Misteri Menantu Miskin

Misteri Menantu Miskin
Melani Menemukan Keluarga nya


__ADS_3

Seminggu telah berlalu.


Firman dan Tina belum menemukan informasi yg di butuhkan arya. Mereka sangat berhati-hati dalam menjalankan misi ini sesuai perintah Arya.


Saat ini Arya sedang santai di kamar hotel nya.


Ia tidak kemana-mana karena tugas sudah di berikan kepada Firman dan Tina.


Bep..


Bep..


Ponsel arya berbunyi.


Ternyata sang Ayah yg menelpon.


Halo ayah,, ada apa ?


Sapa Arya


Arya, kamu cepat kembali ke sini, Melani kecelakaan.


Jawab sang ayah.


Apa ? Melani kecelakaan? sahut Arya cemas


Iya , Melani tertabrak mobil saat jalan bersama Andien, kamu cepat pulang nanti ayah jelaskan kronologisnya, ujar sang ayah.


Baiklah ayah,, Arya berangkat sekarang, ucap arya sambil menutup telponnya.


Arya kemudian memesan tiket pesawat via ponsel nya, untungnya masih ada jadwal keberangkatan ke kota Long Street jam satu nanti. Dan sekarang masih pukul sebelas jadi Arya masih ada waktu dua jam untuk prepare dan menuju bandara.


Arya bergegas menyiapkan segala sesuatunya, semua barang sudah ia masukkan ke dalam tas.


Lalu ia chekout dari hotel


Tak lama Arya mendapatkan taksi untuk menuju ke bandara.


Di dalam perjalanan Arya tak henti-henti nya berdoa.


Ya Tuhan, selamatkan Melani, sebait doa Arya dalam hati nya.


Dua puluh menit kemudian taksi yg di tumpangi Arya sampai di bandara.


Tanpa membuang waktu arya langsung menuju loket untuk boarding pass.


Tepat jam satu pesawat pun lepas landas.


Arya hanya berharap bisa secepatnya sampai ke rumah sakit dan bisa melihat Melani.


Perjalanan ke Long Street via pesawat memakan waktu dua jam.


Karena khawatir dengan keadaan Melani, Arya tidak bisa tidur di pesawat, ia hanya membaca majalah untuk menghilangkan rasa suntuk nya.


Setibanya di bandara.


Arya langsung memesan taksi menuju rumah sakit Bersama.

__ADS_1


Lima belas menit perjalanan arya sudah sampai di loby rumah sakit.


Arya mengeluarkan ponselnya dan menelpon sang ayah. Ia menanyakan di kamar mana Melani di rawat.


Ternyata Melani masih di ruang operasi.


Ayah, bagaimana keadaan Melani? tanya arya saat ia bertemu ayahnya di depan ruang operasi.


Kamu tenang dulu , dokter masih melakukan operasi, jawab sang ayah.


Lalu Arya menghampiri Andien, dan bertanya bagaimana kronologi kecelakaan nya .


Tadi kami jalan-jalan ke Mall kak, saat mau menyebrang jalan ada sebuah mobil sedan ngebut dan mengambil arah yg salah. Saat itu aku di belakang Melani karena tali sepatu ku lepas.


Waktu itu Melani tidak melihat mobil itu menuju ke arahnya. Aku berteriak mengingatkan Melani, akan tetapi aku terlambat kak, mobil itu menabrak Melani dan langsung pergi. Ujar Andien menjelaskan.


Aku panik kak melihat Melani tidak sadarkan diri.


Lalu warga sekitar memanggil ambulan dan Melani di bawa ke sini. Lalu aku menelpon paman untuk memberi tahu tentang kecelakaan yg menimpa Melani. Ucap Andien


Saat mereka sedang berbincang, pintu ruangan operasi terbuka.


Bagaimana keadaan pasien nya dokter? tanya arya panik


Pasien mengalami pendarahan hebat, kami butuh donor darah . Golongan darah pasien adalah AB.


Apakah di antara keluarga nya ada yg memiliki golongan darah tersebut? ucap sang dokter


Golongan darah saya AB dok, saya bersedia mwnjadi pendonor, jawab Arya.


Baiklah kalau begitu, tuan ikut dengan suster ke ruang lab dulu untuk di periksa . Kalau kondisi anda memungkinkan kita akan langsung memprosesnya. Jawab sang dokter


Satu jam kemudian operasi sudah selesai di lakukan.


Melani masih belum sadarkan diri.


Ia masih di ruang icu untuk menjalani perawatan pasca operasi.


Arya dan yg lainnya nampak panik menunggu di depan ruang icu.


Mereka tak henti-henti nya berdoa untuk keselamatan Melani.


Empat jam kemudian akhirnya Melani sadar, ia lalu di pindahkan ke ruang rawat inap VVIP.


Paman apa yg terjadi dengan saya? tanya Melani kepada tuan Adiguna


Kamu mengalami kecelakaan saat bersama Andien tadi, syukurlah kamu selamat, ucap pamannya


Melani lalu mencoba mengingat kejadian yg menimpanya.


Ia ingat saat mau menyebrang jalan dan Andien berteriak, setelah itu ia tidak ingat apa-apa lagi karena pingsan.


Maaf merepotkan kak Arya, misi kakak batal gara-gara menemui saya di sini, ucap Melani pada Arya.


Kamu ngomong apa sih, keselamatan kamu lebih penting dari misi kakak. Jadi kamu jangan mikir yg macam-macam ya, ucap Arya


Tiga hari kemudian.

__ADS_1


Keadaan Melani sudah membaik. Dan seperti nya ia sudah bisa pulang dari rumah sakit itu.


Saat ini mereka sedang berkumpul di ruangan tempat Melani di rawat.


Tak lama ada seorang dokter masuk ke ruangan itu sambil membawa map.


Tuan Adiguna, kondisi Melani sudah membaik, hanya butuh istirahat saja di rumah. Dan jangan lupa untuk meminum obat nya tepat waktu.


Dan ada satu lagi kabar gembira, ucap sang dokter


Apa itu dokter? tanya Arya


Begini, berdasarkan hasil tes DNA di lab, ternyata Melani adalah putri kandung tuan Adiguna, selamat tuan, ucap sang dokter


Apa? Melani anak kandung ku? ucap Adiguna terkejut


Semua yg ada di ruangan itu juga terkejut mendengar perkataan dokter, termasuk Arya.


Iya betul tuan, ini berkas hasil tes lab nya. Saya permisi dulu, Ucap sang dokter.


Melani anakku, ucap Adiguna sambil memeluk Melani.


Ayah? Apakah ini benar-benar nyata? ucap Melani tak percaya


Arya pun demikian, karena sepengetahuan nya ia adalah anak tunggal.


Kenapa tiba-tiba ia punya seorang adik perempuan, apakah ayah punya anak dari istri yg lain? gumam nya dalam hati.


Kamu dan Arya adalah kakak adik, nanti akan ayah ceritakan sejarahnya, ucap sang ayah


Melani, adik ku, ucap arya seraya memeluk Melani.


Mereka saling berpelukan , mereka menangis karena haru. Tak pernah terpikirkan oleh mereka kisah mereka akan seperti ini jadi nya.


Arya yg tempo hari berjanji akan membantu Melani mencari keluarga nya, ternyata adalah adik kandung arya.


Andien gantian memeluk Melani,,


He,,


He,,


ternyata kita sepupu ya, pantas saja kita mudah akrab.


Ucap Andien.


Iya , aku merasa sedang berada di alam mimpi, puluhan tahun berpisah dengan keluarga, dan karena kecelakaan ini membuat aku bertemu dengan ayah ku, ucap Melani berkaca-kaca.


Kenapa ayah bisa membuat keputusan tes DNA kepada Melani? tanya Arya


Saat pertama kali bertemu dengan Melani, tidak tahu mengapa ayah merasa dekat dengan Melani.


Saat itu ayah belum berani berasumsi bahwa Melani anak ayah.


Akan tetapi mendengar cerita tentang dia, dan ayah menghitung juga kejadian saat adik mu hilang. Ternyata memiliki kecocokan waktu dan tahun kejadian.


Lantas tiga hari yg lalu ayah memerintahkan dokter untuk melakukan tes DNA Melani secara diam-diam. Ayah mendapatkan sampel rambut Melani yg tertinggal di sisir rambutnya.

__ADS_1


Lanjut besok ya.


__ADS_2