Muridku Adalah Suamiku

Muridku Adalah Suamiku
bu indri


__ADS_3

Hari pertama natan ujian,eliza sudah mulai masuk sekolah.walaupun dirinya masih takut bertemu orang baru tapi ia harus profesional ,ia tidak mungkin cuti terlalu lama.


"mau naik mobil ya.aku,sudah meminta pak rudi untuk menjadi supir mu." ucap natan.pak rudi adalah supir keluarganya.karena merasa khawatir dengan eliza ia pun meminta pak rudi untuk menjadi supir eliza.


"iya,makasih suami ku." ucap eliza .setelah kedua pasangan sah itu peluk cium salim,eliza masuk kedalam mobilnya dan natan menaiki motornya.


Walaupun sekarang eliza sudah mempunyai supir, tapi natan tetap mengikuti mobil eliza dari belakang hingga mereka sampai ke sekolah.


"selamat pagi ,bu eliza." sapa kepala sekolah.


"pagi,pak.maaf,pak beberapa hari kemarin saya tidak mengajar." ucap eliza.


"tidak apa,bu.tidak masalah ,yang penting ibu sekarang sudah bisa mengajar lagi." ucap kepala sekolah.


"iya,pak.terimakasih." ucap eliza.


hari-hari berlalu dengan sangat cepat.eliza sudah kembali seperti biasa,ia sudah tidak takut untuk bertemu dengan orang-orang yang baru ia kenal tapi ia tetap berhati-hati dan tidak mudah percaya begitu saja dengan orang lain.


Sedangkan di sana ,seseorang tidak bisa menerima dirinya di tahan seumur hidup.apalagi ,saat dirinya ditahan kondisi bu maria semakin drop hingga beliau meninggal dunia.


"bagaimana kondisinya sekarang?" tanya seseorang kepada pengacaranya.


"sungguh memperihatinkan.ia seperti orang yang tidak waras didalam sana." ucap pengacara tersebut.


"apa tidak bisa memberikan jaminan supaya bisa membebaskannya?" tanya seseorang.ia adalah bu indri.ia termasuk dari keluarga yang cukup kaya .oleh sebab itu dirinya mampu menyewa pengacara untuk membebaskan eliza.


Walau ditolak berkali-kali oleh pak andika tapi,ia tidak menyerah .bahkan saat ini menurutnya adalah kesempatannya untuk membuat pak andika menerima cintanya."sepertinya sulit,bu.karena keluarga rama bukan orang sembarangan."ucap pengacara tersebut.


"tapi ,kita akan usahakan agar hukumannya di kurangin." lanjutnya.


"kalau begitu,aku serahkan kepada mu." ucap bu indri.


"baiklah.kalau begitu saya permisi ." pamit pengacara tersebut.


...****************...


"bagaimana dengan kasus yang menimpa ,eliza pah?tanya mommy sandra.mereka sedang duduk di taman belakang sambil menikmati secangkir kopi .


" ada orang yang ingin membantu laki-laki itu bebas.aku juga tidak tahu karena yang datang hanya seorang pengacara."ucapnya.

__ADS_1


"terus bagaimana?apa dia bisa dibebaskan ?" tanyanya lagi.


"tidak semudah itu,sayang.aku tidak akan membiarkan laki-laki brengs*k itu bebas begitu saja." ucap papi rama.


"syukurlah.mommy sangat takut jika laki-laki itu bebas.dia pasti mengganggu eliza kembali." ucap mommy sandra yang sangat mengkhawatirkan putri semata wayangnya itu.


"mommy tenang saja.papi tidak membiarkan hal itu terjadi." ucap papi rama .menarik tubuh sang istri masuk kedalam pelukannya.memberi kenyamanan pada sang istri.


"yuk ,masuk.papi mau ke kantor ada rapat nanti jam 10." ajak papi rama.


mommy sandra mengangguk dan mereka masuk kedalam rumah.ditempat lain,natan nampak fokus mengerjakan soal ujian.ia tidak ingin mengecewakan sang istri jika hasil ujiannya mendapat nilai di bawah rata-rata.


"nat ." panggil zain pelan.natan menoleh ."nomor 3,apa?"tanya zain .


"jangan ada yang memberikan contek kepada temannya !" ucap pengawas .


Zain mendengus kesal karena ucapan pengawas tersebut.rencananya untuk mencontek jawaban dari natan gagal karena natan tidak mungkin memberi tahu jawabannya.natan hanya tersenyum melihat zain yang terlihat kesal.


hampir satu jam semua murid sudah selesai dengan ujian pertama mereka dan satu persatu keluar dari ruangan tersebut.


"coba kalau bu eliza yang jadi pengawas di kelas kita tadi,pasti ia tidak akan berbicara seperti itu." ucap zain saat mereka sudah berada di luar.


"lho yakin ?" tanya natan.


"istri gue akan lebih kejam dari pengawas yang tadi.jadi lho jangan berharap." ucap natan yang tahu banget bagaimana watak sang istri.


"hahaha..kasihan ..kasihan."tio ,arsya dan juga abbas tertawa puas melihat wajah zain.zain hanya bisa menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


" makanya belajar !"ucap natan menepuk pundak zain.


Setelah kedua selesai,natan dan teman-temannya pulang.mereka sudah sepakat,selama ujian mereka tidak akan nongkrong atau ngegame seperti biasa.


ting


Pesan dari eliza masuk kedalam ponsel natan."kamu pulang duluan saja,karena aku masih ada yang mau diselesaikan."pesan dari eliza.


"tidak ! Aku akan tetap menunggu di depan gerbang sekolah.aku tidak akan tenang jika kamu pulang sendirian." balasnya.


"aku tidak sendirian,nat.kan ada pak rudi." pesan dari eliza.

__ADS_1


"sama saja.aku ,tetap akan menunggu diluar." balasnya.


Setelah membalas pesan terakhir dari eliza .natan memasukkan kembali ponselnya kedalam saku celananya.


Tin


Tin


Klakson dari para sahabatnya yang mulai melajukan motor mereka.natan pun memakai helmnya dan menyalakan motornya ,melaju sampai keluar gerbang sekolah dan memarkirkan motornya di pinggir jalan depan gerbang.


"ada apa,den?" tanya security saat melihat natan berhenti.


"tidak ada apa-apa,pak.hanya lagi menunggu seseorang." jawabnya.


"oh gitu.nunggu pacarnya ya." goda pak security.natan hanya tersenyum menanggapinya.


"siapa ,den ceweknya?apa bapak kenal?" tanyanya penasaran.


"sangat kenal,pak." jawab natan .


"wah ! Jadi penasaran ,siapa yang sudah menaklukan hati den natan ini." ucap pak security.karena,selama natan sekolah di sana ia belum pernah melihat natan bersama cewek saat pulang sekolah.


natan tersenyum melihat pak security yang sangat penasaran.lima belas menit kemudian,eliza sudah selesai dengan tugasnya dan masuk kedalam mobil.


"pak,apa suami saya sudah pulang?" tanya eliza kepada pak rudi.


"sepertinya ,den natan di luar non.tadi saya lihat lagi ngobrol sama security." jawabnya.


"ya sudah,pak.kalau gitu kita pulang sekarang.nanti pas depan ,lihat suami saya, bapak klaksonin aja." ucap eliza ."baik,non."jawabnya.


Saat mobil melewati gerbang pak rudi pun memencet klakson mobilnya.natan menoleh dan memakai helmnya kembali ."eh ,den natan.mau kemana ?emang ceweknya sudah pulang?"tanya security.


"sudah,pak.kalau begitu saya permisi ,pak." ucap natan dan melajukan motornya mengikuti mobil eliza.


"mana ceweknya?tadi kan yang hanya mobil bu eliza.gak mungkin den natan pacaran sama bu eliza." ucapnya.


"ya sudah lah,lebih baik saya juga bersiap-siap pulang.sepertinya sekolah juga sudah sepi." ucap security dan ia masuk kembali kedalam.


Sesampainya di rumah,eliza keluar dari mobil bersamaan dengan natan yang baru sampai.karena mendengar suara motor suaminya,eliza menoleh kebelakang lalu ia tersenyum kearah natan.

__ADS_1


"yuk,masuk !"ajak natan setelah melepas helmnya.


Natan merangkul pinggang eliza membawanya masuk kedalam rumah.


__ADS_2