Mr.Arrogant Jatuh Cinta

Mr.Arrogant Jatuh Cinta
episode 04


__ADS_3

Sesuai kata Angga. Luna dipindahkan dikamar VVIP dan di sinilah dia.


flashback on


Saat Angga menelpon Dimas Ara masuk keruang rawat Luna. tapi Luna sedang di toilet


" Kemana gadis itu " gumam Ara mendengar percikan suara air di toilet.


" Oh ternyata di toilet. aku letakan saja ponsel di tasnya kembali, lalu aku pergi. kan udah ada keluarganya yang datang " gumam Ara bicara dalam hati.


Setelah mengembalikan ponsel ketempat asalnya Ara keluar dari dalam rumah sakit.


flashback off.


Saat Ara keluar dari rumah sakit melihat ada ojek online.


" bang ojek tolong antar saya ke alamat ini " kata Ara.


" neng pesan dulu pakai aplikasi biar langsung Abang antar " ucap Abang ojek.


" Saya tidak punya ponsel " ucap Ara lesu.


" oh saya pesan lewat hp saya saja kalau begitu "


Setelah mengatakan itu bang ojek memesankannya langsung mengunakan hp pribadi yang dia bawa.


" Makasih ya bang udh bantuin saya " ucap Ara lembut dan sopan.


" Sama-sama neng. ayok naik saya antar "


Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 45 menit Ara sampai di kontrakan Amel.


" assalamualaikum Mel "


" walaikumusalam Ara " jawab Amel langsung memeluk Ara.

__ADS_1


" Aku mencari dirimu kemana-mana tapi tidak ketemu"


" Justru aku menunggumu. tapi kau tidak terlihat batang hidungnya "


" sorry tadi aku ketoilet dulu kebelet solanya hehe" kata Amel senyum bersalah


" Tapi setelah ketoilet aku muter-muter terminal memcarimu tidak ketemu juga.


" Hampir saja kalau kau belum kembali ku temukan dalam waktu 24 jam. aku niatnya mau lapor polisi tentang orang hilang " ujar Amel


" sudahlah yang penting aku sudah bertemu denganmu " kata Ara.


" sekarang kau makan lalu istirahat biar besok langsung kerja. aku sudah memberitahu mba Dina kalau aku akan bawa temen untuk bekerja terus mba Dina bilang besok kau langsung menemuinya saja " kita Amel menjelaskan.


" Ok Mel maaf merepotkanmu "


" Tidak masalah. kau itu kaya sama siapa saja "


🌸🌸🌸🌸


Rumah sakit xxx


" nona Luna ada di ruang VVIP nyonya silakan naik lift kelantai 25 ruang rawat nomor 1 "


" baiklah terimakasih "


mama Linda masuk keruang rawat anaknya.


" sayang kenapa bisa seperti ini " ucap mama Linda mengusap kepala Luna dengan lembut.


" mama aku baik-baik saja, tidak usah khawatir. liat aku masih seger cuma kepalaku saja yang diperban sedikit " kata Luna.


" sama saja. lain kali hati-hati kalau mau menyebrang dek " ucap Angga yang baru masuk keruang rawat inap Luna.


" benar kata kakakmu itu " lanjut mama Linda

__ADS_1


" Iya aku akan lebih berhati-hati lagi mah kak " kata Luna.


" ehh tunggu dimana wanita yang menolongku " kata Luna matanya mencari wanita tersebut di penjuru ruangannya.


" Apa yang kau katakan tidak ada siapapun saat kakak ke ruanganmu itu, apa otakmu bermasalah. aku akan menelpon Dimas untuk memeriksa dirimu kembali " kata Angga


Luna langsung menepuk dahinya kesal dengan sikap kakaknya itu.


" kakak aku baik-baik saja. tidak ada masalah dalam otakku ini, yang bermasalah itu kakak harusnya kakak mendengarkan penjelasanku terlebih dahulu " ucap Luna kesal.


" Sekarang Angga diam dulu " ucap Mama Linda.


" Ade apa yang ingin Ade jelaskan ayok katakan. mama dan kakakmu akan mendengarkannya, kamu itu jelek kalau cemberut begitu " ucap mama Linda lembut.


Luna menceritakan semua apa yang terjadi pada dirinya dan ditolong oleh seorang wanita baik hati.


" Oh pantas saja saat mama menelpon kamu orang lain yang mengangkat panggilannya dan itu wanita "


.


.


.


.


.


.


Pembaca yang Budiman jangan lupa LIKE jempolnya, Komen, Hadiah, Dukungan dan Votenya ya semua, biar Author lebih rajin lagi Up-nya μ‚¬λž‘ν•΄πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜


LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE


LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE

__ADS_1


LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE


terimakasihπŸ™πŸ™πŸ™


__ADS_2