My Adored Girl

My Adored Girl
30


__ADS_3

Kini azka dan azela sedang menikmati makan siang di salah satu restoran,tidak ada yang berbicara mereka hanya fokus menikmati makanan nya


Setelah makanan mereka habis azka pun membuka suara nya untuk berbincang dengan azela


"Mau balik kantor langsung sekarang?" tanya nya pada azela


"Hmm iya deh , kita ngobrol nya di mobil aja soal nya bentar lagi jam makan siang nya abis gpp kan" jawab azela dan azka pun hanya mengangguk sambil tersenyum lembut pada nya


Setelah membayar makanan mereka pun keluar dari restoran menuju mobil azka , lalu sesudah di dalam mobil azka pun langsung melaju kan mobil nya menuju kantor azela


"Hmm azka aku mau tanya sesuatu boleh?" tanya azela melirik ke arah azka yang sedang fokus menyetir


"Oh boleh dong"jawab nya melirik sekilas pada azela


"Emmhh itu kalo seandainya aku punya masa lalu yang buruk, kamu bakalan kecewa gak sama aku" dengan hati hati azela mengucap kan nya


"Hmm, memang kamu punya masa lalu yang buruk seperti apa" tanya azka


"Ihh kan aku bilang seandainya ,apa yang bakalan kamu lakuin" kata azela sedikit kesal


"Zel kamu tau kan aku beneran sayang banget sama kamu?"tanya azka kemudian azela pun mengangguk


"Dan pertanyaan kamu yang tadi aku akan jawab , kalo seandainya kamu punya masa lalu yang buruk itu gak akan mengurangi rasa sayang aku sama kamu dan seburuk apa pun masa lalu kamu itu tetap saja itu cuma masa lalu yang sedang kamu jalani itu masa sekarang dan masa depan kamu jadi buat apa terlalu memusingkan masa lalu"jawaban azka sontak membuat hati azela merasa hangat ia benar benar yakin kalo azka beneran sayang sama dia, kemudian azela pun memegang tangan azka yang sedang mengemudi

__ADS_1


"Azka terima kasih ya ,terkadang aku gak percaya kalau masih ada laki laki yang benar benar tulus seperti kamu,dan..Aku juga sayang sama kamu"ucap nya dengan wajah memerah, dan azka pun menghentikan mobil nya di depan perusahaan tempat azela bekerja


"Iya , aku juga makasih ya karena kamu udah percaya sama aku.. Oh iya zel kedepan nya kalo kamu ada apa apa langsung hubungi aku ya aku gak mau terjadi sesuatu sama kamu" ucap azka sambil mengecup kening azela lembut


"Hmm iya .. kalo gitu aku duluan ya" dengan wajah memerah azela pun keluar dari dalam mobil azka dan berlari kecil meninggalkan mobil azka yang telah melaju


.....


Hari ini azela dan yuna pulang kantor lebih cepat dan sekarang mereka sedang duduk di sebuah kafe pinggir jalan yang menampil kan mobil yang berlalu lalang


"Kafe nya enak ya yun nyaman walaupun di luar kelihatan ramai sama lalu lalang mobil" ucap azela memecah keheningan sambil matanya menatap ke arah luar kaca kafe


"Hmm iya cocok banget buat santai santai sore gini" ucap yuna


Tak lama terdengar suara bel pintu kafe yang menandakan ada yang masuk ,tak sengaja azela pun melirik ke arah pintu dan seketika mata nya membulat dan wajah nya menjadi sangat pucat ,yuna pun yang melihat nya langsung khawatir


"Y-yuna a-ayo kita pulang sekarang" jawab azela dengan terbata membuat yuna semakin bingung


"Gue mohon yun ayo kita pulang sekarang" melihat azela yang terus memohon dengan wajah yang pucat membuat yuna langsung berdiri dan memapah azela


Belum sempat azela dan yuna melangkahkan kaki mereka tiba tiba ada suara berat laki laki yang menyapa nya


"Hai kamu azela putri kan?" tanya laki laki itu memegang pundak azela

__ADS_1


"Maap kamu siapa ya?" bukan nya menjawab yuna malah balik bertanya mewakili azela berbicara karena ia yakin ada sesuatu pada sahabat nya itu


Laki laki itu hanya diam dengan senyum yang menurut yuna sangat mengerikan dan mata nya tak berhenti memandang azela yang diam seperti batu


"Maap nona sepertinya teman anda sedang tidak sehat mau saya panggilkan taxi?" tanya nya menunjuk ke arah azela ,yuna pun tersadar dan langsung memapah azela tapi lagi lagi laki laki itu menghentikan nya


"Mari saya antar" tawar nya ,yuna pun melirik pada azela yang menggelengkan kepala nya kuat, dan terlihat juga keringat yang membanjiri kening azela


"Maap saya bisa sendiri, ayo zel" tolak nya lalu meninggal kan laki laki itu yang hanya diam saja


Melihat kepergian azela dan yuna tampak laki laki itu menghela napas dengan wajah yang sedih


"Sebenci itukah kamu melihat ku zel ,sampai wajah mu terlihat sangat pucat" ucap nya pelan lalu melangkah keluar dari kafe


....


"Gue anterin lo ke RS ya zel ,muka lo pucat banget" tawar yuna dengan khawatir ,kini mereka sedang di dalam taxi


"Gak usah yun , kita ke rumah sinta aja lo tau kan alamat nya" jawab azela dengan suara bergetar


"Lo yakin gpp" tanya nya memastikan dan azela pun mengangguk


"Ya udah, pak kita ke alamat ini ya" ucap yuna pada supir taxi, lalu mereka pun menuju ke rumah sinta

__ADS_1


Di lirik nya azela oleh yuna yang bersandar di bahu nya tampak azela memejamkan mata nya dan wajah nya pun tidak sepucat tadi waktu di kafe


"Apa yang terjadi sama kamu zel,siapa laki laki itu dan kenapa tadi kamu sepucat itu saat melihat nya" batin yuna merasa penasaran apa yang terjadi pada sahabat nya itu


__ADS_2