
Setelah mereka bertiga meneyelinap
di asrama putra academy untuk menemui Yakuza dan bermalam tanpa di ketahui Yakuza, sehingga saat Yakuza terbangun dia sedikit terkejut melihat putri Elisa,misa,dan Rin yang berada di kamar nya.
saat itu pagi hari menjelang dan mereka terbangun dari tidur nya.
"seperti nya sudah pagi",membuka mata pelan-pelan yakuza.
"badan ku pegal-pegal, ternyata semalaman begitu melelahkan,"membuka mata lebar-lebar.
saat membuka mata Yakuza melihat nona Elisa, misa dan Rin.
Dalam hati Yakuza.
"kenapa mereka ada disini,aish... wanita memang tidak dapat di mengerti, sudahlah aku lebih baik mandi dulu sebelum berangkat."
lalu yakuza pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri nya.
"tap...tap...tap..."berjalan perlahan... melewati nona Elisa, misa dan Rin yang sedang tidur di tengah ruangan.
Dalam hati Yakuza.
"kenapa mereka,tidur begitu pulas...hadeh, kalau bener-bener aku laki-laki brengsek aku mungkin akan memakan mereka", tersenyum dan memerah dan masuk ke kamar mandi.
disisi lain, teman-teman Yakuza datang menjemput Yakuza di kamar ruangan nya untuk pergi bersama ke academy.
didepan kamar nya Jeny,Will menjemput Jeny.
"hallo...Jeny,"
"tok... tok... tok..."suara pintu terketuk.
lalu beberapa saat kemudian jeny keluar sambil menggunakan pakaian murid academy sihir hollyland.
"krek..."suara pintu terbuka.
"ah... selamat pagi Will,mari kita jemput si Jackson."
"oke mari kita pergi..."
lalu mereka berdua menyusuri lorong kamar academy, untuk menjemput Jackson di kamar nya.
di perjalanan mereka berdua mengobrol.
"Will...kita , setelah menjemput Jackson kita akan menjemput yakuza untuk pergi bersama."
"ah...,iyh aku setuju apa yang kamu usulkan,ini sebagai tanda pertemanan."
"semoga saja...,pertemanan kita akan seterus nya."
lalu mereka berdua sampai di depan pintu masuk kamar Jackson.
saat mereka hendak mengetuk pintu kamar Jackson, Jackson langsung membuat kaget,Will dan Jeny.
__ADS_1
"brak..."suara pintu terbuka.
"selamat pagi Will,Jeny..."
"astaga Jackson,kau membuat ku terkejut."Jeny terlihat terkejut.
"haha...,aku hanya memberi kalian kejutan..."Jackson terlihat senang.
"huh..., seperti biasa Jackson sang pengejut..."Will terlihat biasa saja.
"baiklah mari kita menjemput teman kita yang satu lagi..."jeny terlihat senang.
lalu mereka bertiga pergi menemui yakuza yang berada di ruangan kamar nya.
disisi lain yakuza sudah membersihkan diri ,dan sudah memakai pakaian nya,juga membangun kan nona Elisa,misa, dan Rin yang masih tertidur.
Dalam hati Yakuza...
"akhirnya aku selesai juga"lalu melihat mereka bertiga, yakuza membangun kan nya.
"Elisa,bangun,misa bangun" dan nona Rin ternyata sudah bangun dan menatap Yakuza saat membangun kan nya.
"Rin ternyata kamu sudah bangun, tolong bangun kan yang lain nya"menatap kembali nona Rin.
"baik tuan saya akan membangun kan nona misa dan Elisa."bangun perlahan.
"dan aku ingin kalian bertiga menemui ku nanti di taman, kalian harus jelaskan apa yang terjadi..."tersenyum pada nona Rin.
"baiklah "...
beberapa menit kemudian teman-teman yakuza datang ke tempat kamar nya yakuza.
"tok...tok...tok..."Jeny mengetuk pintu.
saat Yakuza membuka pintu, teman-teman Yakuza melihat para wanita yang berada di kamar nya Yakuza.
"krek..."suara pintu terbuka.
"ah... ternyata kalian..."berkeringat dingin...
"selamat pagi Yakuza,dan ...,"diam sejenak.
"ah...mereka teman...teman ku..."
lalu nona misa menghampiri Yakuza, yang sedang bertemu teman-teman nya...
"Yakuza,...kenapa kamu pergi tanpa pamit,hah..."terlihat marah nona misa.
lalu disusul nona Elisa...
"misa ,kamu terlihat mabuk...,mari kita kembali lagi masuk ,"
"maaf tuan, mereka terlihat ingin bertemu jadi saya tidak bisa menghalangi mereka berdua..."
__ADS_1
lalu sisi lain teman-teman nya yakuza, terkejut melihat wanita yang berada di kamar nya Yakuza, Karena di depan mereka bertiga nona Elisa, misa dan Rin terlihat memakai pakaian piyama tidur yang bikin orang salah paham.
"ah... seperti nya ini ada kesalahan... teman-teman."yakuza terlihat khawatir.
"tenang saja kawan , kalau begitu kami pamit dulu..."Jeny yang terlihat kecewa.
lalu di dalam hati Will.
"ini... membuat ku sakit hati kenapa dia di kelilingi wanita cantik bikin iri saja"Wil terlihat sedih.
"aku bener Yakuza adalah pria sejati, kalau begitu saya pergi dulu,sampai jumpa lagi di academy,"
lalu mereka bertiga pergi meninggalkan tempat kamar nya yakuza.
"seperti yang kalian lihat"di dalam ruangan nya Yakuza.
"aku tidak tahu apa yang kalian pikirkan, kenapa kalian tidur di tempat ku,dan kenapa kalian tidak tidur di asrama putri,malah tidur disini,serta untuk nona misa kenapa kamu mabuk..."terlihat marah.
lalu nona Elisa membalas perkataan Yakuza.
"kami hanya tidur ko,tidak melakukan hal-hal yang tidak senonoh "terlihat memerah di wajah nya nona elisa.
"yah sudah lah,aku memaafkan kalian,dan untuk nona misa sebaiknya di beristirahat di sini dan ..., kalian boleh tinggal di sini tapi jangan sampai ketahuan pengurus kebersihan nanti."
"iyh maaf kan saya tuan,saya mulai hari ini akan mengurus,dan keperluan nya tuan semasa di academy ini..."nona Rin menghormati tuan yakuza.
"kamu tak usah begitu, lakukan apa yang kamu inginkan, kalau begitu jaga baik-baik diri kalian aku akan menemui mereka di academy, nanti siang aku akan kesini..."
"aku juga mau bolos ,dan ingin merawat nona misa..."
"baiklah Elisa, kelihatan nya dia mabuk berat,aku tidak tahu apa yang dia minum..."
lalu Yakuza pergi dari ruangan kamar asrama putra academy sihir hollyland.yang sedang menuju academy.
disisi lain nona Rin menyembunyikan bahwa nona misa meminum-minuman yang berada di tempat nya yakuza,sisa-sisa minuman yang dibawa oleh Jackson ke tempat nya yakuza saat mereka merayakan hari pertemanan, oleh karena itu semalam nona misa tidak sengaja minum segelas air yang berwarna putih tanpa bau ..., yang diminum sebelum tidur.oleh karena itu nona misa terlihat mabuk di pagi hari.
saat meminum itu,nona Rin memperingati nona misa dan Elisa untuk tidak meminum air apapu di tempat nya yakuza,nona Rin sengaja tidak memberitahu bahwa di tempat nya yakuza ada sebuah pesta kecil di kamar nya Yakuza.
kemudian Yakuza yang berada di perjalanan menuju academy.
"aku tidak mengira mereka semua melihat sesuatu yang memalukan,Hade..h...apa yang harus aku lakukan saat bertemu mereka"
"tap...tap...tap..."suara tapak kaki.
lalu yakuza mulai mengambil rokok dari balik baju...
"cekrek..."suara korek api.
"fiuh...woah..."asap yang keluar dari mulut Yakuza.
dalam hati Yakuza.
"hari ini bener-bener cerah dan juga udara nya segar..."sambil berjalan menyusuri jalan menuju academy.
__ADS_1