
saat Ara akan melanjutkan langkahnya di lobby Amel memanggilnya.
" Ara Lo mau kemana " tanya Amel
" aku di suruh beli makan siang untuk mba Siska Mel " jawab Ara tadi Ara sempat membaca nemtek yang menggelantung di leher Siska
" Ya ampun nenek sihir itu selalu saja menyusahkan orang " ucap Amel kesal.
" Ra tadi lu di suruh beli di restoran xxx kan " tanya Amel
" Ya Mel kok lu tau sih "
" Dulu gue juga pernah disuruh sama mba Siska itu "
" Oh ya sudah aku mau beli makanannya dulu Mel. kalau kelamaan nanti aku kena marah lagi sama mba Siska "
" ehh tunggu-tunggu Ra. lu mending samaan sama sih Santi aja soalnya dia juga di suru beli makan siang sama mba Ririn di restoran yang sama. sama Lo "
" nah itu sih Santi " kata Amel
" Santi bareng Ara aja belinya. soalnya Ara juga disuruh sama mba Siska"
" Ok ayok Ra " ajak Santi
" Mel aku pergi dulu ya " pamit Ara.
πΈπΈπΈπΈ
restoran xxx
Ara dan Santi sudah memesan makanan yang di pesan mba Siska dan ririn.merka sedang menunggu pesanannya
" Santi aku kebelet di mana arah toilet nya" tanya Ara
" itu sebelah sana " Santi menunjukkan dan menjelaskan di mana letak toilet tersebut.
Ara langsung menuju toilet setelah selesai Ara kembali ke tempat dimana ada Santi sedang duduk dan menunggu pesanan.
Ara tidak sengaja melihat pelayanan restoran sedang membutuhkan bantuan.
" mari kak saya bantu " ucap Ara menawarkan bantuan.
" ahh terima kasih kak "
Ara dan pelayanan restoran tersebut membawa makanan menuju ruang VIP
setelah menata hidangan dengan rapi Ara dan pelayanan keluar dari ruang VIP tersebut.
" Ara dari mana lu " tanya Santi
" tadi aku gak sengaja melihat pelayanan butuh bantuan, jadi aku membantunya san "
__ADS_1
" pesanan kita sudah jadi ayok kita balik ke kantor " ajak Santi
" Ya ayok san "
saat inggin keluar dari restoran ada anak kecil sedang menangis mencari ibu atau ayahnya.
" san itu" ucap Ara menunjuk arah dimana ada Adak kecil sedang nagis kebingungan.
" anak kecil itu menangis ayok kita bantu dulu "
" aduh Ra gimana ya kita harus sampai kantor kalau kelamaan nanti kita kena omel " kata Santi
" gimana kalau lu aja yang bantu anak kecil itu biar makanan mba Siska gue yang kasih ke orangnya " tawar Santi
" Ok deh san "
Santi langsung balik ke kantor sementara Ara menghampiri anak kecil yang sedang nagis tersebut.
" Hay Ade. jangan nagis lagi ya ayok kemari Kaka gendong nanti kita beli es krim atau permen mau ga " ucap Ara merayu anak tersebut agar tidak menangis.
" siapa namamu adik kecil " tanya Ara.
" Adit kak "
" Adit kesini bareng siapa "
" om Dimas "
" lalu dimana omnya sekarang ayok kakak anter mencari omnya Adit. sekarang Adit ga boleh nangis lagi ya "
" baiklah ayok kita beli es krim dulu "
" Adit mau rasa apa " tanya Ara lembut.
" coklat kak "
" ini eskrim nya. sekarang kita cari omnya Adit ya ayok " ajak Ara.
dari arah belakang ada yang memanggil Adit
" Adit "
" om Dimas " ucap Adit menghampiri Dimas
" syukurlah akhirnya kau ketemu juga " ucap Dimas.
" permisi apakah bapak omnya Adit " tanya Ara
" Kaka cantik ini omnya Adit " ucap Adit
" baiklah karena Adit sudah bertemu dengan omnya kakak pamit permisi dulu ya " ucap Ara
__ADS_1
" tunggu " ucap Dimas.
" terimakasih karena sudah membantu dan menjaga Adit "
" sama-sama pak" ucap Ara tersenyum.
" apa kita pernah bertemu sebelumnya " tanya Dimas yang masih memperhatikan wajah Ara
" saya baru pindah ke kota ini pak" jawab Ara
" ahh aku ingat kau yang bertanya padaku tentang cara menjawab panggilan telepon di rumah sakit " ucap Dimas mengingat kejadian lucu tersebut.
" ahh ya kau dokter itu. pak dokter yang membantu ku " ucap Ara.
" jangan panggil aku pak. panggil saja Dimas "
" tapi itu tidak sopan pak kau lebih tua dariku. bagaimana kalau aku memanggilnya kak Dimas saja " ucap Ara.
" baiklah terserah kau saja.oh ya siapa namamu ? " tanya Dimas
" Mutiara Rahma. panggil saja Ara kak " jawab Ara
" kak Dimas Ara pamit permisi dulu mau balik kerja lagi " ujar Ara
" kalo gitu biar kakak antar saja sekalian Kaka pulang"
" apa tidak merepotkan kak "
" tidak ayok Ra. Adit makan eskrim nya di mobil mo Dimas aja ya "
" Ok om " jawab Adit.
Dimas mengantarkan Ara kembali ketempat kerjanya.
" makasih ya kak Dimas "
"sama-sama Ra "
.
.
.
.
.Pembaca yang Budiman jangan lupa LIKE jempolnya, Komen, Hadiah, Dukungan dan Votenya ya semua, biar Author lebih rajin lagi Up-nya μ¬λν΄πππ
LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE
LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE
__ADS_1
LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE
terimakasihπππ