
Sesuai kata Angga. Luna dipindahkan dikamar VVIP dan di sinilah dia.
flashback on
Saat Angga menelpon Dimas Ara masuk keruang rawat Luna. tapi Luna sedang di toilet
" Kemana gadis itu " gumam Ara mendengar percikan suara air di toilet.
" Oh ternyata di toilet. aku letakan saja ponsel di tasnya kembali, lalu aku pergi. kan udah ada keluarganya yang datang " gumam Ara bicara dalam hati.
Setelah mengembalikan ponsel ketempat asalnya Ara keluar dari dalam rumah sakit.
flashback off.
Saat Ara keluar dari rumah sakit melihat ada ojek online.
" bang ojek tolong antar saya ke alamat ini " kata Ara.
" neng pesan dulu pakai aplikasi biar langsung Abang antar " ucap Abang ojek.
" Saya tidak punya ponsel " ucap Ara lesu.
" oh saya pesan lewat hp saya saja kalau begitu "
Setelah mengatakan itu bang ojek memesankannya langsung mengunakan hp pribadi yang dia bawa.
" Makasih ya bang udh bantuin saya " ucap Ara lembut dan sopan.
" Sama-sama neng. ayok naik saya antar "
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 45 menit Ara sampai di kontrakan Amel.
" assalamualaikum Mel "
" walaikumusalam Ara " jawab Amel langsung memeluk Ara.
__ADS_1
" Aku mencari dirimu kemana-mana tapi tidak ketemu"
" Justru aku menunggumu. tapi kau tidak terlihat batang hidungnya "
" sorry tadi aku ketoilet dulu kebelet solanya hehe" kata Amel senyum bersalah
" Tapi setelah ketoilet aku muter-muter terminal memcarimu tidak ketemu juga.
" Hampir saja kalau kau belum kembali ku temukan dalam waktu 24 jam. aku niatnya mau lapor polisi tentang orang hilang " ujar Amel
" sudahlah yang penting aku sudah bertemu denganmu " kata Ara.
" sekarang kau makan lalu istirahat biar besok langsung kerja. aku sudah memberitahu mba Dina kalau aku akan bawa temen untuk bekerja terus mba Dina bilang besok kau langsung menemuinya saja " kita Amel menjelaskan.
" Ok Mel maaf merepotkanmu "
" Tidak masalah. kau itu kaya sama siapa saja "
πΈπΈπΈπΈ
Rumah sakit xxx
" nona Luna ada di ruang VVIP nyonya silakan naik lift kelantai 25 ruang rawat nomor 1 "
" baiklah terimakasih "
mama Linda masuk keruang rawat anaknya.
" sayang kenapa bisa seperti ini " ucap mama Linda mengusap kepala Luna dengan lembut.
" mama aku baik-baik saja, tidak usah khawatir. liat aku masih seger cuma kepalaku saja yang diperban sedikit " kata Luna.
" sama saja. lain kali hati-hati kalau mau menyebrang dek " ucap Angga yang baru masuk keruang rawat inap Luna.
" benar kata kakakmu itu " lanjut mama Linda
__ADS_1
" Iya aku akan lebih berhati-hati lagi mah kak " kata Luna.
" ehh tunggu dimana wanita yang menolongku " kata Luna matanya mencari wanita tersebut di penjuru ruangannya.
" Apa yang kau katakan tidak ada siapapun saat kakak ke ruanganmu itu, apa otakmu bermasalah. aku akan menelpon Dimas untuk memeriksa dirimu kembali " kata Angga
Luna langsung menepuk dahinya kesal dengan sikap kakaknya itu.
" kakak aku baik-baik saja. tidak ada masalah dalam otakku ini, yang bermasalah itu kakak harusnya kakak mendengarkan penjelasanku terlebih dahulu " ucap Luna kesal.
" Sekarang Angga diam dulu " ucap Mama Linda.
" Ade apa yang ingin Ade jelaskan ayok katakan. mama dan kakakmu akan mendengarkannya, kamu itu jelek kalau cemberut begitu " ucap mama Linda lembut.
Luna menceritakan semua apa yang terjadi pada dirinya dan ditolong oleh seorang wanita baik hati.
" Oh pantas saja saat mama menelpon kamu orang lain yang mengangkat panggilannya dan itu wanita "
.
.
.
.
.
.
Pembaca yang Budiman jangan lupa LIKE jempolnya, Komen, Hadiah, Dukungan dan Votenya ya semua, biar Author lebih rajin lagi Up-nya μ¬λν΄πππ
LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE
LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE
__ADS_1
LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE
terimakasihπππ