu melihat satu orang itu sedang terdesak kewalahan melawan pemuda yang bertarung bersama nya ia,kemudian memanggil ketiga orang itu.
-malik : hei orang-orang pecundang kalian tidak malu melawan satu orang , sedangkan kalian ber tiga.
-tiga orang : banyak bicara kamu bocah kamu mau jadi pahlawan kesiangan
-malik : aku memang pahlawan, tapi pahlawan kelaparan hahaha
-tiga orang : kurang ajar kamu ber main-main dengan kami pendekar tiga darah
-malik : hah,tiga darah aku baru tau kalo darah itu ada tiga hahaha
-tiga darah : jahanam turun kamu bocah
Ia kemudian turun dan membantu si orang tadi tidak lama per tarungan itu ia,dan satu orang tadi membuat lawan itu langsung tumbang,hingga tiga darah itu lari ter birit-birit karna sudah kalah.
-malik : kalau boleh tau kenapa kang mas ,,,di keroyok ketiga darah itu
-Satu orang : mereka ingin mengambil seruling yang aku miliki ini
-malik : oh yah kang siapa nama kang masPanji : namaku panji,nama andika sendiri siapa
-malik : nama aku -malik kang mas
-panji : oh, nama yang cocok jadi pendekar
-malik : tadi kang mas bikang mereka mau mengambil seruling itu dari kang mas, ada apa dengan seruling itu kang mas
-panji : seruling ini adalah seruling pusaka sakti Andika , mereka ingin menguasai seruling ini
-malik : apa seruling itu milik mereka kang mas
-panji : bukan,seruling ini yang di wariskan oleh guruku andika, akan tetapi mereka ber maksut untuk menguasai ini agar mereka bisa menguasai dunia persilatan.
__ADS_1
-malik : jadi,begitu kang mas
-panji : jadi andika mau hendak kemana dan tujuan ke mana
-malik : malik hanya seorang pengembara kang mas tidak punya tujuan, hanya mengikuti langkah kaki ku saja kang mas
Selepas itu mareka berdua langsung pergi menuju sebuah warung yang tidak jauh dari tempat itu. Sambil ber bincang- bincang
namun belum saja mereka usai saat berbincang-bincang tiba-tiba,datang empat orang ke warung itu dan
-empat orang : hei pemilik warung berikan kami makanan yang paling enak , dan tidak boleh lama kalo tidak mau lehermu saya gorok
- panji : wah-wah kita kedatangan tamu yang sepesial malik
-malik : sudahlah kang mas Jangan cari masalah
-empat orang : hei bocah edean jangan ikut campur kalo tidak ingin kamu saya beri pelajaran.
-panji : saya sudah biasa di kasih pelajaran sama guru saya bapak tua, lagi pula mulut, mulut saya kok bapak tua yang repot.
-empat orang : kurang ajar kamu bilang aku bapak tua, apa kamu tidak bisa membedakan yang ubanan sama yang kumisan jahanam
-malik : maaf Pak soal teman saya yang kurang ajar
-empat orang : lain kali kalo ngomong liat-liat orang nya bocah,kami ini empat siluman,dari taluk sudah ter kenal di dunia persilatan
-malik : wah Julukaan kalian sangat bagus pak
Lalu si pemilik warung datang membawa makanan.makanan mereka ke hadapan ke empat si luman itu,dan mereka ber empat ber kata pada pemilik warung itu
-Siluman : kurang ajar lama sekali bangsat
Ke empat siluman itu menumpahkan makanan itu dan menendang meja,lalu menghajar si pemilik warung tersebut.
hingga si malik dan si panji menolong bapak itu si lalu si malik,kemudian menghajar ke empat siluman itu.
Namun di pertempuran itu ber ujung inbang,hingga si malik yang di keroyok pendekar tersebut akhir tumbang. Ke empat siluman itu sangat pasi dalam ilmu beladiri .
Si malik yang pandai beladiri namun malah kalah dari ke empat siluman itu,akan tetapi si malik terus memberi serangan,dan ia tetap kalah dari ke empat siluman itu.
Hingga ke empat siluman itu mengeluarkan sebuah ajian,yang di beri nama ajian kelabang racun.
namun pukulan ajian itu mampu di hindari si malik,walaupun ia bisa menghindari ajian itu ia masi terluka akibat di hajar ke empat pendekar tadi.
kemudian si malik membuat kuda-kuda,dan mengeluarkan jurus ajian tendangan geledek nya, hingga satu per satu ke empat siluman itu ter pental jauh dan ter luka dalam. Dan ia kemudian berkata ke pada ke empat siluman itu.
-malik : kali ini kalian ber empat saya ampuni,jika nanti kalian saya lihat masih semena -mena sama orang saya tidak akan segan-segan untuk menghabisi kalian ber empat.
Hingga ke empat siluman itu pergi dengan luka dalam dan ber darah-darah. Kemudian si malik pergi ke tempat bapak tadi dan ber kata
__ADS_1
-malik : bapak tidak apa kan
-si bapak tua : iya nak makasi ya sudah menolong bapak
- malik : sukur lah pak
-panji : sungguh tendangan mu sangat dahsiat mmali, jian apakah yang kamu keluarkan tadi
-malik : itu ajian tendangan geledek kang mas yang di wariska guru saya.
-Panji : sunguh tendangan yang sangat dahsiat malik.
Selepas itu mereka pergi menuju kota. Setibanya di kota ia melihat ayu kemuni sedang ber jalan-jalan di depan istana dan di kawal oleh pasukan Kerajaan
-malik : ayu,itu pasti ayu putri raja yang aku tolong tujuh tahun lalu.
Lalu ia menghampiri ayu kemuni akan tetapi pengawal kerajaan tidak memperbolehkan mereka dekat-dekat.
-pengawal : hei anak muda menyingkir dari putri raja
-ayu : malik oh kamu pasti malik yang aku kenal dulu
-malik : iyah aku malik yang kamu kenal dulu, kamu apa kabar ayu
-ayu : seperti yang kamu lihat malik aku baik-baik saja
-malik : sukur lah ayu,,kamu terlihat sangat cantik ayu
-ayu : ah kamu terlalu memuji kang malik ,tapi kamu juga terlihat sangat gagah dan tampan malik
Namun pertemuan si malik dan si ayu. Di mana si malik sudah berniat untuk membunuh sang raja akan tetapi ia malah kasihan.
jika ia nanti membunuh sang raja,di sisi lain ia masih dendam karna sang raja yang telah membunuh ayah nya, di sisi lain ia kasihan kalau ia membunuh raja ayah nya ayu.
-ayu : malik kenapa kamu melamun kang
-malik : oh tidak putri aku hanya terpikir , tadi aku bersama kawan tapi sekarang aku tidak melihat nya
-ayu : siapa teman mu itu kang malik
-malik : namanya panji, putri ayu
Saat mereka sedang berbincang -bincang tiba-tiba sang raja dan pengawalanya,sang seno pati. Keluar dari istana karna ingin ber buru di hutan.
si malik yang melihat kedatangan sang raja dan pengawal senopati,ia langsung pamit pada si ayu
-malik : putri ayu aku pergi dulu aku ingin mencari kawan ku
-ayu : eh tunggu kang malik.malik
__ADS_1
Ia langsung pergi, ia takut sang raja melihat nya, akan tetapi dalam hati nya ia masih ingin membunuh sang raja yang bernama raja jingga, karna raja,ayah dari ayu kemangi lah, yang membunuh ayahnya seto waring tujuh tahun yang lalu.?