
setelah yakuza makan di sebuah restoran yang bernama fuka bersama teman-teman nya, Yakuza dan teman-teman nya pergi kembali menuju asrama putra untuk beristirahat di siang hari.
lalu sesampai di asrama teman-teman nya bertingkah aneh dan pergi meninggalkan yakuza di depan pintu masuk asrama putra academy.
kemudian saat Yakuza sampai di depan pintu masuk kamar nya,dia masuk dan terkejut melihat nona Elisa, misa dan Rin, memakai pakaian piyama yang terlihat sexy.
"krek..."suara pintu terbuka pelan.
"kenapa kalian memakai pakaian seperti itu..."terkejut serta memalingkan wajahnya,dan melirik sedikit.
"kalian cepat pakai, pakaian yang tertutup..."bersuara tegas...
saat Yakuza berkata seperti itu, perkataan itu di sangkal oleh nona Rin.
lalu nona Rin menghampiri Yakuza di depan pintu kamar nya.
"tuan sudah pulang,apa ada masalah dengan pakaian kami tuan..."menatap yakuza dengan muka polos."tuan kan suka dengan pakaian ini kan..."
"Iyah suka,tapi siang-siang begini pakaian nya begitu,apa kalian tidak kedinginan..."
"kan kamu suka yang begini,atau yang ini...hah..."nona misa menggoda Yakuza,dan memainkan buah kembar nona elisa.
"nona misa kenapa kamu melakukan nya pada ku...,uh..."terlihat mendesah .
"kamu suka kan nona Elisa..., hehehe..."tersenyum dan tertawa nona misa.
"sudah lah cepat pakai pakaian kalian kalau tidak kalian tidak boleh tinggal disini..."berbicara marah dan pergi ke luar kamar nya.
"hemm...,"nona misa terlihat cemberut...
"sudah lah nona misa,kita harus pakai-pakaian kita"nona Elisa terlihat malu... terhadap tuan yakuza.
"kalau begitu mari kita kenakan pakaian kita, rencana kita tidak berhasil menggoda tuan..."Rin terlihat biasa-biasa saja namun dia memerah di wajah nya.
__ADS_1
lalu mereka bertiga, kembali mengenakan pakaian nya masing-masing dan akhirnya tuan Yakuza kembali masuk ke kamar nya.
"krek..."suara pintu terbuka.
kemudian Yakuza masuk ke dalam kamar asrama nya.
"huh..."yakuza menghela nafas.
"nah ,ini kan bagus kelihatan cantik, imut, manis kenapa sih dengan kalian ini, kadang-kadang begini, kadang-kadang begitu,pusing aku..."
saat yakuza mengeluarkan kata-kata itu, mereka semua terlihat senang dan memerah di wajah nya.
lalu mereka bertiga duduk di tengah-tengah ruangan tempat, dekat dengan kamar tidur.
"kalau begitu saya akan buat kan teh nya,"lalu nona Rin menyiapkan teh untuk di minum oleh mereka semua di ruangan nya yakuza.
"apa kamu sudah ada kabar nona misa, bahwa kata nya kamu ikut kompetisi tournament 3 tahunan academy,apa itu benar....?"
"Iyah aku juga ikut ,dan kali ini aku tidak akan kalah sama kamu lagi... sekarang aku sudah bertambah kuat..."terlihat senang dan ceria.
"nona misa, selama ini kamu selalu bersama ku ,dan aku tidak tahu kamu berlatih..."
"ah...aku,aku...berlatih teknik mimpi,jadi aku berlatih dari mimpi..."terlihat panik dan berkeringat dingin.
dalam hati nya nona misa.
"mana ada teknik mimpi,aku hanya menghayal,bukan nya aku tidak mau berlatih,cuman yakuza yang kurasa lebih kuat dari ku..."tersenyum.
"aku tahu kamu tidak berlatih,tapi sudahlah yang penting,apa kamu benar akan ikut tournament itu..."
"aku sih,ingin nya nonton,tapi aku juga ingin seberapa besar nanti aku bisa mencapai puncak kompetisi tournament 3 tahunan..."Nona misa terlihat sedih dan senang karena dia pasti tahu akan bertemu lagi dengan Yakuza nanti di pertandingan kompetisi tournament 3 tahunan academy sihir hollyland.
"kalau kamu begitu, aku akan. mendungkung tapi saat nanti kita bertemu lagi...kamu bisa menyerah...,hehe..."yakuza tersenyum.
__ADS_1
"aku juga ingin ikut tapi di level ku ini aku pasti akan kalah..."nona Elisa terlihat mengeluh.
"tenang saja Elisa,kamu nanti akan bisa mencapai level kami...apa lagi sekarang buah kembar kamu semakin besar perasaan..."
"ah...ini tidak ada hubungan nya ,nona misa..."bersuara kencang.
lalu saat mereka berbincang berdua yakuza pergi ke kasur nya dan mulai tertidur perlahan...
kemudian nona Rin datang menyiapkan teh dan juga cemilan yang berada di atas meja yang masih baru juga cemilan itu di bawa oleh Jeny dengan membawa makanan dan cemilan dengan jumlah yang banyak.
"ini dia,teh nya...ko tuan pergi ke kasur nya ,apa yang terjadi..."terlihat terkejut.
"oh..dia ingin tidur siang...kata nya"nona misa yang sedang berbaring di sofa ruangan tengah kamar yakuza.
"mungkin dia kecapean,dia habis berjalan-jalan sama teman-teman nya di academy..."nona Elisa terlihat cemas.dia duduk di dekat sofa ruangan.
lalu nona Rin menyimpan teh nya juga cemilan di atas meja kecil di ruangan kamar nya Yakuza,serta nona Elisa dan misa mulai memakan cemilan juga meminum teh yang di buat nona Rin.
dalam hati Yakuza saat berbaring di kasur nya.
"lebih baik aku tidur ,dari pada harus ber urusan dengan mereka bertiga,tapi ini cukup menyenangkan,tidak seperti aku di dunia itu,aku bener-bener kesepian..."tersenyum dengan mata tertutup.
didalam kamar nya Will, Will yang sedang duduk di depan buku nya,dia membaca buku,dia terlihat senang membaca buku dan kemudian dia membaca artikel yang berhubungan dengan kompetisi tournament 3 tahunan yang lalu...
"hemm... kelihatan nya,ada kandidat yang benar-benar kuat dia pindah beberapa bulan yang lalu,juga dia tidak masuk kelas karena dia rekrut Tan bangsawan tinggi, menurut artikel ini apa ini rumor atau...fakta... entahlah ini membingungkan aku tidak cukup informasi nanti , untuk di berikan pada yakuza... sebelum tournament 3 tahunan ini."terlihat serius.
kemudian di tempat nya jeny.jeny yang terlihat bersemangat,dia berlatih di ruangan pribadi nya, yang berada tidak jauh dari asrama putra academy.sebenarnya dia cemburu melihat kekuatan yakuza,dan berlatih menggunakan sihir, yang berelement angin...
dalam hati nya Jeny.
"mulai sekarang aku akan mulai berlatih,ini untuk teman-teman ku..."
Jeny mengeluarkan sihir skill"wind cutter"sihir angin dengan bentuk pisau...dia berlatih dengan batu besar.
__ADS_1
lalu sisi lain Jackson yang berada di kamar nya ,dia sedang tertidur pulas . namun dia tidak tertidur tapi dia berlatih di dalam mimpi nya, tidak seperti aslinya dia yang berada di dalam mimpi nya ,itu terlihat sangat kuat dia yang menggunakan kekuatan racun... Jackson yang berada di mimpi nya itu berlatihdi ruangan kosong putih...dia berhasil mencapai puncak level nya...,oleh karena itu dia selalu makan dengan banyak.