
Hari ini, dimana mungkin bisa disebut, kehidupanku baru akan dimulai....karna mulai hari ini aku ingin
berusaha sepuluh kalilipat dari biasanya demi orang orang yang selalu baik padaku, dan sekaligus ingin aku lindungi
"setelah ulangan, kamu ada rencana gak ren?"
"hmmm, tentu saja, aku berniat jalan jalan bersama keluargaku, aku sangat ingin segera selesai ulangan nya hehe"
"ouhhh begitu ya, yasudah"
"hmm kenapa?"
"ah nggak kok gkpp"
"sebaiknya kamu katakan saja put, lagian apapun yang kamu ucapkan aku pasti denger kok"
"euhhhh, se-se-sebenarnya, aku ingin jalan jalan bersama kamu setelah selesai ulangan, tapi karna kamu
ada acaea bersama keluargamu jadi gkpp lain kali aja"
"hmm, gitu ya....aku juga bingung, maaf yaa"
"gkpp kok"
"aahhh aku juga ingin jalan jalan bersama putri, tapi aku harus mementingkan keluargaku dulu, gimana yaaaaa" ucapku didalam hati
"oh so, bagai mana kalau gini put, setelah aku pulang jalan-jalan bersama keluargaku, bagaimana kalau kita jalan jalan"
"gkpp gk perlu kok ren, nanti kamu malah sakit, gara gara kecapean, aku gak mau kalau kamu sampai begitu"
"kalau begitu, aku mengajak mu buat jalan jalan.......maukan"
"t-t-tapi"
"sudah diputuskan, tunggu saja"
"ahhh etto hmmm, kalau kamu memaksa, boleh saja"
"makasih"
"ehmmmm ya sama sama`
saat itu aku tidak sadar bahwa aku sudah ada di depan gerbang sekolah, dan tiba-tiba
"heeeehhhh apa ini,pagi-pagi sudah berpegangan tangan, hohoho" ucap Rizal saat itu
dan pada saat itu aku benar benar tidak sadar, hal yang tidak ingin aku alami malah benar benar terjadi
"tidak, harini kayaknya aku sedang sial" ucapku dalam hati
"a-a--aahhh tidak kok"
Putri dengan cepat melepaskan pegangan tanganya dan....
"k-k-k-kalau begitu Permisi ya"
Lalu rani pun berlari dengan wajah memerah
"kabur, hehe, Renoooo" ucap rizal yang memasang wajah menyebalkan
"apasi ah"
"neehhhhh, bisa ceritakan"
"c-c-cerita tentang a-a-apa"
"hehe, semuanya"
"a-a-a-ahhhhh..........lihat ada yang terbang"
langkah seribu.........kaburrrr
akupun berlari cepat-cepat ke kelas karna aku yakin melayani rizal tidak akan pernah selesai......
"oyyyy Tunggu"
2menit kemudian
aku tiba di pintu masuk kelasku
"hah....hah,,,,,,,,,,,hah, capek sekaliii......"
"kamu kenapa ren?" ucap Intan kepadaku sambil membawa buku kedalam kelas
__ADS_1
"ti-ti-tidak kok"
namun aku lupa.................................kalau rizal sangat cepat sekali dalam hal berlari
"Reeeeennnnnnoooooooo,"
"oh, ya tuhan, cabut nyawaku" aku benar benar pasrah saat itu tiba-tiba
"mwhehehe, sudah kubilng tunggu, anak nakal"
"apa si ah,lagian mau apa"
"boleh pinjem buku hehe aku lupa belum ngafalin hari ini"
"heh?????????????" aku terheran saat mendengarnya berbicara seperti itu
"Zal, kepalamu terbentur tembok ya"
"tidak, kenapa?"
"a-a-ahhh tidka kok tidak, hmm tentu saja" aku pikir dia akan menanyakan tentang tadi pagi
"oh iya, sekalian jelaskan tentang tadi pagi"
"aaaaaaaaaaaaaa aku memang bodoh mempercayai pikiranku yang rusakkkkkkkkkkk" ucapku dalam hati
"mweheheh, hora hora, cepatlah"
"iya iya nanti aja sekarang masuk kelas"
"mwehehehehe"
"apa si ah, menyebalkan"
Jam istirahat pun tiba, dan saat itu berdoa semoga Rizal melupakan tentang tadi pagi, namun..........
itu semua cuma bayanganku saja...........haahhhhhh benar-benar menyebalkan, kenapa semua orang -oang suka mencampuri kehidupan orang lain
"Reno kuuunnnnnnn, mwehehehe"
"Apa"
"cieee jadi dingin, jangan kabur lho"
"biasa, ehem"
"apa"
"ehem hmmm hmm hmm"
"apa si ah"
"hmm hahahah"
"dah ah mau ke kantin"
"heeehhhhh malu malu kucing"
"terserah"
"ah putri, sini"
"mana mana"
"bohongggg.....sudah kuduga ada sesuatu antara kamu dan putri mwehehe"
"ah iya iya, ngobrolnya diloteng saja"
"traktir ya"
"paket lengkap, udah kepo minta traktir lagi"
"ayolaahhh kamu juga tau aku kan jarang bawa uang ke sekolah, ya ya ya traktir ya"
"iya iya"
Aku dan Rizal pun pergi ke kantin untuk membeli makanan dan setelah itu kami berduapun
pergi keloteng, dan akupun meneritakan semua kejadianya, bukan masalah apa apanya
aku hanya tidak ingin dia salah paham saja, karna jujur aku juga merasa terganggu
dengan sikap rizal, sungguh sangat menyebalkan.........
__ADS_1
"jadi begitulah ceritanya"
"hmmmm kurang lebih aku mengerti sebagian ceritanya, tapi mengapa kamu bisa akrab sama putri?"
"ah kalau itu rahasia"
"yaaahhh tapi, kalau dipikir pikir, Putri cantik sekali, udah gitu dia juga pinttar, jadi
aku yakin kamu sangat cocok sekali sama dia" ucap rizal sambil memalingkan pandangan nya keatas
"ngo-ngo-ngomong apa si kamu"
"beneran lhooo"
"e e hmm begitu ya"
"enak sekali jadi kamu, biasa didekati sama perempuan yang cantik"
"enak jidatmu, kalau teman teman kelas tau aku dekat dengan putri aku bisa jadi bahan
obrolan mereka setiap hari"
"yo kalau begitu aku akan memberitaukan mereka"
"kalau begitu aku akan pindah sekolah"
"ahhhhhh jangan jangan, bercanda bercanda hehe maaaf"
"zal, apa kamu pernah dekat sama perempuan"
"tentu sajalah, lihat"
rizal menunjukan 3 surat kepadaku dengan bertulikan RANI, YENI, SALSA
"apa ini, jangan janga...........surat cinta"
"hehe tentu saja, kamu bayangin wajahku yang tampan, jago voly"
"tidak kamu hanya beban"
"oyy jangan memotaong pembicaraan"
"ah maaf maaf, lanjutkan"
"lihatlah sosok yang sangat tampan ini, pemberani dan juga rajin"
saat rizal sedang berbicara sambil berpose tiba tiba INTAN membawa buku paket datang dengan ekspresi kesal dan
"heehhhh razin yaaa"
"tentu saja, gimana kamu juga merasa begitu juga kan ren"
"ahhh zal sepertinya aku ke kelas duluan"
"hmmm, aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa"
"RRRRIIIIIIIZZZZZZZAAAAAALLLLLL"
"selamat berjuang zal"
"ren tnggu ren,"
"aku sudah mencari kamu kemana mana, ternyata kamu sedang santay disini" ucapnya sambil menjiwir rizal
"aaaaaa tan, tan, tan ampun tan iya iya"
"gada ampun buat kamu, kamu tau apa yang kamu lakukan haaaahhhhhh" ucapnya sambil kesal
"aaaaa tidak tan, ampun, ampun, telingaku nanti copot tan"
"hoho jadi kamu gak inget ya, kalau begitu..........."
"rasain ini"
INTANpun memukul rizal pake buku paket yang tebal.....
"uhhhhh....aku yakin itu sangat sakit" ucapku dari kejauhan
karna saat itu aku tidak ingin terlibat aku memutuskan untuk kembali kekelas lagi.
namun saat aku menuju kekelas aku memalingkan pandangan ku ke jendela dan.............
aku melihat Putri sedang latihan bersama teman teman nya.........
__ADS_1
"dia sangat bersemangat sekali" ucapku dalam hati