Mr. Lion Dan Miss Snail

Mr. Lion Dan Miss Snail
BAB 3


__ADS_3

Rupanya Xinlaire tidak cukup sabar untuk mendengarkan penjelasan serta permintaan maaf Althaia. Setelah dengan sengaja melempar keras jasnya ke wajah gadis itu, kini ia mengusir Althaia "Lo nggak di butuhin disini. Pergi lo"


Dengan tangan yang terangkat dan jari telunjuk dan tengah membentuk huruf V Althaia terus mencoba menjelaskan "Saya tadi tidak sengaja Pak Boss. Suer"


Jika di hitung dengan skala angka satu sampai sepuluh, emosi kemarahan Xinlaire tepat berada di angka lima. "Keluar!"


Bukannya keluar Althaia terus bercelote tentang kejadian tadi "Tadi itu betulan tidak sengaja Pak Boss. Aku eh Saya kan tadi mau ambil hp. Di tas udah di cari-cari engga ketemu, mungkin ketinggalan di mobil abang. Pas balik eh engga sengaja nabrak pak boss" Althaia menarik napas sebentar "Ato mungkin hp aku jatuh kali yah. Pak Boss eng...."


Sepertinya angka kemarahan naik ke angka enam. "Gue bilang keluar sialan" timpal Xinlaire tidak menunggu Althaia menyelesaikan kalimatnya


"Pak Boss jangan menyelah orang bicara. Kata oma itu ngga sopan" tegur Althaia


"Lo siapa? Sok ngatur gue sialan!


Althaia tersenyum "Saya ini Althaia Pak Boss. Mahasiswa magang disini" ucapnya "Saya benar-benar minta maaf sudah membuat Es Kopi Pak Boss tumpah. Itu kopinya mahal kan Pak Boss, saya sering lihat juga abang minum kopi itu" lirih Althaia bersalah


Naik tujuh. Xialaire melotot tajam. "Lo nyoba nguji kesabaran gue?. Mending Lo keluar sekarang dari kantor gue. Sebelum gue benar-benar bakal ngehabisin lo ******"


Seakan tidak terpengaruh, Althaia justru menampilkan ekspresi bingung. "******? ****** siapa Pak Boss?" Saya ini Althaia bukan ******" ucap Althaia "Pak Boss harus fokus. Bu Boss ****** engga ada. Pasti rindu yah, makanya salah ucap" goda Althaia


Teng! Sepuluh! Jika saja bisa di lihat. Mungkin Althaia akan berpikir bahwa kepala Bossnya kebakaran karna berasap. Xinlaire berdiri mendekati Althaia hingga bisa mencium aroma samar manis permen, Xinlaire mensejajarkan wajahnya "Lo emang sudah bosan hidup rupanya"


tangannya membelai Rambut Althaia kemudian mejambak kuat hingga gadis itu menjerit kesakitan "Aduh Pak Boss engga boleh yah pake kekerasan. Saya bisa sa...."


Brukkk


Tubuh Althaia seketika terlempar. Kepalanya membentur ujung meja kecil dan membuat vas bunga yang diletakan di atasnya jatuh menimpa tubuhnya. Seketika semuanya menjadi gelap...


"LOH UDAH GILA YAH XIN" teriak Juan saat memasuki ruang kerja sahabatnya itu.


Tadi Setelah berperang dengan pikirannya. juan memberanikan diri masuk ke dalam ruangan Bossnya untuk melihat anak magang yang tidak sengaja melakukan kesalahan di hari pertamanya masuk. Karna ruangan Xinlaire kedap suara dan kaca pembatasnya di buramkan, Juan begitu penasaran apa yang terjadi di dalam. Setelah hampir lima belas menit Althaia tidak kunjung keluar, juan menerobos masuk dan di sambut dengan pemandangan Althaia tergeletak di lantai dengan darah yang mulai keluar dari kepalanya


Dengan cepat juan mengangkat Althaia, menggendongnya keluar. sontak terdengar keributan di luar ruangan Xinlaire.


Xinlaire mengusap wajahnya kasar. Dia kehilangan kontrol "Aishh. Sialan" ucapnya sambil melihat genangan darah di lantai ruangannya itu.


...\=(^.^)\= \=(^.^)\= \=(^.^)\=...


Di sebuah ruangan bercat putih dengan bau khas obat-obatan yang cukup menyengat Seorang gadis terbaring lemah di atas brankas, setelah di bawah dengan keadaan seluruh wajahnya dipenuhi darah.


Jari jemari gadis itu bergerak di ikuti dengan matanya yang perlahan terbuka. "Aduhh" rintihnya sambil memegang kepalanya yang kini terdapat perban


"Althaia. Akhirnya lo sadar" juan akhirnya bisa bernapas legah "Ada yang sakit nggak?"


"Kamu siapa yah?"

__ADS_1


Mata juan membola sempurna mendengar itu "L-lo nggak ingat gue?" tanya juan panik


Suasana yang hening itu seketika ribut dengan suara tawa Althaia yang memekikan telinga "Aku cuman bercanda, tadi itu namanya ekting ka Juan. Hehe"


Juan malah makin melongo di buatnya


"Permisi.." seorang perawat menghampiri mereka membuat juan tersadar dari keterkejutannya "ini resep obat a.n Althaia Kalandra"


Juan mengambil kertas bertuliskan resep obat itu "sus, teman saya.. kepalanya nggak ada masalah kan?"


"Lukanya tidak terlalu dalam. Dan tidak terjadi masalah yang serius"


"Berati sudah bisa pulang ?


Perawat itu mengangguk "bisa. Namun luka pasien harap di perhatiakan, perbannya harus di ganti dua kali sehari"


"Baik sus. Trima kasih" ucap juan sebelum perawat itu meninggalkan mereka


Setelah mendapat izin pulang. Juan mengatar Althaia ke asramanya. Walau terjadi keributan kecil di dalam mobil karna Gadis itu memaksa ingin ikut kembali ke kantor. Setelah 1001 bujuk rayu juan akhirnya Althaia menurut untuk di antarkan ke asramanya.


"Ka juan. Tadi keknya perawat itu salah deh ngasih resep obatnya ke aku"


Juan menatap Althaia bingung "kenapa emang?"


"Aku bukan Althaia Kalandra"


Althaia mengangguk "oh gitu yah. Kirain salah orang. Oh iya kak, aku turun di depan kampus aja"


"Gue antarain deh sampe depan asrama lo. Takut-takut lo pusing gitu di jalan" tawar juan


Althaia menggelang "engga usah kak. Nanti di lihat anak kampus"


"Kaga boleh emang?"


"Kata dewi kalo cewe turun dari mobil mewah sama om-om bisa aja dia itu...." Althaia mendekat dan berbisik di telinga Juan "*****". Mata juan membulat "kata dewi ***** itu sukanya di jalan-jalan terus suka teriak limapuluhhhhh" lanjutnya


Juan menginjak rem mendadak membuat tubuh Althaia terhuyung kedepan "lo nggakpapa Al?"


"Nggapapa kak" Diikuti anggukan kepalanya


Juan terkekeh "Lo jangan sering deh bergaul sama tu dewi. Ajaran sesat memang tu bocah" ucapnya dengan tawa di wajahnya "terus coba lo lihat gue"


Althaia memandangi juan dengan fokus


"Apa gue udah kelihatan kek om-om?" tanyanya lagi

__ADS_1


Althaia menggeleng "Kak juan masih muda sih, kek abang" Juan tersenyum "tapi abang kan om aku. Berarti ka juan sama aja om-om kek abang" lanjut Althaia


Senyuman di wajah juan seketika menghilang tergantikan dengan ekspresi terkejut "itu pengertian dari mana astaga Althaia"


"Dari aku sendirilah kak" Althaia terkekeh "yaudah. Makasi yah ka udah di anterin. Jangan lupa besok kakak udah janji" ucap Althaia lalu keluar dari mobil juan


Sedikit berlari kecil Althaia memasuki gerbang kampusnya, sampai punggung gadis itu tidak lagi kelihatan Juan baru pergi dari sana.


Dengan senyuman di wajahnya juan bergumam "Gadis yang menarik"


...\=(^.^)\= \=(^.^)\= \=(^.^)\=...


Di ruang yang sama. Di tempat Althaia pinsan tadi. Seorang Xinlaire sedang fokus menatap layar laptopnya. Jari-jemarinya terlihat lincah menekan papan ketik. Fokusnya terahlikan saat ketukan pintu terdengar bersamaan dengan masuknya seseorang


"Hebat lo yah Boss. Hampir bikin anak orang mati tadi. sekarang masih bisa fokus kerja" ucap Juan sekarang yang sudah duduk di sofa


Xinlaire melirik malas Juan tanpa berkomentar


"Lukanya engga terlalu parah. Tapi perbannya harus di ganti dua kali sehari, Pagi dan malam. Dan itu jadi tugas lo, karna ini semua ulah lo" ucap juan kemudian berdiri "dia kanker otak stadium akhir. temannya sampe mohon sama gue biar dia bisa di terima disini" juan menghela napas pelan


"Tempat ini bukan buat di pake main-main orang penyakitan" sarkas Xinlaire


"dia cuman pengen ngerasain jadi anak magang, sebulan aja Xin" mohon Juan


"Keluar!" usir Xinlaire


"Dia sendirian di asrama. hp sama dompetnya ilang. Temannya juga sebulan ini nggak balik asrama. Kasihan banget anak polos itu, kalo aja seseorang ngga buat dia terluka" ucap Juan dengan sendu "semoga aja nggak ada kabar duka malam ini" lanjut juan melirik sekilas Bossnya itu


"Keluar lo sialan"


Juan terkekeh sebelum meninggalkan ruangan Xinlaire


Seakan pikirannya terusik Xinlaire tidak dapat melanjutkan pekerjaannya lagi "Sial.. menyusahkan" geram Xinlaire sambil menutup paksa laptopnya, mengambil kunci mobil dalam laci mejanya. Kemudian keluar dari ruanganya.


Kepergiannya membuat sudut bibir juan terangkat.


...\~\~\~\~(>_<)\~\~\~\~...


...ยท...


.......


.......


.......

__ADS_1


.......


...Jangan galak-galak dong Boss ๐Ÿ˜…...


__ADS_2