Mungkin Bersamany Akan Bahagia

Mungkin Bersamany Akan Bahagia
episode 8 ARAH BALIK CERITA


__ADS_3

"aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa.........................hah............hah...........hah.......hah, cuma mimpi"


hah, mimpi apa itu


tubuhku berkeringat dingin, mataku melotot dan panik melihat mimpi aneh itu


"untung cuma mimpi.......hah.........hah...........hah" ucapku sambil panik


lalu aku membayangkan kembali mimpi itu


"apa ini, apa yang sebenarnya terjadi padaku" saat aku membayangkan mimpi itu tiba-tiba..............


jraaakkkk.....suara keras bibiku membuka pintu kamar dan panik


"kenapa ren, ada apa"


bibiku mendekatiku dan memeluku....dan aku pada saat itu yg sedang panik..................


tiba-tiba merasa lebih tenang saast dipeluk


bibiku


aku memeluk erat bibiku, dan airmata kupun keluar......


"sudah sudah, kamu kenapa ren, mimpi buruk lagi"


"lagi?"


"hmmhh kamu tidak pernah bermimpi buruk, tapi sekalinya mimpi buruk, kamu selalu menangis, seperti dulu"


"apa aku dulu pernah bermimpi buruk" ucapku sambil terus memeluk bibiku


"dulu sekali, waktu kamu berumur 3 tahun, saat itu kamu tiba-tibamenangis keras dikamar, lalu bibi dan ibumu panik...


yahhh bukan hanya panik malahan ibumu hampir menangis, dan saat itu kamu bercerita kamu bermimpi bertemu seseorang yang.....


tidak...........mungkin lainkali saja ceritanya ya....."


"bibiii" ucapku dengan suara kecil


"kenapa"


"bisa temani aku tidur malam ini.....aku takut........aku mohonn"


"hmmhh baiklah sekarang kamu tidur lagi ya, bibi tutup pintunya dulu"


"hmmhh"


malam itu dalam seumur hidupku mungkin, adalah malam paling buruk yang pernah aku alami.....


dan dimalam itupun aku kembali tidur sembari ditemani bibiku...


malam pun berlalu......


saat pagi datang, dan aku terbangun, tapi bibiku sudah tidak ada dikamar.........akupun bergegas kebawah


"ah sudah bangun yah, gimana, sudah baikan?"


"hmm ya"


"kenapa ren?" tanya neneku yng sedang duduk dimeja


"ahhh semalam reno bermimpi buruk seperti dulu"


"hmmmhhhh kamu sudah besar sekarang ren" ucap neneku sambil tersenyum "Reno, sini duduk dulu disebelah nenek"


"hmm baik nek", "kenapa nek"


"dengar ya.....dulu nenek pernah dinasehati oleh buyut nenek, nenek juga dulu pernah bermimpi buruk bahkan hampir setiap hari"


"benarkah? apa nenek tidak merasa takut"


"tentusaja nenek takut, sangat takut sekali bahkan nenek sampai tidak mau keluar rumah, tapi........buyut nenek bilang kepada nenek


kalau kita bermimpi buruk artinya kita sudah dewasa, dan kita harus lebih kuat lagi........."


"terus saat itu nenek gimana"


"nenek saat itu membayangkan, mungkin kata-kata buyut nenek ada benarnya, terus nenek pun berusaha untuk tidak takut terhadap mimpi buruk"


"apa nenek berhasil?"


"hmm tentu saja, tapi butuh proses yang panjang, walau pun nenek sudah tidak takut mimpi buruk, tapi terkadang, nenek juga masih suka merasa ketakutan"


"a-a-apa nenek masih suka bermimpi buruk?"


"hmmmhhhh tentu saja, karna mimpi juga salah satu anugrah"


"anugrah?"


"Anugrah adalah sesuatu yang diberikan tuhan kepada seluruh mahluk hidup, dan salah satunya mimpi"


"tapi, kenapa tuhan memberikanku mimpi buruk"

__ADS_1


"mungkin saja tuhan ingin menguji kamu, misalnya sekarang kamu sudah berumur 12 tahun tapi kamu belum bisa menjadi dewasa


maka dari itu tuhanpun memberikan mimpi buruk untuk kamu agar kamu bisa menjadi lebih dewasa"


"ohhhhh begituya......aku baru tau......terimakasih nek"


"iyaa, yasudah sekarang kamu mandi dulu setelah itu sarapan, hari ini masih ulangan kan?"


"hmm tentu saja, kalau begitu aku mandi dulu"


"ah ren, kalau mau pake shampoo ambill dulu di kamar bibi, di atas meja ada"


"hmm baik bi trimakasih"


Dan seperti biasa setelah mandi aku sarapan bersama nenek dan bibiku dan pergi berangkat ke sekolah


akan ttapi dari pagi mula pikiranku terganggu oleh mimpi semalam, apakah hari ini akan seperti bisa, ya tentusaja


jawabanya.................tidakada........aku hanya perlu menjalaninya seperti biasa


"oy ren" sorak rizal dari sebrang jalan


"kamu kenapa ren, gak enak badankah? soalnya aku perhatiin kamu kayak melamun"


"yah aku mimpi buruk tadi malam, tidak, sepertinya mimi yang paling buruk"


"whohhoo sram kali hidupmu"


"zal, apa kamu pernah mimpi buruk"


"tentu sajalah aku juga manusia"


"dari sekian banyak kamu bermimpi buruk, mimpi yang mana yang paling menyeramkan"


"hmmm,, entah......mungkinnnn..........oh ya aku ingat, mimpi yang menrutku paling buruk yang pernah aku alami si kayaknya pas aku waktu kelas 3 sd


seingatku didalam mimpi itu aku ketemu sama seseorang berwajah hitam dan besar sekali, tiba-tiba dia melemparku dari atas gedung, yah tapi sekarang tidak takut lagi"


"hoohhh, apa kamu pernah bermimpi melihat orang bun*h di*i?"


"tidaklah, lagian mana ada yang mau bermimpi seperti itu, jangan-jangan.........kamu.......berniat bun*h di*i?"


"tidaklah ngawur aja kamu"


"yahhh hahahaha ku kira kamu berniat seperti itu, aku jadi lega"


"haaahhhh apakah hari ini akan lancar ya?"


"soal?"


"haaaaahhhhh kehidupan orang pintar memang sangat berbelit"


"haaahhhhh" ucapku menghela napas..........


"oh ya ren, akhir pekan ada acara kan di dekat lapang"


"acara apa?"


"kamu tidak tau, yang benar saja"


"memangnya kenapa"


"kakak ku bilang akan ada petunjukan sirkus dilapang diakhir pekan"


"benarkah?"


"tapi gak tau juga, bagaimana kalo kita check sesudah pulang sekolah"


"ay-.........ah kayaknya gak bisa, soalnya aku akan pulang sama Putri"


"hehhhhh, kasmaran?"


"tidak, apaan si"


"ahhhhhhhh Sekarang reno sudah pergi, dia sudah dewasa ahhhhhhhh"


"apaansi nggak, aku gak pacaran, lagian aku masih kecil"


"bohong, hmmmm jelas bohong, sangat tidak bisa dipercaya"


"yasudah kalo gak percaya"


"tuhkan, cara mu berbicara juga sudah berubah ahhhhhhhhh satu-satunya sahabatku sudah pergi"


"apaan si ah, sudah ku bilang aku gak pacaran"


tiba-tiba................


"renooooo..........." sorak putri dari gerbang sekolah


aku saat itu tiba-tiba jadi canggung dan.........


"Ren, kamu baik-baik ajakan?"

__ADS_1


"hah, memangnya kenapa"


"ah tidak, beneran baik-baik aja kan"


"memangnya kenapa si"


"pipimu memerah lho"


"haaahhhh yang bener?"


"jangan-jangan k-k-kamuuu........."


"ahh sudah ayo ke kelas"


"o-o-oy tungguuuu...."


rasanya rizal akan mengatakan hal yang menyebalkan, jadi aku berlari melarikan diri..........


Skp>>


Bel pulang pun berbunyi, dan hari ini aku kebgian jadwal piket


"baiklah anak-anak hari ini udah selesai, sekarang pulang jangan lupa belajar dirumah, oh iya yang piket hari ini


Reno, intan, Rizki, sifa, sama silvi, kalian piket dulu ya" ucap bu Ranti guru pengawasku hari ini


"baik bu"


"Aku sama rizki angkat kursi aja ya, sisanya kalian yang bersihin" ucapku kepada teman kelasku


"kalo kamu gkpp ren, kalo rizki jangan" ucap intan ketua kelasku


"lah kok gitu, pilih kasih lu"


"eh eh eh, kamu udah berapa minggu gak piket"


"ahhhh ituuuuu euhhhhh"


"hari ini kamu sapu sapu sama buang sampah"


"yah jangan gitu donk"


"gak, gak ada penawaran sedikitpun gak ada"


"Ren bantuin yaaa"


"jangan ren biarin aja" ucap intan sambil mengedipkan sebelah matanya


"ahhh maaf hari ini aku harus pulang cepat, maaf ya"


"haaahhhhh kenapa harus aku....."


"Udah lakuin aja, lagi pula ini kan ulah kamu sendiri jarang piket" ucap silvi


"kalo gitu, bantui aku ya sillll, kamu kan baik, yah, yah, yah"


"euhhhh gimana ya"


"besok aku traktir makan siang dikantin, gimana?"


"ahhh janji ya jani, besok"


"hmm tentu saja"


"dia malah nyogok perempuan polos, dasar" ucapku dalam hati


Piketpun selesai dan aku pun begegas pulang......


"oyy aku udah selesai, aku pulang dulu yaaaaa" sorak ku kepada semua teman sekelasku


"iya ren, hati-hati ya"


"iyaaaa"


ah gawat, aku lupa hari ini udah janji pulang bareng sama Putri, aaahhhhhhhhhhh gawat-gawat...


Aku pun berlari untuk segera ke pintu gerbang sekolah karena aku merasa kalau Putri menunggu disana


dan seperti yang kuduga......dia menungguku.......dan sendirian.......


"Putri, kenapa masih disini"


"nunggu kamu"


"ahh, nggak maksudnya kenapa gak pulang duluan"


"gak boleh ya nunggu kamu" ucap Putri dengan ekspresi agak kecewa


"ah, gawat" ucapku dalam hati


"aaaahhhh tidak kok, maksudnya euhhh ituuuu, euhhhhhh, ah bagai mana kalau kita pulang sekarang aja"


"hmmm ayo" ucap Putri dengan semangat

__ADS_1


haaahhh untung aja bisa mengalihkan pembicaraan, hampir aja dia salah paham


__ADS_2