Moana Dan Daniel

Moana Dan Daniel
Moana Hamil


__ADS_3

“Akh, ayah lepaskan aku hiks..”


“Daniel apa yang kau lakukan, jangan sakiti Moana!!”


“Kak ada apa? Kenapa kau memperlakukan Moana begitu?”


Ucap Tony yang bingung ketika melihat Moana di gendong paksa oleh Daniel saat ini, entah masalah apa yang telah di lakukan oleh gadis yang sangat ia manjakan itu hingga membuat Daniel murka begitu, melihat keadaan Daniel yang siap memekan orang itu tentu membuat Tony dan nyonya Deka ketakutan setengah mati, takuk jika Daniel akan menyakiti peri kecil mereka itu..


“Paman Fu suruh mereka semua kembali”


Perintah Daniel yang tidak ingin di ganggu oleh siapa pun saat ini, ia sangat murka ketika mendegar pengakuan sang buah hatinya yang tengah hamil saat ini, yang entah bagaimana hal itu bisa terjadi, sunggu kenyataan yang mengecewakan perasaannya..


Flashback


3 jam yang lalu di rumah sakit saat sang nenek pingsan Daniel pun datang untuk menjemput Moana, namun ia mendegar bahwa sang ibu tiba-tiba saja jatuh pingsan dan tengah di rawat saat itu, ia pun segera berlari kesana, tapi saat Ia tiba di ruangan itu ia malah menemunkan sang ibu kini sudah sadar dan mengis sambil memeluk putri cantiknya itu..


“Kenapa kalian menangis begitu, saling lepas rindu kah?”


Ucapnya yang tak tahu apa yang telah terjadi saat ini, tentu kedatangannya membuat murka sang ibu hingga..


Prakk


Sebuah tamparan mendarat tepat di pipi kanannya yang membuat Daniel bingung setengah mati, kenapa ia malah di tampar, apa kesal karena tidak segera menemukan Moana? Namun Daniel salah paham hingga..


“Kau bajingan tega sekali kua melakukan itu”


“Melakukan apa ma?”


Tanya Daniel yang masih belum mengerti apa alasan dari kemarahan sang ibu tercinta, kini Daniel mengarahkan pandangannya kewajah sang putri manis nan imutnya itu yang sudah ia rindukan selama sebulan ini, namun saat matanya bertatap temu dengan mata sang putri, gadis itu pun menangis sejadi-jadinya yang membuat Daniel semakin bingung akan situasi ini..


“Kenapa sayang? Kenapa menagis? Apa ada yang menyakiti mu? Katakana pada ayah siapa orangnya?”


Hiks.. hiks..


“Kau masih berani bertanya!!”


“Ma, sebenarnya ada apa ini? Kenapa kau marah pada ku? Dan_”


“Kau masih bertanya kenapa aku marah? Dasar bajingan sialan”


Bruk.. bruk..


Nyonya Deka pun memukul dada bidang milik sang putra, sungguh kejamnya pria yang telah ia besarkan itu, kini ia masih pura-pura tidak terjadi apa pun setelah Moana hamil begitu, itulah yang di pikir oleh nyonya Deka pada hal Daniel sendiri memang tidak tahu apa-apa..


“Nenek berhenti, jangan memukul ayah begitu hiks..”

__ADS_1


“Ibu sebenarnya ada apa ini? jelaskan pada ku, apa yang telah salah aku lakukan?”


“Kau bajingan, kau benar-benar tidak tahu hiks..”


Hiks.. hiks..


“Moana kau juga kenapa menangis sayang?”


“Dia menagis karena dia hamil sekarang!!”


“Apa???”


Sunguh perkataan yang menyambar hati Daniel, bagaiman mungkin putri yang ia manja dan jaga setulus hati itu bisa hamil, ia mengajarkan putrinya dengan sangat baik selama ini, tidak pernah terlintas akan dirinya putrinya yang polos ini akan berbuat nakal begini..


“Apa maksud mama? Bagaimana Moana bisa hamil?”


“Kenapa kau bertanya pada ku saat kau lebih tahu itu”


“Apa?? MOANA!!”


“Akhhh, sakit ayah!!”


“Jelaskan pada ayah ada apa ini? Kenapa kau bisa hamil begini?”


Tanya Daniel pada Moana yang sejak ia datang tadi Moana hanya menangis saja, kini Daniel yang telah dilanda amarah itu pun mulai bermain kasar ia menarik dan menekan kedua lengan putrinya itu hingga sang putri berteriak sakit, nyonya Deka yang melihat itu pun menghentikan putranya berbuat kasar namun..


Hiks.. hiks..


“Ayo kita pulang”


“Daniel!!”


Daniel yang telah murka ini pun tidak lagi mendengar perkataan nyonya Deka ia pun membawa pulang paksa Moana detik itu juga, nyonya Deka yang memperhatikan Daneil yang kini marah besar itu pun memilih diam sambil terus mengikuti mereka takut-takut jika Daniel berbuat konyol pada sang cucu yang masih di cintainya itu..


Saat Ini


Brugh


“Akhh, hiks.. ayah”


Daniel pun menghempas tubuh putrinya itu di ranjangnya sendiri, Daniel yang tidak sadar bahwa ia telah membawa putri kesayanganya itu kedalam kamarnya sendiri..


“Sekarang jelaskan pada ayah apa yang telah terjadi, jangan berbohong!!”


Ucap Daniel yang membuat Moana ketakutan, bagaimana tidak Daneil yang tidak pernah memarahinya dulu kini malah membentak dan bermain kasar padanya, ia tidak tahu harus berkata apa sekarang melihat Daniel yang telah di landa kemurkaan itu..

__ADS_1


“MOANA!! Jangan buat ayah makin kesal, katakana pada ayah itu semua bohong kan?”


“Tidak ayah itu semua benar”


“Apa!?”


Daniel sangat terkejut, ia masih tidak percaya apa yang telah di katakan oleh putri yang penuh penjagaan ini, sungguh mustahil adanya..


“Hiks.. sayang, ayah tidak mengajarkan mu untuk melakukan hal-hal buruk itu”


Sungguh kecewa dan luka perasaan Daniel saat ini, bagaimana mungkin putri yang ia didik baik-baik ini akan melakukan hal yang selama ini tak pernah ia lakukan..


“Hiks.. hiks.. ayah”


“Sekarang katakana pada ayah, siapa ayah dari anak ini?”


Ungkapnya yang mau tidak mau harus bisa menerima kehamilan sang putri karena nasi telah menjadi bubur..


“Moana!! cepat katakana pada ayah siapa laki-laki berengsek itu, dimana dia sekarang?”


“Ayahlah orangnya!!”


“Apa? Kau bilang apa? Moana sayang coba ulang lagi, apa ayah salah dengar?”


“Hiks.. tidak!! ayahlah laki-laki itu hiks..”


“Apa? jangan bercanda!!”


“Aku tidak bercanda ayah, itu benar adanya”


Sungguh perkataan Moana itu menusuk jantung Daniel, mencabik-cabik hatinya, melukai perasaannya, bagaimana mungkin ia akan percaya pada perkataan sang buah hati yang sudah sebulan ini tak ia jumpai..


“MOANA!! Jangan berbohong pada ayah”


“Aku tidak berbohong, ayahlah laki-laki itu, ayah yang telah menghamili ku”


“Moana!! Jangan melindungi bajingan itu, cepat katakan pada ayah siapa bajingan itu?”


“Tapi ayah lah orangnya, hiks.. percayalah ayah”


“KAU!!”


Daniel yang kesal atas pengakuan sang putri pun mencekik leher Moana hingga membuat putrinya itu kesakitan dan nafasnya mulai tersegel, namun Moana tidak bisa menyingkirkan tangan kekar itu dari lehernya, kini wajah Moana menjadi pucat pasi akibat perbuatan penuh amarah Daniel, ia hanya bisa mengeluarkan air matanya saja, Daniel yang sadar akan kondisi Moana pun melepas cengkramannya itu..


Uhuk.. uhuk..

__ADS_1


Hiks.. hiks..


Moana sangat terkejut atas sikap kasar ayahnya kali ini, belum pernah ia di perlakukan demikaian selama ia berada di sisi sang ayah angkat yang ia cintai ini, bukan cinta dalam arti kasih ayah dan anak melainkan kasih antara perempuan dan laki-laki sungguh sebuah cinta yang terlarang bagi Daniel sendiri..


__ADS_2