
Malam itu putri Elisa dan putri misa bergegas pergi menuju kediaman rumah yakuza.lalu putri misa dan Elisa,pergi menggunakan kuda berdua.
"nona misa,kita kesana memakai apa..."
"kita akan memakai kuda,kita harus pergi mencari kuda..."
kemudian putri misa melihat seekor kuda yang sedang di ikat di tiang...
"Elisa,aku melihat kuda ,sebaik nya cepat...", memegang tangan nona Elisa.
"apa tidak apa-apa, mengambil kuda orang lain."
"sudah lah ,kuda nanti kita balikin lagi..."tersenyum...
lalu putri Elisa dan putri misa,menunggangi kuda itu bersama...
dalam perjalanan itu, mereka berdua mengikuti benang sihir itu untuk mengikuti arah, untuk menemukan tuan yakuza.yang sudah pergi meninggalkan mereka,tanpa pamit.
sebuah perjalanan dimalam itu...,dua putri berbincang bersama sambil menatap bintang...
"nona misa...,apa kamu menyukai tuan Yakuza..."memeluk nona misa yang sedang mengendarai kuda.
lalu dengan bertanya putri Elisa membuat nona misa merasa malu.
"ah...itu,mana mungkin...,"mengalihkan pembicaraan,sambil memasang muka memerah dipipi nya ",sebaik nya kita bergegas ...,aku takut dia kenapa-napa."
dalam hati nona Elisa.
"ternyata begitu,dia benar-benar menyukai tuan Yakuza,tidak...sebaik nya tidak usah lebih jauh lagi bertanya"
"aku mengerti nona misa"tersenyum.
kemudian, dalam perjalanan itu menghabiskan beberapa jam untuk sampai di tempat yang dituju oleh benang sihir itu.untuk mengikuti jejak tuan Yakuza, yang menghilang.
Disisi lain tuan Yakuza dan putri Rineina, sudah sampai di tempat kastil yang sudah dibeli dan juga Yakuza sudah membawa sebuah surat tanah kepemilikan castil besar dan juga mewah.
dalam kereta kuda.
"tuan, seperti nya kita sampai di rumah..."membangunkan tuan yakuza.
lalu Yakuza terbangun dari tidur nya.
"ah ...ternya sudah sampai, kalau begitu kita turun..."
"baik tuan..."
kemudian mereka berdua turun dari kereta kuda dan kusir itu meninggalkan mereka berdua.
setelah itu tuan yakuza terkejut melihat castil itu yang berada di puncak gunung.serta terlihat perbatasan antara kerajaan elf dan kerajaan hollyland.
"wow...amazing tempat ini, sebaik nya kita masuk, diluar sudah mulai dingin."
"baik tuan..."tersenyum.
"jangan panggil tuan..., panggil aja Yakuza..."
lalu mereka berdua,pergi masuk kedalam castil mewah itu...
__ADS_1
dalam castil.
"dalam nya juga indah...,sesuai dengan harga ,lebih baik kita makan..."
"ahk...,aku akan siap kan makanan,tuan tunggu saja di ruang makan..."bergegas pergi menuju ruangan dapur.
lalu tuan Yakuza melihat dari kejauhan dan tersenyum.
setelah itu tuan yakuza baru ingat, bahwa putri Elisa dan putri misa,masih ada di kerajaan Hollyland.
"oh sial...,aku lupa sama mereka,apa yang harus aku lakukan kalau bertemu mereka nanti, mungkin besok aku akan menjemput mereka di kerajaan."merasa cemas.
beberapa menit kemudian makanan yang sudah disiapkan, telah siap untuk dihidangkan oleh nona Rineina.
"tuan , makanan nya sudah siap,maaf aku hanya bisa memasak telor sama nasi..."terlihat kecewa.
"ah...ini enak kaya nya,aku akan makan yah..."
lalu Yakuza memakan makanan nya,saat di cicipi rasa telor dadar nya asin.
dalam hati Yakuza.
"hemm ini asin asu..."memakan sambil menatap putri Rineina.
"ini enak banget,kamu memang hebat memakan nya,cobain kamu juga makan..."
"baik ,aku juga akan memakan nya..."tersenyum pada yakuza.
saat memakan masakan nya sendiri putri Rineina terkejut,bahwa masakan nya terasa sangat asin...
lalu Yakuza tertawa melihat putri Rineina makan ke asinan...
"ternyata makanan ku tidak enak...."terlihat sedih.
"jangan kecewa begitu,nama nya juga lagi belajar..."
beberapa menit kemudian nona Elisa dan nona misa sampai didepan pintu castil mewah yang berada dipuncak gunung...
"seperti nya ,benang sihir kita menuju castil itu Elisa,sebaik nya kita terobos masuk "
"kenapa kamu masuk ke kastil,tanpa ijin orang yang ada didalam nya."
lalu kuda yang ditumpangi oleh nona misa dan Elisa masuk melalui pintu depan, kemudian mereka turun dari kuda.
"akhirnya kita sampai juga "
"yah ,nama nya juga perjalanan panjang,gak berhenti-henti, sebaiknya kita langsung masuk Elisa"
"krek...."suara pintu terbuka.
"kaya nya gak di kunci...."
"ah itu munkin suara tuan yakuza..."
bergegas pergi menuju ruangan makan.
"tunggu aku Elisa"berlari bersama ...
__ADS_1
setelah itu mereka melihat ada seorang perempuan yang sedang makan sambil berbincang,bersama tuan Yakuza di ruangan makan.
"tuan yakuza, ternyata anda disini..."menatap Yakuza.
"ouh begitu..., meninggalkan kami di kerajaan dan makan di kastil mewah ini sama gadis... ternyata laki-laki itu memang kejam terhadap wanita,tapi aku pikir kamu berbeda sama pria lain nya."
lalu Yakuza membalas perkataan nona misa dan Elisa.
"ah...ini aku bisa menjelaskan nya, kalian bisa ikut makan dan istirahat nanti."tersenyum pada nona Elisa dan misa.
"baiklah aku ikut makan..."nona misa duduk.
"aku lupa,Elisa kamu kan bisa masak bisa buat makanan,pliss...aku mohon..."meminta tolong pada nona Elisa untuk di buat kan makanan.
"baiklah lah,aku maafkan kamu..., setelah makan kamu harus jelaskan pada kami berdua."
"baik aku jelaskan nanti..."
kemudian Elisa membuat makan malam baru..., disisi lain putri dari raja iblis Rineina yang polos, terlihat biasa saja, melihat nona Elisa dan misa datang menemui tuan yakuza.
"Rin...kita tunggu lagi...,Elisa jago masakan nya,kamu jangan patah semangat,kamu bisa belajar dari nona Elisa."tersenyum.
"baik tuan"menunduk kan kepalanya pada tuan yakuza.
mendengar perkataan itu membuat misa terkejut.
"Yakuza,apa maksud nya tuan,apa dia ...."menatap Rineina "budak..."
"yah...,itu benar,aku tidak tega melihat sistem penjualan budak,ini sangat berbeda dengan di benua ku,aku merasa simpati dan ingin menjadikan nya pelayan castil ini ,itu saja"...
"aku percaya sama kamu"menatap tuan Yakuza.
beberapa menit kemudian masakan nona Elisa, sudah siap di makan bersama-sama.
"tada ,masakan siap..."
menghidangkan makanan laut , yang sudah dibawa oleh Yakuza saat berada di kerajaan Hollyland.
"bau nya harum...,mari kita santap"terlihat senang melihat makanan.
"apa dia memang begitu cara makan nya..."terlihat heran.
"tuan yakuza,saat makan di rumah ku ,dia memang rakus soal makanan."tersenyum pada tuan yakuza.
"ngomong-ngomong,tuan Yakuza,kita berdua...."
"apa...,kamu bisa tinggal bersama disini,toh...kamar juga banyak yang kosong..."berbicara sambil makan.
lalu Elisa dan misa tersenyum.
kemudian Rineina Berterus terang ingin tidur bersama tuan Yakuza.
"tuan apa boleh ,aku tidur sama tuan... Karena aku itu budak tuan."menatap dengan polos.
"apa...,"menjawab bersama dengan nada tinggi.
setelah makan malam itu... mereka semua pergi ke kamar masing-masing, yang sudah ada, banyak perlengkapan .
__ADS_1