Muridku Adalah Suamiku

Muridku Adalah Suamiku
eliza di culik


__ADS_3

usaha bu indri untuk membebaskan pak andika tidak membuahkan hasil.dia tampak kesal karena tidak bisa mengeluarkan pak andika begitu saja,karena bukti serta saksi semua memberatkan pak andika .


"sial ! Hanya pelecehan seperti itu membuat pak andika tidak bisa di bebaskan !" ucapnya kesal .


"kalau tidak bisa lewat jalur hukum,maka aku harus menggunakan cara sedikit kasar supaya si rama itu mau mengeluarkan pak andika dari sana." ucapnya tersenyum licik.


hari terakhir ujian sudah selesai.kini natan dan eliza sedang berada di sebuah taman .natan meletakan kepalanya di atas pangkuan eliza,dengan tangan eliza yang mengelus kepala natan .mereka saling tatap satu sama lain.mereka sudah tidak canggung lagi untuk jalan atau makan berdua di luar karena natan sudah menyelesaikan ujian akhirnya dan kini hanya menunggu hasil kelulusan.


"apa menurut mu aku akan lulus dengan nilai terbaik?" tanya natan .


"aku yakin,suamiku ini akan lulus .entah itu nilai mu yang paling tinggi ataupun berada di nomer dua.yang terpenting kamu yang terbaik di hati ku." ucapnya jujur.


"wah ! Ternyata,selain pandai dalam hal pelajaran ternyata istriku juga pandai dalam menggombal." ucap natan tersenyum .


"ini bukan gombal,sayang.tapi fakta !" ucap eliza.


"apa...apa?tadi manggilnya apa?" tanya natan .ia sudah mendengar dengan jelas tapi ia ingin eliza mengulangi kata yang tidak pernah ia ucapkan kepada natan.


"apanya?manggil apa sih?" tanyanya bingung.


"yang tadi itu lho.yang sebelum kata fakta." ucap natan .


"tapi?" tanya eliza.


"sebelum kata " tapi"."ucap natan.


Setelah mengingat-ingat ,ia pun tersenyum karena sadar apa yang dimaksud natan.sebab dirinya yang baru pertama kali memanggil natan dengan sebutan "sayang" selama mereka sah menjadi suami istri.


"sudah ingat ?" tanya natan.


"hehehe.iya...iya.maaf." ucapnya.


"maaf?kenapa minta maaf?" tanya natan mengerutkan keningnya.


"ya aku minta maaf, karena selama ini gak menghormati kamu sebagai suami dan gak pernah bersikap romantis sama kamu." ucapnya dengan wajah sedih.


"maafin aku ya,sayang." ucap eliza dengan kepala menunduk.


Natan mengangkat dagu eliza agar bisa melihatnya.tangannya menggenggam tangan eliza ."lihat aku !"ucapnya.

__ADS_1


Eliza pun mengangkat wajahnya dan melihat natan dengan wajah yang terlihat bersalah."tidak perlu meminta maaf,segala sesuatu itu ada prosesnya dan sekarang kita sudah melewati setiap proses itu.kini tidak perlu sungkan untuk memanggil dengan kata sayang .bahkan aku juga suka jika kamu panggil mas.jadi tidak perlu merasa bersalah."ucap natan tersenyum.


"makasih,sayang.sudah sabar selama ini ." ucap eliza sambil menatap natan.


"aku yang seharusnya berterimakasih,karena kamu mau menerima ku sebagai suami yang masih pengangguran seperti ini." ucap natan tersenyum sambil menggenggam tangan eliza dan meletakkannya di dada.


"sudah hampir magrib,lebih baik kita pulang.aku juga sudah lapar." ucap natan dengan lembut lalu ia bangun .


"pantesan dari tadi aku dengar suara perut yang mintak makan." ledek eliza tersenyum.


"hehehe.ayo ,kita cari makan sebelum pulang." ucap natan mengulurkan tangannya kepada eliza.


Merekapun pergi dari taman.tapi saat hendak keluar dari taman,ada segerombolan orang-orang bertubuh tegap menghadang mereka.natan langsung menarik eliza agar berada di belakangnya.


"siapa kalian?" tanya natan .


"kamu tidak usah ikut campur !serahkan gadis ini pada kami !" titah orang bertubuh tegap tersebut.


"apa mau kalian?jangan pernah ada yang berani menyentuhnya.sedikit saja kalian menyentuhnya ,saya tidak akan pernah mengampuni kalian !" ucap natan dengan rahang yang mengeras.


"hahaha.bocah ingusan mau coba main-main sam kita." ucap ketua orang yang bertubuh tegap tersebut.


"nat,aku takut." ucap eliza.


"kelamaan ,bos.mending langsung kita sikat aja nih bocah ingusan." ucap salah satu dari orang bertubuh tegap tersebut.


Akhirnya natan pun adu jotos dengan orang-orang bertubuh tegap tersebut.karena yang berjumlah lima orang dan natan hanya sendirian ,natan pun akhirnya terkulas lemas .wajahnya babak belur hingga ia memuntahkan dar*h dari mulutnya karena pukulan keras diperutnya.


"aww ! NATAN !" teriak eliza saat natan terua di pukuli.hingga salah satu dari mereka menarik eliza dan memasukkannya kedalam mobil.


Natan tidak bisa berbuat apa-apa saat melihat eliza di tarik paksa oleh mereka, karena tubuhnya yang terasa sakit dan dirinya yang tidak punya tenaga.


"ahhhh,sial !" teriaknya saat mobil yang membawa eliza ,sudah pergi dari sana.


Dengan sekuat tenaga ,natan mengambil ponselnya yang terjatuh dan menelpon salah satu sahabatnya."hallo,zain !se...sekarang lho kesini ajak juga yang lain."ucap natan sambil menahan sakit.


"nat,lho kenapa?" tanya zain yang merasa aneh saat mendengar suara natan yang seperti orang yang sedang menahan sakit.


"lho kesini aja dulu,nanti gue jelasin." ucap natan.

__ADS_1


"ya udah,lho kasih tahu gue taman mana.gue dan yang lain akan segera ke sana." ucap zain.


Setelah natan memberitahu nama tamannya,zain menelpon para sahabatnya dan bergegas pergi ke taman.


Hanya butuh 10 menit karena zain dan sahabatnya yang lain mengendarai motor mereka dengan kecepatan full."nat,apa yang terjadi sama lho?kenapa bisa kayak gini?"tanya zain kaget dengan kondisi sahabatnya saat ini.


"istri gue diculik,zain." ucap natan.


"kok bisa?siapa yang nyulik?" tanya tio yang terbawa emosi.


Natan pun menceritakan dari awal mereka berada di sini hingga ada orang-orang yang tidak mereka kenal menghadang mereka.beruntung ,natan masih mengingat warna dan nomer mobil tersebut.


Keempat sahabatnya kaget saat mendengar penjelasan dari natan."lebih baik kita bawa ,natan ke rumah sakit terlebih dulu.biar gue sama abbas yang bawa natan ke rumah sakit dan kalian cari jejak mereka kalau perlu cari lewat cctv yang berada di sepanjang jalan taman ini ."ucap arsya.


setelah semuanya setuju,natan pun di bawah ke rumah sakit .sedangkan tio dan zain mencari jejak mobil yang membawa eliza.


Sampai di rumah sakit,natan langsung di bawah ke UGD untuk di tangani.jeng siva yang dapat kabar dari abbas jika natan sekarang berada di rumah sakit ,langsung ke rumah sakit bersama papa ridwan dan juga neta."dimana ,natan?"tanya jeng siva dengan wajah penuh kekhawatiran.


"lagi di tangani dokter,tan." jawab arsya.


"bagaimana bisa natan masuk rumah sakit?kalian berantem?" tanya papa ridwan.sedangkan jeng siva dan neta sudah menangis di depan ruangan UGD.


"tadi natan cerita,jika ia dan bu eliza di hadang oleh orang-orang bertubuh tegap dan mereka membawa bu eliza." jelas arsya.


"apa?maksudnya ,eliza di culik !" ucap jeng siva histeris.abbas dan arsya mengangguk mengiyakan .


"astgrfirullahalazim,pa ! Bagaimana ini,pa.bagaimana dengan eliza,siapa yang sudah berani menculik menantu kita?" tanya jeng siva.


"mah,tenang.kita akan beritahu pak rama dulu agar bisa mencari eliza." ucap papa ridwan menenangkan sang istri yang terlihat terpukul.


ini yang komen minta fotonya eliza sama natan.kalau kurang cocok silahkan dengan foto yang menurut kalian cocok.😁



Natan



Ini foto eliza sama natan waktu di taman.

__ADS_1


n



__ADS_2