
Setelah pulang dari makan malam.
Senyum puas terlihat di wajah orang tua Mega.
Terutama ibu nya.
Ia merasa puas setelah adegan di restoran,,
tentu itu tamparan keras buat Heni,, kata ibu nya senang.
setelah itu mereka menuju kamar masing-masing untuk istirahat.
Saat itu Di Kota Long Steet...
Di sebuah villa yg sangat mewah.. yaitu Green village.
Terlihat Seorang pria umur sekitar 50 tahun.
Ia terlihat sangat berwibawa,, terpancar aura yg menawan.
Pria paruh baya itu tak lain adalah tuan besar adiguna.
Adiguna lagi santai,, di temani kedua keponakan kesayangannya. Yaitu Andi dan Andien si kembar yg cantik dan tampan.
Ya,, memang Adiguna sangat dekat dengan kedua keponakan nya tersebut. Terlebih saat Arya pergi meninggalkan rumah 2 tahun lalu.
ia sering merasa kesepian,, Andi dan Andien lah yg selalu bisa menghiburnya di kala sepi.
Andi dan Andien juga senang,, mereka merasa dekat dengan tuan Adiguna seperti dengan ayah sendiri.
Paman,,, kapan kak Arya kembali?? tiba-tiba Andien memecah keheningan.
Plak,,, sebuah pukulan pelan alias pukulan sayang mendarat di kepala Andien,, dan itu di lakukan oleh Andi sang kakak.
Mereka memang kembar,, akan tetapi Andi duluan nongol pas lahir,, jadi dia di daulat sebagai kakak
Ada apa sih kak andi? sakit tau,,, ujar Andien cemberut
eh,, pertanyaan kamu gak mutu tau,, itu bisa membuat paman sedih ingat kak arya. Balas andi
Hmmm... maaf paman,,. aku tidak bermaksud...... belum selesai ia berkata Adiguna memotong pembicaraan nya.
Tidak apa-apa andien,, kalian pasti kangen sama kakak mu yg satu itu. Ujar tuan Adiguna.
Adiguna senyum-senyum sendiri melihat tingkah laku konyol kedua keponakannya.
iya paman,, aku kangen banget di beliin eskrim oleh kak arya,, timpal Andien main-main
Glubak,,,
Plak,,, kembali tangan andi mendarat di kepala Andien
Kamu itu ya,,, paman kan lagi serius, Bela Andi
Hehe,,, andien cengengesan
Iya paman,, kami kangen kak Arya. Pengen kumpul-kumpul kayak dulu. Jawab Andien serius
Iya,, paman juga kangen kakak kalian itu. Mungkin tak lama lagi dia pulang,,, ujar Adiguna
Asyik,,, bisa di traktir tiap hari ni,, timpal andi.
Plak,,,
Kali ini kepala andi yg kena gampar oleh andien.
Andien berlari ke arah kamar sambil tertawa-tawa
Andien,,,, awas kamu ya . Ujar andi marah
Tuan adi guna geleng-geleng melihat mereka berdua.
Keluarga Adiguna adalah keluarga nomer satu di Kota Long Steet. Bahkan bisnis mereka hampir merambah ke seluruh kota besar di negara ini. Aset keluarga Adiguna bahkan mencapai jutaan triliun
__ADS_1
Hanya saja Arya tidak suka menonjolkan diri. Ia hanya bekerja di balik layar untuk menjalankan perusahaannya. Itu di lakukan untuk memastikan ia benar-benar siap untuk memasuki dunia bisnis sembari ia mempelajari ilmu-ilmu bisnis dari ayah nya.
Itulah sebabnya orang-orang dunia bisnis banyak yg tidak mengenal nya termasuk wajah nya.
Semua kemegahan itu arya tinggalkan karena perjodohan yg ia tidak kehendaki.
Andien dan andi lagi berdiskusi serius di kamar.
Mereka berencana mencari arya di kota Jong.
Setelah mereka sepakat,, akhirnya besok mereka akan berangkat tanpa memberitahu paman mereka.
Saat ini di kota Jong .......
Arya dan mega sedang santai di ruang keluarga.
Kebetulan itu hari Minggu dan Mega libur bekerja.
Mereka ngobrol serius tentang mobil baru nya.
Sayang ,, jujur berapa komisi penjualan tanah itu seluruhnya? karena aku sangksi apakah sebanyak itu komisi nya, Tanya mega serius
Arya menjawab :
Ya,, sekitar 100 triliun,,
Bug...
bug...
Bantal yg di pegang mega mendarat di kepala arya
Serius sayang,, kata mega
Aku juga serius,, timpal arya lagi.
Ya sudah,, aku menyerah. Kata mega sambil merajuk ke kamar
Arya senyum-senyum sendiri melihat tingkah istrinya.
Keesokan harinya Di Bandara Kota Jong..
Sepasang muda mudi turun dari pesawat,, gaya modis dan merk pakaian mereka jelas menampilkan bahwa mereka adalah anak-anak orang kaya.
Mereka adalah Andi dan Andien,, mereka pergi diam-diam ke Kota Jong tanpa sepengetahuan paman mereka yaitu Tuan Adiguna. Mereka bermaksud menemui Arya. Tak sulit bagi mereka menemukan lokasi arya karena mereka sudah mengirimkan mata-mata sebelumnya.
Setelah itu... mereka mereka naik taksi menuju Mega Hotel. Mereka sudah memesan kamar secara online.
Sesampai di hotel.. mereka menuju resepsionis.
Tak lama setelah itu andi dan andien di menuju kamar mereka masing-masing.
Nanti Siang kita menemui kak arya,, kata andi pada andien
Baiklah,, aku juga sudah kangen dengan kak arya.. jawab Andien dengan senang
Siang hari di sebuah Warteg.
Arya sedang menikmati makan siangnya,, kebetulan sekarang tugas memasak di ambil alih oleh ibu mertua nya. Kondisi ini terjadi setelah arya sedikit membuat hati nya bahagia.
Yah semenjak arya beli mobil mahal.
Meskipun arya sudah kaya kembali,, ia masih suka makan di warteg,, ia masih tetap lowprofile.
Ia senang makan di warteg karena makanannya murah dan juga ia bisa bertemu dengan lapisan masyarakat kelas bawah ,, dan juga ini mengingatkan nya pada masa-masa sulit 2 tahun terakhir ini
Saat arya sedang menikmati makanan nya,,
tiba... tiba....
Kakak..... tepukan hangat di punggungnya.
Arya kaget,,, lalu menatap kedua orang tersebut.
__ADS_1
Kalian???? ujar arya kaget
Halo kakak ganteng,, ujar mereka berdua.
Langsung saja,,, mereka secara bergantian berpelukan.
Orang-orang disana terutama para pria memandang iri.
Bagaimana tidak,, melihat kecantikan Andien ,, memeluk seseorang yg dari pakaian nya biasa-biasa saja. Mereka semua menelan ludah
Kalian sudah udah pada gede ya ... ujar arya sambil menjtijak kepala kedua kepala adik-adik sepupunya
ya,,, mereka memang sangat akrab. Jadi mereka sering bercanda seperti itu.
Bagaimana kabar kakak? ujar andien dengan semangat 45
Akau baik,, bagaimana kalian? jawab mega
Kami baik kak,, tapi ada yg tidak baik?
Ujar Andien dengan wajah sedih.
Wajah arya tiba-tiba pucat,,,
apakah ayah sedang sakit?? pikir arya dalam hati.
Ayo cepat katakan apa yg tidak baik... ujar arya tak sabar
Ini,,,, ini kak yg tidak baik.
ujar andien sambil menunjuk dompet nya di atas meja
Glubak....
plak..
plak...
Dua tangan mendarat di kepala mega
Saya pikir ayah yg sakit, ternyata dompet mu yg sakit,,,
kata arya kesal dengan candaan andien
Hehe,,, ekspresi andien cengengesan dan puas menggoda arya
Ayo pesan makan dan minum,,
Kita cerita-cerita sambil minum ajak arya
Andien dan Andi saling menatap.
Melihat ekspresi duo kembar arya paham,, karena mereka tidak pernah makan di warteg. Duo kembar biasa makan di restoran mewah
Hmmm... coba saja dulu masakan di warteg. Pasti kalian ketagihan,, ujar arya
Iya ketagihan,,, ketagihan muntah,, gumam andi geli dalam hatinya
Tapi mereka tetap memesannya,,,, mereka menuruti perintah arya.
Enak juga ya kak suasana makan di sini,,, bisa melihat kondisi orang-orang yg kurang beruntung. Ujar andien serius
Nah ,, apa kakak bilang,, pasti ketagihan
Grubak...
kakak,,, rengek duo kembar sambil menjitak kepala arya
Akhirnya mereka selesai makan siang,, suasana begitu hangat. Mereka bertiga melepas rindu selama bertahun-tahun...
Lanjut besok ya kak.
Maklum newbie,, jadi kadang ide mentok di jidat
__ADS_1
Dan juga author ada kesibukan di dunia nyata alias kerja
Mohon follow,,, like,,, n comen yo 👍🙏👍