Muridku Adalah Suamiku

Muridku Adalah Suamiku
ke rumah pak andika


__ADS_3

pagi telah tiba,liburan sudah usai.kini natan dan eliza sedang bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah.karena mereka masih menyembunyikan status pernikahan mereka.jadi mereka berangkat sendiri-sendiri.


"hati-hati,sayang.aku di belakang mu." ucap natan eliza hendak masuk kedalam mobilnya.


"iya.kamu, juga hati-hati." jawab eliza lalu masuk kedalam mobil.


Mobil eliza pun melaju dengan kecepatan rat-rata dan diikuti oleh natan yang menggunakan motor sportnya.dari kaca spion mobil,eliza tersenyum saat melihat suami brondongnya itu benar-benar berada di belakang mobilnya.


lima belas menit mereka sampai di sekolah.tidak ada yang curiga walau setiap hari mereka datang selalu barengan .karena mereka menaiki kendaraan masing-masing,jadi semua murid ataupun guru nampak biasa saja dan tidak ada yang membuat mereka curiga .kecuali ,satu guru ini yang setiap pagi datang lebih awal untuk memperhatikan mereka.


Sikap eliza terlihat cuek saat sampai di sekolah,ia tidak melihat kebelakang di mana suami brondong nya sedang berjalan di belakangnya.


"pagi ,bu eliza." sapa pak andika menghentikan langkah eliza.ntah datang dari mana tiba-tiba ia menghampiri eliza yang sedang berjalan menuju ruang guru.


Natan mengepalkan tangannya saat melihat eliza di hampiri pak andika.ia berjalan cepat dan menabrak pak andika ."woi.pelan-pelan kalau jalan !"ucap pak andika kesal.


"sorry-sorry,pak.saya lagi buru-buru ,pak.takut telat." ucap natan dan langsung pergi .


Eliza membulatkan matanya tak percaya dengan apa yang dilakukan suaminya itu.tapi ia tersenyum setelah suaminya pergi."bapak ,tidak apa-apa?"tanya eliza berpura-pura baik.


"awas lho ,natan !" ucapnya dalam hati.


"tidak apa-apa ,bu.natan memang gak punya sopan santun sama guru.di kelas juga gak pernah konsentrasi saat belajar." ucapnya menjelek-jelekan natan di depan eliza.


eliza tidak menjawab,ia terus saja melangkahkan kakinya hingga mereka sampai di ruang guru.


"oh iya,bu eliza.apa nanti pulang sekolah jadi ke rumah ,saya?" tanya pak andika.


"emm.maaf ,pak.nanti kita bahas lagi karena saya harus segera masuk kelas ." ucap eliza yang malas berlama-lamaan dengan pak andika .


"saya duluan,pak." lanjutnya.


pak andika terdiam dan hanya melihat eliza yang berjalan keluar ."hari ini saya pastikan kamu tidak akan bisa menghindari saya ,eliza."ucap pak andika .


setelah bayangan eliza sudah tak terlihat,pak andika kembali ke mejanya dan bersiap-siap untuk mengajar.

__ADS_1


Di kelas 12 ips.natan dan teman-temannya nampak diam dan fokus memperhatikan eliza yang sedang memberikan materi untuk ujian senin depan.


"baiklah ! Kalau tidak ada yang mengerti bisa tanyakan langsung." ucap eliza.


"bu...saya mau tanya." ucap zain.semua murid melihat ke arah zain.


"iya,zain.apa yang ingin kamu tanyakan." sahut eliza.


"ibu,kemarin liburannya menyenangkan tidak?" tanya zain dan langsung mendapatkan tendangan dari natan dari samping ,karena zain yang duduk tepat di sebelah natan.


"maksudnya?" tanya eliza bingung.


"aww ! Sakit tahu ,nat." ucap zain mengelus kakinya yang terasa sedikit sakit karena tendangan dari kaki natan.


"sangat menyenangkan." jawabnya dengan senyum manis.semua murid kaget mendengar eliza menjawab pertanyaan zain.natan dan keempat sahabatnya pun kaget karena dengan santai bahkan ia tersenyum menjawab pertanyaan dari zain.


"wah ,pantesan ibu sangat terlihat happy hari ini." ucap zain kembali.natan terpaku melihat eliza.ia tak menyangka jika istrinya akan menjawab pertanyaan zain dengan sangat santai tidak seperti sebelum-sebelumnya.lalu natan menarik sudut bibirnya tipis.


"apa masih ada yang ingin bertanya?" tanyanya.semua diam .


"nat ,istri mu ke sambat apa?" tanya zain pelan agar tidak ada yang mendengar.


Natan menoyor kepala zain pelan."lain kali jangan menanyakan hal pribadi lagi kepada istri gue."tutur natan.


"yaelah,nat.masa kayak gitu aja gak boleh." ucap zain.


"lagian lho kepo ." ucap tio memutar tubuhnya kebelakang karena zain dan natan duduk tepat di belakangnya.


"tapi,nat.gue juga penasaran.sepertinya semenjak nikah sama lho,bu eliza tidak terlalu dingin seperti dulu." ucap tio.


"lho kira istri gue es batu apa, dingin."ucapnya tak terima.


" haduh,dasar bucin.dulu aja sok cuek .sekarang dibelain terus."celetuk zain.


"bilang kalau iri." ucap natan.

__ADS_1


"sudah-sudah,bu megi udah mau kesini." ucap abbas.tidak lama bu megi masuk dan semuanya kembali ketempat duduk masing-masing.hingga satu jam berlalu pelajaran bu megi selesai dan waktunya istirahat.semua murid termasuk natan dan keempat sahabatnya keluar menuju kantin sekolah untuk mengisi perut mereka yang sudah terasa lapar.


"nat,kapan hubungan kalian akan di umumkan?" tanya arsya.kini mereka sedang duduk di kantin sekolah sambil menikmati es lemon tea bersama semangkuk bakso.


"belum tahu,mungkin setelah aku lulus ." jawab natan .


mereka terus mengobrol tentang bagaiman kedepannya .setelah lulus sekolah lanjut kemana.itulah obrolan kelima sahabat yang memiliki tingkat ketampanan yang bisa dibilang tampan.


hingga jam waktu istirahat habis dan mereka kembali masuk kedalam kelas.,setelah semua mata pelajaran selesai,kini mereka sedang berada diparkiran untuk pulang.


"nat,lihat bukankah itu bu eliza sama pak andika?" tanya zain.


Natan memutar tubuhnya melihat arah tunjuk zain.dimana eliza sedang berbicara dengan pak andika di samping mobil eliza.


"itu orang kayaknya memang harus di kasih pelajaran." ucapnya .entah apa yang dibicarakan oleh eliza dan pak andika natan juga tidak tahu hingga mobil eliza keluar dari gerbang sekolah diikuti pak andika.


"ngapain pak andika ngikutin,bu eliza?" tanya tio .


natan langsung memakai helmnya dan menyalakan motor sportnya dan melaju meninggalkan keempat sahabatnya.


"woi,nat.mau kemana ?kita ikut !" teriak zain tapi natan tidak memperdulikan teriakan dari zain.ia hanya fokus mengikuti kemana sang istri melajukan mobilnya.


"gimana,guys?" tanya tio.


"kita ikutin natan,gue takut terjadi sesuatu." ucap arsya yang paling muda tapi sikapnya lebih dewasa dari yang lainnya.keempat sahabat natan pun melajukan motor mereka dengan kecepatan yang lumayan cepat karena tidak ingin ketinggalan jejak natan.


********


Eliza yang sudah sampai di kediaman pak andika.kini keluar dari mobilnya dan diikuti pak andika yang juga turun dari motornya.


"mari masuk,bu." ajak pak andika.


tidak ada yang membuat eliza curiga .ia ikut masuk mengikuti pak andika.


jangan lupa tinggalkan jejak kalian🙏

__ADS_1


__ADS_2