
"Kita beli ice cream dulu ya, boleh gak?"
"hmh kenapa nanya ke aku"
saat aku berkata seperti itu, ekspresi Putri tiba-tiba..........seperti anak kecil yang kesal
"eeeeee ah ya tentu saja"
"benarkah, yeee"
"gawat, kayaknya Putri lagi sensitif sekali sekarang, salah ucap saja dia pasti marah" ucapku dengan suara kecil
"apa ren?"
"ah ngak kok nggak, yaudah kita beli ice cream nya"
aku dan putripun pergi membeli ice cream
"hehhh kamu suka banget ice cream ya Put?"
"hmm tentu"
"aku senang, tapi entah kenapa seperti ada yang ganjil"ucapku dalam hati
"ah put tunggu, tali sepatu ku lepas"
saat itu mungkin Putri tidak mendengarku sama sekali, dan saat aku selesai aku menengok kedepan, dan tiba tiba
Putri sudah ada di pinggir jalan, lalu tiba-tiba suara klakson mobil dari samping denngan cepat dan.......
"Puttttt....awaaaassssss"
saat itu aku ppanik dan berlari ke arah Putri....tiba-tiba terlintas dikepalaku mimpi malam tadi
"tidak, tidak,tidak aku yakin mimpiku itu bohong, Puttttt"
-
-
-
-
-
-
-
entah apa yang terjadi, tapi tiba-tiba.......................aku sudah memeluk Putri
saat itu putri sangat kaget dan mungkin syok.......
"syukurlah kamu selamat" ucapku yang sambil menangis
"maaf, maaf, aku tidak memperhatikan jalan"
"bodoh, kenapa kamu bisa seceroboh itu"
"Ren-"
__ADS_1
"bodoh, bodoh, bodoh, aku sangat khawatir, kalau saja terjadi apa apa, apa yang harus kulakukan, bodoh"
"maaff"
"tapi....aku sangat bersyukur kamu selamat"
Putri memegang tangan ku dan melepaskan tanganku dari pelukannya dan berkata
"terimakasih....." Putri meneteskan airmatanya dan
"aku tidak menyangka, kalau kamu sekhawatir itu, dan maaf"
"bodoh"
"aku benar-benar meminta maaf, tapi sekarang sudah baik kok, jadi jangan khawatir lagi"
tangisanku pun mulai mereda
"padahal aku sangat khawatir, bagaimana kalau kamu sampai terluka, sama seperti waktu itu"
"waktu itu?"
"ya, aku semalam bermimpi sama persis seperti ini, tapi waktu itu aku tidak bisa menyelamatkanmu,
aku tidak kuat membayangkannya kalau kamu benar benar terluka"
"maaf"
Putri menundukan kepanya dan merasa sangat bersalah kepadaku saat itu.......
tapi aku juga tidak ingin melihatnya bersedih
"tapi yang terpenting kamu selamat" ucapku yang masih ber air mata dan mencoba untuk tersenyum
"sudah kita lupain aja, anggap aja ini gak pernah terjadi ya, jadi jangan bersedih ya"
"maaf, maaf, maaf"
"gkpp kok, sudah ayo bangun,"
Putri pun berdiri, akan tetapi..............dia memegang baju tanganku dan........
"jangan, jauh-jauh, aku takut"
"ah, hmm tentu saja"
tapi tanpa sadar Putri menggandeng sebelah tanganku.........
tapi aku me makluminya karna mungkin dia sangat syok berat dengan kejadian hari ini, jadi aku biarkan saja
"Ren"
"kenapa"
"antar aku sampai kerumah ya, bisa kan"
"yaudah aku antar sampai kerumah"
"m-m-makasih"
"iya sma-sama"
__ADS_1
dan akhirnya akupun mengantar Putri pulang kerumahnya.......
namun saat itu, Putri sama sekali tidak mau melepaskan tangan ku, dan yah sepanjang jalan kami bergandengan sampai ke depan rumahnya
"euhh Put"
"hmhhh"
Rumah amu disebelahmana"
"lurus, nanti ada gang, belok kanan"
"ouhh hmmm, tapiii......bisa kamu lepaskan tanganku" ucapku sambil tersenyum kepada putri tapi putri berkata..........
"tidaakkkk"
-
-
-
"Ren?"
"kenapa?"
"bisa jemput aku besok"
"jemput"
"hmm aku takut besok kalau pergi sendiri"
Putri memintaku untuk menjeputnya besok, dan aku juga tidak mungkin menolaknya, karna aku juga sangat khawatir padanya
"hmm yaudah kalau begitu besok aku jemput jam 7 kesini, kamu tunggu aja, jangan sampai berangkat sendirian ya"
"m-m-makasih"
"so, kita sudah sampai, euhhh disini kah?"
"hmm iya, makasih ya udah nganterin"
"iya sama sama, kalo gitu aku pulang dulu ya? dada-"
"Reno"
"kenapa?"
"j-j-jangan lupa besok"
"ah tentu saja, klo gitu aku pulang ya"
"hmm iya"
"daaahhhhh"
Aku pun pulang dan Putri masuk kedalam rumahnya, tapi entah perasaanku saja ya, rasanya, Rumahnya sepi sekali.......orang tuanya kemana
kerjakah?,,,,,ya bisa saja si.......tapi mengejutkan sekali, aku masih tidak percaya sama kejadian tadi.......
semoga besok tidak terjadi hal hal aneh lagi.......
__ADS_1