Misteri Menantu Miskin

Misteri Menantu Miskin
Bertemu sang Ayah


__ADS_3

Dua jam kemudian....


Bus yg mereka tumpangi sampai di terminal kota Long Street.


Melani tampak gembira karena baru kali ini ia pergi ke luar kota. Selama tinggal bersama kakek nya ia paling jauh pergi ke pasar kecamatan


Arya memesan sebuah taksi untuk menuju ke kediaman ayahnya.


Kemana tujuan kita tuan ?? tanya sopir taksi


Kita ke Mansion High pak .. jawab arya


Lalu taksi mulai meninggal kan terminal itu.


Melani tampak antusias bertanya pada arya apa-apa yg di lihat nya.


20 menit kemudian mereka sampai Mansion High,, yaitu rumah kediaman keluarga Adiguna.


Saat memasuki halaman rumah mata arya berkaca-kaca.


Ia teringat masa-masa indah di rumah itu bersama keluarga nya.


ia juga ingat dua tahun yg lalu saat ia pergi meninggalkan rumah itu..


ah,, akhirnya aku bisa kembali ke sini lagi,, gumam arya dalam hati


Wah kak arya,, besar sekali rumah kakak.


Seperti istana ,, aku mau tinggal di sini kak.. ujar Melani menggoda arya


Kalau kamu mau tinggal di sini tidak apa-apa,, ayahku pasti gembira punya teman di rumah,, jawab arya sekenanya


Saat mereka asyik berbicara,, tiba-tiba pintu rumah terbuka. Ternyata pelayanan rumah sudah membukakan pintu untuk mereka.


Selamat datang tuan muda... tuan besar susah menunggu.. sapa pelayanan itu


Terimakasih paman,, jawab arya


Tiba di dalam rumah,, tuan besar Adiguna menyambut mereka dengan gembira.


Arya,,, ucap sang ayah sambil memeluk arya.


Mereka berpelukan saling melepas rindu,, tanpa terasa air mata menetes menghiasi pertemuan ayah dan anak yg sudah lama berpisah.


Maaf kan aku ayah,, aku susah mengecewakan ayah.


Ujar arya lirih


Sudah lah,, tidak usah di bahas lagi,,


Ini siapa ??? ujar sang ayah


Ini Melani yah,,, dia dan kakek nya yg menyelamatkan arya dari kecelakaan maut itu.


Dan selama ini arya tinggal bersama mereka.


Jawab arya memperkenalkan Melani.


Saya Melani tuan,, ucap Melani sambil membungkuk memberi hormat.


Ah,, tidak usah terlalu sopan..


kamu dan kakek mu sudah menyelamatkan arya,, aku berhutang budi pada kalian.


Panggil saja paman Adiguna..


Mulai sekarang kamu paman anggap keponakan dan sudah menjadi bagian dari keluarga ini.. balas tuan Adiguna.


Saat melihat Melani,, tuan Adiguna merasakan sesuatu yg beda dengan Melani,,


ia merasa dekat walaupun baru pertama kali bertemu.

__ADS_1


Semenjak ibu arya meninggal,,, tuan Adiguna tidak pernah menikah lagi. ia lebih suka hidup sendiri tanpa seorang istri.


Tentu kalian lapar bukan?? mari kita makan dulu.. ajak tuan Adiguna


Kemudian mereka bertiga menuju meja makan yg sudah di siapkan pelayanan .


Melani terkejut melihat hidangan di atas meja.. bagaimana pun ini pertama kali nya ia akan menikmati hidangan mewah seperti ini.


Kalau di hitung-hitung ini bisa Untuk makan sebulan di rumah ku,, gumam nya dalam hati


Saat mereka sedang menikmati makan siang nya,,, tiba-tiba pintu utama terbuka.


Dua orang berlari menuju dengan semangat nya ke arah meja makan,,


Kak Arya,,,,,


ujar mereka berdua langsung memeluk arya.


Tak lain mereka adalah si duo kembar Andi dan Andien.


Mereka sengaja datang karena paman mereka memberitahu ada kejutan di rumah.


Dan ternyata kejutan nya adalah kedatangan arya.


Apa kabar kakak???


Ucap Andien yg belum melepaskan pelukannya


Plak


plak


tangan arya mendarat di kepala andien


Kakak bisa mati kehabisan nafas begok,,, ujar arya


ha. .ha...


Kakak,, baik,, tak kurang satu apapun,, jawab Arya


Baguslah,, mendengar kakak kecelakaan dsn hilang,, aku tidak bisa makan,,, goda andien


huh lebay..., walau kak arya hilang kamu tetap rakus,, gerutu Andi


Melani hanya senyum-senyum melihat tingkah konyol mereka bertiga.


By the way,, ini siapa kak??


Masak pulang bawa bidadari gak di kenalin sama kita???


tanya andi sambil tersenyum pada Melani.


Ini Melani,, ia dan kakek nya yg menyelamatkan kakak waktu kecelakaan.. jawab arya


Lalu andi buru-buru mengulurkan tangan nya pada Melani..


Aku Andi... ujar nya sambil bersalaman dengan Melani.


Melani,, jawab melani tersenyum manis


Biasa aja kali,,, salaman nya kok lengket gitu..


goda Andien


Ha..ha..


Sirik aja .. gerutu andi


Lalu Andien juga berkenalan dengan Melani


Awas jangan macam-macam sama Andien,, dia keponakan ayah sekarang,, goda arya pada andi

__ADS_1


Karena arya melihat andi suka sama Melani


Mendapatkan ultimatum itu andi hanya garuk-garuk kepala sambil cengengesan


Setelah acara perkenalan meraka berempat melanjutkan makan siangnya.


Melani,, kamu tentu lelah,, Sekarang istirahat saja dulu,, kamar kamu sudah di siapkan.. ujar tuan Adiguna


Baiklah paman,, Melani ke kamar dulu.. jawab Melani sopan


Melani menuju kamar di temani seorang pelayan wanita,,


Ini kamar nona Melani,, kalau ada perlu apa-apa bisa panggil saya non,, ujar si pelayan


Iya terimakasih bik,, jawab Melani


Setelah menaruh tas nya di lemari,, Melani berbaring di tempat tidur.


Wah,, empuk sekali,, pasti bangun siang kalau tempat tidur empuk begini,, ujar nya sambil tertawa.


Tak lama karena capek dari perjalanan jauh,, Melani akhirnya tertidur.


Saat itu di ruang keluarga Adiguna.


Arya dan ayahnya dan juga si duo kembar sedang bercengkrama.


Arya menceritakan kejadian yg menimpa dirinya beberapa bulan ini...


Ia juga berencana menyelidiki motif kecelakaan yg hampir merenggut nyawanya itu....


Arya juga bermaksud untuk tidak memberi tahu istri nya dulu. Karena dengan ia belum muncul di depan publik,, ia berharap bisa mengungkap kasus ini.


Ayah nya juga setuju dengan ide arya..


Arya juga menceritakan tentang Melani,, dan berharap dengan kekuatan keluarga nya. ia bisa membantu Melani menemukan keluarga kandung nya.


Ayah merasa dekat dengan Melani,, entah kenapa perasaan itu tiba-tiba saja ada..


ujar ayah arya


Ya,,, mudah-mudahan kita bisa membantu Melani menemukan keluarga nya.. timpal andi


Setelah itu mereka berbincang sekenanya...


Apa lagi ada duo kembar,, tak urung membuat suasana begitu hangat dan di bumbui dengan celotehan candaan mereka...


Nanti aku akan mengajak Melani jalan-jalan,, sambil membelikan dia kebutuhan nya.


Kakak juga. mau beli ponsel baru karena ponsel lama kakak hilang... ada yg mau ikut??? ujar arya tersenyum


Ha...


ha...


jelas kami ikut.. jawab Andi dan Andien serentak


Ya sudah kakak istirahat dulu..


nanti sore kita jalan.


ujar arya


Siap bos.... jawab Andien kegirangan


Arya lalu menuju kamarnya...


sudah dua tahun lebih ia meninggal kan kamar ini.


Rasa nya baru kemarin ia meninggal kan kamar nya.


Tak ada yg berubah,,, semuanya masih sama seperti dulu .. arya merebahkan diri ... setelah beberapa menit akhirnya ia tertidur.....

__ADS_1


Lanjut besok ya......


__ADS_2