
Setelah mereka kembali dari kota Neoron atau bisa disebut juga kota netral.tuan Yakuza dan para putri kembali ke castil rumah tuan Yakuza.
"seperti nya kita berhasil tuan..."nona Rin tersenyum melihat tuan Yakuza.
"aku kira sudah terbiasa memalui teleportasi,ouh...aku sedikit mual...aku akan pergi ke kamar mandi dulu..."nona Elisa mual-mual.
"seperti yang aku duka,nona Elisa selalu begitu"nona misa tersenyum.
disisi lain tuan yakuza terkejut saat berpindah tempat.
dalam hati tuan yakuza.
"aku tidak menyangka bisa berpindah ruang,"terlihat terkejut.
"sebaiknya tuan kita istirahat, kelihatan dari wajah nya juga."sahut nona Rin.
"aku juga akan pergi,aku ingin istirahat..."kemudian nona misa pergi meninggalkan yakuza dan nona Rin di ruangan bawah tanah castil.
lalu Yakuza dan nona Rin pergi dari ruangan meninggalkan tempat ruang bawah tanah.
beberapa menit kemudian tuan yakuza kembali ke kamar ruangan nya,diantar oleh nona Rin ke kamar.
"krek...."suara pintu terbuka.
"tuan, saya ingin mengucapkan terima kasih atas semua yang telah membantu menyembuhkan saya dan sebagai budak tuan, apapun keinginan tuan akan saya lakukan."menatap dengan kebahagiaan.
di moment itu, tuan yakuza terkejut dengan pengungkapan perasaan dari nona Rineina.
"tak,usah dipikirkan,aku juga tidak akan merepotkan kalian semua, karena didunia ini,aku ingin hidup tentram tanpa ada gangguan dari siapapun."
"keinginan tuan, adalah keinginan ku juga"tersenyum.
"tuan boleh kah aku tidur dikamar tuan ..."memasang wajah imutnya.
lalu dipikiran tuan Yakuza.
"apalagi yang ingin dia inginkan."
"baiklah ini untuk terakhir kalinya,jadi jangan lakukan apa-apa saat aku tidur."
beberapa jam kemudian.
dalam hati Yakuza, saat berada di tempat kasur tidur.
"kenapa semua nya ada dikamar ini"terlihat berkeringat, saat nona Rin tidur di bawah paha kaki tuan Yakuza,serta misa tidur disebelah kiri tuan Yakuza dan nona Elisa yang tidur di sebelah kanan tuan yakuza, yang mana mereka memakai pakaian piyama tidur.
sebelum terjadi nya mereka bertiga tidur di kamar tidur tuan Yakuza,saat nona Rin meminta tuan Yakuza untuk tidur bersama nya,nona Elisa dan misa datang menemui tuan Yakuza yang sudah mereka rencanakan saat berada di kota Neoron,dan juga untuk memastikan siapa diantara mereka yang menjadi pertama untuk dipilih oleh tuan Yakuza saat mereka tertidur.
disisi lain tuan yakuza, berkeringat dingin dan memaksa untuk tidur, karena tuan yakuza tidak bisa pergi dari tempat tidur karena, mereka bertiga sudah tertidur dan mencoba untuk perlahan tidur dari pikiran travel nya.
dalam hati Yakuza.
"sebaik nya,aku tidur saja lah,dari pada aku membangun kan mereka, karena hal sepele, walaupun kita tidak punya hubungan pernikahan ,tap aku menganggap mereka sebagai keluarga "tersenyum dan perlahan tertidur dimalam hari itu.
__ADS_1
akhirnya mereka semua tertidur bersama di kamar yang sama juga,dan menjadi pengalaman tuan yakuza yang tidur bersama dengan tiga wanita cantik,di dunia lain ini.
keesokan harinya,pada waktu pagi-pagi, kairos dan rock melakukan perjalanan menuju castil tuan yakuza yang berada di perbatasan kerajaan elf dan kerajaan hollyland.
disebuah jalan setapak pengunungan.
"hey rock, seperti nya perjalanan kita akan memakan waktu berapa jam..."kairos menaiki kuda sembari bertanya pada rock.
"seperti kita akan sampai siang hari...dan jalan nya juga hanya cukup satu kuda ... untuk melewati pengunungan serta hutan."
"ktak...ktak...ktak..."suara kaki kuda.
dalam perjalanan itu Kairos dan rock bergegas dengan cepat menuju kediaman tuan Yakuza.
"kita hanya perlu berjalan cepat Ros untuk sampai di tempat tuan kita..."
"ah...benar apa yang kamu tanyakan,eh tunggu sebentar Kapan kita seakrab sekarang ini,"
lalu rock membalas dengan senyuman itu.
"menjijikkan saat kau tersenyum rock..."
"kita akrab karena tuan kita."
kemudian Kairos terdiam seketika dan tersenyum sendiri .
disisi lain dipagi hari di kastil tuan yakuza,tuan yakuza sudah bangun di tempat tidur.
"seperti nya aku sudah bangun ,....ah...lalu apa yang dibawah kaki ku ini yah,.."
lalu Yakuza perlahan membuka selimut..."pemandangan yang indah seperti yang aku harapkan kan... tanpa disadari tuan Yakuza memegang tanpa sengaja gunung nona Elisa dan misa yang berada di samping nya.
"hemm,...ini kenapa berasa sesuatu yang lembut,enak juga kaya nya,berasa nostalgia..."lalu saat dia sadar dari bangun tidur nya...tuan yakuza terkejut dan langsung mengangkat tangan ke atas...
"astaga...aku sudah melakukan kesalahan lagi,sial..."
tiba-tiba nona Elisa, misa dan Rin terbangun dari tidur nya.
"tuan ternyata sudah bangun,woah..."menguap dan nona Rin mulai bangun dari kasur secara perlahan.
lalu nona Elisa juga terbangun dari tidur nya juga.
"tuan..."terlihat memerah di wajah nona Elisa"anu maaf merepotkan tuan Yakuza, yang memenuhi permintaan Elisa...."terlihat cemas.
kemudian nona misa juga bangun sambil melantur berbicara.
"tuan yakuza, kenapa tidak memberitahu misa ini, bahwa tuan lebih kuat dari nona ini"sambil memegang tangan Yakuza"tanpa disadari nona misa terkejut, saat memegang tangan tuan yakuza.
"eh...maaf tuan kalau begitu saya pergi dulu..."berjalan keluar kamar nona misa sambil memerah di wajah.
"krek..."suara pintu terbuka.
kemudian nona Elisa juga ikut keluar dari kamar tidur tuan Yakuza.
__ADS_1
"anu tuan ...saya akan pergi dulu, untuk menyiapkan makanan bersama nona misa.
"Iyah Elisa"
lalu nona Rineina juga ikut keluar dari ruangan kamar tidur tuan Yakuza.
"tuan aku juga akan pergi dulu ...aku juga ingin membuat masakan enak buat tuan."tersenyum.
lalu tuan Yakuza menganggukan kepalanya,"Iyah...nanti aku kesana setelah mandi."
kemudian nona Rin pergi dari tempat tidur tuan Yakuza.
"krek..."suara pintu terbuka.
setelah itu semua pergi dari ruangan kamar tidur tuan Yakuza.
"ada apa dengan sikap mereka yah...aneh,apa aku yang aneh hari ini, sudah lah aku pergi ,mandi."
disisi lain Kairos dan rock, sudah sampai di dekat pandangan mata mereka melihat kastil yang berada di dekat gunung.
"rock, seperti nya kita sudah sampai di tujuan,hanya tinggal beberapa menit,kita akan sampai di rumah tuan"sambil melihat dengan tangan kanan nya.
"akhirnya kita sampai juga...,mari kita bergegas pergi... sekarang hampir siang..."
"baiklah ayo kita pergi menemui tuan kita."
"prak....prak....prak...."suara kuda berlari di tanah berdebu...
kemudian di tempat masak.
"nona Elisa apa yang akan kita masak sekarang..."
"kita akan membuat sarapan yang sehat..."
"apa itu ...."nona Rin bertanya.
"kita akan membuat sayur, untuk tuan dan daging rusa goreng.
"wah...kamu hebat Elisa...aku juga akan ikut membantu."sahut nona Rin.
"baiklah,kamu tinggal potong sayuran yang ada disana.."
"oke akan aku kerjakan..."tersenyum,dan nona Elisa juga membalas senyuman nona Rin.
lalu nona misa menyiapkan piring dan air minum untuk diletakkan di atas meja makan.
kemudian nona misa mendekati nona Elisa dan Rin di tempat masak.
"aku sudah selesai menyiapkan nya... tinggal makanan nya"
"kami juga sudah selesai Disini misa...,kita tinggal membawa nya ke meja..."sahut nona Elisa.
lalu mereka bertiga membawa ke tempat meja makan dan menunggu tuan yakuza datang,untuk makan bersama.
__ADS_1