Mungkin Bersamany Akan Bahagia

Mungkin Bersamany Akan Bahagia
Episode 2 Sebuah rahasia


__ADS_3

Pagipun tiba alarm berdering yang membangunkankun dari tidur


akupun turun ke bawah dan melihat ayahku sedang mengobrol dengan seorang wanita


ayahku menoleh kearahku dan menyapaku


"Reno kau sudah bangun,"


wanita itu melambaikan tangan kepadaku dan tersenyum


"iya barusaja, apakah itu teman kerja ayah?"


tanyaku yang masih mengantuk


"ahhhh haha, nanti ayah cerita cepat ke kamar mandi dulu" jawab ayahku


akupun pergi untuk cucimuka dan menggosok gigi, dan bergegas menemui ayahku


ayah ku berkata sambil menyuruhku duduk "Reno sini duduk"


akupun duduk disamping ayahku dan ayahku memperkenalkan wanita itu kepadaku


"Reno ini ibu Rika dan Rika ini anakku Reno"


"salam kenal" ucapku kepada ibu rika


"WAHHH Nama yang bagus, neh apakah kamu sudah punya pacar?" ucap ibu rika sambil tersenyum


dan tiba-tiba ayahku memotong pembicaraanya


"ahaha dia sudah punya lhoo. gadis yang ditemuinya ditaman ahahaha"


"ahhhh ayah sudah kubilang dia bukan pacarku"


ucapku yang malu mendengar ayahku berkata itu


" haaah benarkah, coba lihat mukamu yang memerah" jawab ayahku sambil tertawa


"mooohhhh sudah aku mau sarapan dulu" jawabku yang sedikit kesal dan juga gugup


"ahahahaha"


"heeehhh enak sekali bisa bercanda dengan anak sendiri"


ucap bu rika kepada ayahku


" yahhh hanya ini yang bisa kulakukan, aku merasa kasihan karna diumurnya yang masih kecil dia harus ditinggalkan oleh sosok yang sangat penting baginya"


ucap ayahku sambil menghela napas


"hmmm bu rika, apakah anda memiliki anak?" ucapku yg polos


"tentu saja, tapi akhir akhir ini dia selalu mengurung diri dikamar, karna ayahnya baru saja meninggal"


"ah maaf sudah bertanya tidk sopan"


"tidakpapa"


"oh sudah jam 8 sepertinya aku harus cepat bekerja, kalau begitu aku pergi dulu, terimakasih sudah mengenalkan ankmu, permisi dulu"


ucap ibu rika yang bergegas keluar


akupun berteriak


"bu rika kapan-kapan ajak anakmu kesini ya"


sekilas aku seperti melihat iburika tersenyum, dan melambaikan tangan lalu berkata


"hmm tentu, lain kali ya"


wajahku tiba-tiba memerah dan merasa malu


ayahku tiba-tiba mendekatiku dan berkata


"heeehhhh kau suka padanya, jangan lhooo karna itu punya ayah"


"hehhh, ayah, jangan-jangan"


......."hmmm ya ayah berpacaran sama bu rika lhooo, gimana dia cantik kan, so dia juga pintar memasak haaaahhhh sudah kuduga dia wanita yang tangguh, hey

__ADS_1


reno, gimana kalau dia jadi ibu barumu"


"haahhh terserah ayah saja, yang terpenting ayah tidak kesepian" jawabku sambil memakan roti dan pergi keluar


"haaahhhh dipikiranku cuma gadis yang kutemui kemarin" ucapku didalam hati sambil menghela napas,


" oh ya siapa namanya, apa aku pernah bertanya? mungkin nanti akan ku tanyakan, inginku si begitu, tapi mana mungkin dia kembali lagian dia juga pasti berpikir"


"ngapain aku kemarin memeluk orang yang tidak kukenal dia juga jelek" dia pasti bilang begitu ucapku didalam hati


sampainya aku ditaman dan seperti yang kuduga dia tidak kembali ketaman


"sudah kuduga, hhaaaahhhh membosankan"


akupun duduk dibangku panjang yang ada di taman


tiba-tiba.....


telingaku ditiup seseorang.........dan aku kaget, tapi........ternyata itu adalah


ayahku


"ah ngapain si ayah ngagetin"


"hahahah, maaf maaf, hmmm neh sedang menunggu pacarmu?mwehehe"


"ayahhhhh sudah kubilang itu bukan....."


tiba tiba gadis itu ada di belakang ayahku dan aku berhenti berkata


"hmmm kenapa?"tanya ayahku yang heran dan ayahku menoleh kebelakang lalu tersenyum


"hehehe dia sudah datang lhooo"


karna aku merasa malu aku mendorong ayahku agar segera pergi


"moohhhh pergi sana ayah kerja sajaa"


"hahaha iya iya, ini makan siang mu, jangan lupa dimakan ya, whehehe"


"hmm terimakasih" ucapku kepada ayahku, lalu aku menoleh ke ayah ku, dan........tatapanya sangat menyebalkan


"ayahhhhhhhh" teriak ku yang keras karna kesal


"ahahahah iya iya, janga lupa dimakan ya" ucap ayahku sambil pergi


"apasi mohhh dasar ayah" ucapku dalam hati yng kesal dan juga campur bahagia


"hmmmhhh apa dia ayahmu" ucap gadis itu yg tiba-tiba ada didekatku


"aaaaaa, se-se-sejak kapan kamu disini" ucapku yang kaget


"sejak tadi" ucapnya yang polos


aku terdiam dan.......


SANGAT GUGUPPPPPP


"hmmhhhh kenapa" ucapnya bertanya kepadaku


"ti-ti-tidak" "oh iya, kita belum berkenalan kan, jadi...itu.....ehh.....nam-nam-nammmmm"


"oohhh hmm tentu namaku PUTRI, panggil saja puput"


"P-U-P-U-T namanya yang indah" ucapku didalam hati


"kalo kamu?"


"ah maaf, namaku RENO"


"RENO nama yang keren, neh boleh aku jadi temanmu heee" ucapnya sambil tesenyum


tapi yang aneh saat dia tersenyum adalah...........


DIA SANGAT IMUT AAHHHHHHHHH


"hmmhh RENO kenapa"


"ah maaf-maaf"

__ADS_1


"kamu baik-baik aja kan"


"ah hmm ya aku baik-baik saja kok, soo, bagaimana kalau kita makan?'


"bolehh saja si, tapi aku sudah makan jadi aku masih kenyang" ucapnya dengan suarang yang polos


DEMI APAPUN DIA SANGAT IMUTTTTT HAAAHHHHHH ANDAI DIA P-P-P-PAC-PACCCCCC......AHHHHHHHHHHHH


aku yang tengah melamun tiba tiba ditanya


"neh RENO mau main"


"hah?????????" "hmm t-te-te-tentu sa-sa-saja" Ahhhhh kenapa aku gugup begini, apakah gara-gara kemarin........tidak tidak tidak mungkin gara-gara yang lain, tapi apa ya


jangan-jangan...........


AKU SUKA PADANYA


HAAAAHHHHHHHHHH TIDAK MANA MUNGKIN, MUSTAHIL MUSTAHIL, AKU BARU BERKENALAN TIDAKMUNGKIN SUKA PADANYA


"RENO ayo main ayunan" ucapnya sambil tersenyum dan menarik tangan ku"


"haaahhh sepertinya aku harus bekerja whe-whehehehe "


saat itupun aku menemaninya bermain sampai dia puas, dan satu hal yang ku sadari adalah.......sepertinya dia sudah mulai mengikhlaskan kepergian ayahnya, hmh pasti karna raut wajahnya udah berbeda dari


yang kemarin


saat aku sedang bermain ayunan tiba-tiba puput berhenti dan membungkuk lalu berkata


"Reno"


"hmmh kenapa?'


"sebenarnya waktu disekolah saat kamu main voly aku selalu melihat mu"


"hahhhh"


"ja-ja-jangan salah paham se-se-sebenarnya"


"tuggu tunggu jangan jangan di-di-diaaaa"


MENEMBAKKUUUUUU ucapku dalam hati yang gugup


"se-sebenarnya aku ingin mengungkapkan ini dari dulu.....eh etooo Re-re-reno"


"y-y-yaaa kenapa" jawabku yang gugup


"aku akan mengatakanya sekali jadi dengar ya"


"i-i-i-iniiii pasti ungkapan cintaaa, tidak tidak bagaimanapun itu tidak mungkin" kataku didalam hati


deg deg


deg deg


deg deg


deg deg deg deg


" sebenarnya aku sangat......ingin..........ka-ka-kamu.....me-me-menn..........."


"mennn?......"


"tunggu aku belum siap


"ah hmmm tentu"


AHHHHHHH GAWAT DIA AKAN MENEMBAK KU, TIDAK, TIDAK, TIDAK MUSTAHIL


TAPIIII KENAPA DIA SANGAT GUGUP


TIDAK TIDAK TIDAK INI PASTI, HMH YA INI SUDAH PASTI DIA AKAN MENEMBAKU JADI AKU HARUS SIAP HMMMM YA TIDAK SALAH LAGI


aku menoleh dan.........


TIIIIIIDDDDAAAAAKKKK MANA MUNGKIN DIA MENEMBAKU LAGIAN KITA MASIH SDKAN TERUS KENAPA AKU JADI SANGAT GUGUP AAAAAHHHHHH


"Re-re-reno.......Aku ingin kamu menjadi P-P-P-PPPPPPPPPPP".................................................

__ADS_1


__ADS_2