MOVE THE WORLD

MOVE THE WORLD
Teman.


__ADS_3

Setelah yakuza di sore hari membuat kopi,dan menikmati nya sembari menunggu malam...dia kembali ke asrama putra untuk beristirahat di sana,akan tetapi ada beberapa orang yang ingin berkenalan dengan yakuza di asrama putra,mereka datang bertiga, karena mereka tetangga sebelah kamar di asrama academy sihir hollyland.


di dekat halaman pohon asrama.


"seperti nya sudah mulai menjelang malam,aku harus pergi beristirahat, memang melelahkan mencari kopi kesana kemari,tapi takdir berkehendak lain,"lalu Yakuza pergi ke asrama tempat kamar nya berada..."


"tap...tap...tap..."suara jejak kaki.


"krek..."suara pintu terbuka...


"akhirnya aku bisa istirahat dengan tenang sekarang,"lalu Yakuza duduk di kasur nya ,"tapi aku harus mencari asal usul kopi ini ,aku membutuhkan banyak sekali untuk kedepannya,dan kalau bisa aku mau menanam nya di halaman kastil ku nanti...."


kemudian ada seseorang yang datang dan mengetuk pintu...


"tok...tok...tok..., permisi hallo ada orang kah..."


lalu Yakuza mendengar seseorang dari balik pintu kamar dan langsung pergi membuka pintu kamar nya.


"siapa sih, ganggu ajah..."


"krek..."


"ada apa yah...,siapa kalian bertiga..."


"kami bertiga tetangga kamar disini,perkenalkan dia Jackson,Will,dan saya Jeny.


ketiga laki-laki itu... datang bertujuan untuk berteman dengan yakuza mereka masih berumur 19tahun sama dengan umur nya yakuza, Jackson dia berambut hitam dan kekar, Will berambut biru Dengan kacamata nya... seseorang yang tidak banyak bicara,dan terakhir Jeny berambut hitam dan beranting bulan mereka semua tampan-tampan.


"aku kira siapa, perkenalkan nama saya yakuza,mari masuk ,tidak baik malam-malam begini di luar..."lalu yakuza membawa masuk mereka bertiga dan saling mengenal.


kemudian mereka semua duduk di lantai,lalu si Jeny pergi ke kamar nya untuk mengambil makanan ringan,dan si Jackson pergi mengambil minuman.


"ah.. sebelum itu aku mau mengambil sesuatu dulu... tunggu saya..."lalu disusul oleh Jackson juga pergi.


"aku juga aku akan mengambil minuman dulu di kamar ku..."


lalu si Will menatap yakuza dan Yakuza bertanya pada Will.


"ada apa..."


"anu tidak ada apa-apa,"


"katakan ada apa"menatap dengan tajam.

__ADS_1


"kami hanya saling menyapa, kemarin-kemarin kami juga menyapa semua orang dan kamu adalah yang terakhir, kami bertiga sudah berteman sejak lama , kemudian kami mencapai tujuan mimpi kita untuk bisa sekolah di academy sihir hollyland."


"hemm begitu... kalian bener-bener hebat."sambil tersenyum.


lalu beberapa menit kemudian jeny dan Jackson datang membawa makanan serta minuman.


"krek..."suara pintu terbuka.


"aku membawa makanan mari kita makan..."


"aku juga membawa makanan apa kalian mau minum-minum hari ini..."suara yang tegas seperti preman.


lalu mereka berdua duduk bersama yakuza dan Will.


"wih... mantap tuh...,apa kalian suka merokok...",


lalu Jeny membalas perkataan Yakuza.


"aku tidak merokok, rokok itu sesuatu barang yang langka,hanya para bangsawan tingkat atas ,"sambil mengeluh...


"bener apa yang dikatakan Jeny, Jackson juga sama seperti Will ,kami bertiga berteman sejak kecil kami dari bangsawan yang sudah jatuh,kami sekolah disini karena ingin merubah nasib keluarga kita masing-masing."Jackson yang terlihat polos dan sedih.


lalu dalam hati Yakuza.


"aku akan memberikan rokok ultimate,"lalu yakuza mengeluarkan rokok yang berbeda rokok yang tidak akan pernah habis..."aku punya beberapa rokok ini akan menghilang stres dan membuat kalian bahagia."sambil tersenyum,lalu Yakuza memberikan rokok nya, pada Will,Jeny dan Jackson.


"ambil lah,ini pemberian ku sebagai teman"


lalu mereka bertiga tidak merasa enak kalau menolak pemberian dari yakuza dan mereka bertiga menerima nya.


"baiklah aku terima ini,aku Jeny sebagai teman nya Yakuza..."sambil mengambil sebatang rokok dari tangan Yakuza.


"aku Jackson menerima ini, sebagai teman Yakuza"tersenyum dan mengambil rokok nya juga.


lalu si Will juga ikut mengambil nya.


"aku...aku Will"terlihat gugup "sebagai teman aku menerima nya"sambil mengambil rokok sebatang dari yakuza.


"oke kalau begitu,mari kita hisap rokok ini bersama"lalu mereka semua merokok bersama Yakuza.


"cekrek..."suara korek api...


"woshh....,hah ..."asap rokok yang keluar dari mulut Yakuza.

__ADS_1


"kalian tahu... rokok ini tidak menyebabkan gangguan,ini rokok herbal dan alami juga asli tidak akan habis, hingga ratusan tahun..."yakuza sambil tersenyum dan bercerita.


"ternyata rokok ini enak...juga.."Jeny sambil menghisap rokok.


"ko gak habis-habis rokok nya aneh ,dan lihat ini tumbuh lagi..."terlihat terkejut Jackson sambil memakan rokok herbal.


"Jackson apa yang kau lakukan...kenapa di makan,itu pemberian yakuza..."Will yang terlihat marah.


"sudah lah,itu tidak akan terjadi apa-apa kalau di makan juga"yakuza melihat Will dan Jackson dengan senyuman.


"ah... hahaha..."Jeny tertawa terbahak-bahak melihat tingkah Jackson."bener-bener bikin sakit perut.


lalu mereka berempat menjalin hubungan pertemanan di dalam asrama putra academy sihir hollyland.


kemudian beberapa jam berlalu dan mereka memutuskan untuk kembali ke kamar nya masing-masing.


"seperti sudah malam sampai ketemu lagi...."Jeny mengucapkan sampai jumpa bersama Will dan Jackson.


"yah selamat malam sobat, sampai jumpa di pagi hari nanti."yakuza mengantarkan mereka keluar dan kembali ke tempat tidur nya.


"krek..."suara pintu tertutup.


"hari yang melelahkan,di dunia ku aku tidak punya teman sama sekali sekarang disini aku memiliki beberapa teman, bawahan dan wanita cantik"sambil tersenyum dan berbaring di tempat tidur nya.


"seperti nya aku mulai ngantuk..."lalu beberapa saat kemudian, Yakuza di datangi Elisa, misa dan Rin, yang masuk menyelinap ke kamar nya Yakuza yang sedang tertidur,karena yakuza sangat lemah pertahanan saat tertidur, karena dia kalau sudah tidur tidak mendengar apa-apa.


"apa kamu sudah bawa kunci nya,nona Rin"berbicara berbisik di depan pintu masuk kamar Yakuza.


"aku sudah menemukan pasangan kunci nya,"krek..."suara pintu terbuka perlahan".


"apa tidak apa-apa, kalau kita memasuki asrama putra."nona Elisa terlihat gelisah.


"kan kamu mau berteman yakuza,ini memang yang terbaik... untuk berbicara nanti..."misa dengan tegas berbicara pada Elisa.


lalu mereka masuk dan melihat Yakuza berbaring tidur di kasur yang muat satu orang saja.


"kelihatan nya dia sudah tidur"Elisa menatap dengan tajam ke arah wajah Yakuza.


"aku menemukan kasur besar tapi tipis,ini mungkin cocok untuk bertiga tidur di lantai "Rin menemukan kasur besar yang berada di dalam lemari besar.


"kenapa kita menginap disini..."Elisa dengan wajah terkejut nya.


"ssssttt...."jangan berisik,kamu gak mau tidur kah..."

__ADS_1


lalu mereka bertiga tidur bersama di lantai dengan kasur tipis tapi besar yang muat bertiga.


__ADS_2