My Adored Girl

My Adored Girl
32


__ADS_3

Sepulang kantor Azka berencana untuk mengajak Azela dinner, tapi ponsel nya tidak bisa di hubungi. Tumben ponsel nya tidak bisa di hubungi pikirku


"Raka mampir dulu ke apartemen louis , ku dengar dia sudah kembali dari luar negri" Ucap ku pada raka yang sedang fokus menyetir


"Baik" Jawab nya


"Tapi kapan tuan louis kembali bos?" Tanya nya


"Ah mungkin semalam, aku juga tidak tau" Jawab ku, kemudian aku pun menatap ke arah luar


Aku berfikir sepertinya Azela menyembunyikan sesuatu tentang masa lalu nya. Tapi apa, dan kenapa Azela tidak mau bercerita padaku apa mungkin dia butuh waktu supaya lebih terbuka lagi padaku


Hah berulang kali aku menghela napas , dan aku tidak bisa berhenti memikirkan Azela. Aku pun mencoba memejamkan mataku hingga tak terasa aku pun tertidur


Terdengar samar suara Raka memanggil ,mau tak mau aku pun membuka mata. Entah berapa lama aku tertidur yang jelas sekarang aku melihat ke arah luar dan ternyata telah sampai di depan apartemen Louis


Aku pun keluar dari dalam mobil di ikuti raka di belakang ku. Aku pun terus melangkah hingga sampai di depan lift, tak lama pintu lift pun terbuka aku dan raka pun masuk


Berulang kali raka memencet bell pintu apartemen Louis, tapi belum ada tanda tanda pintu di buka


"Sepertinya tuan Louis gak ada deh bos" ucap Raka menatapku


"Hah coba kau telpon dia" Ketika Raka mau mengambil ponsel ,tiba tiba pintu apartemen terbuka dan tampak lah Louis yang seperti baru bangun


"Ahh kirain siapa,ganggu aja lo semua" Ucap Louis dengan muka yang kusut, aku tidak menjawab celotehan nya aku pun langsung menerobos masuk membuat louis berdecak kesal


Aku pun duduk di sofa di ikuti Raka dan Louis, aku melihat sekeliling tampak rapih terawat .Ternyata dia cukup rapih juga,pikirku

__ADS_1


"Jadi ada apa datang ke sini?"Tanya nya tanpa basa basi


"Kau tidak mau menawari ku minum" Ucap ku pada nya dan dia pun bangkit dari duduk nya menuju dapur dan kembali lagi membawa air lalu menyodorkan padaku dan raka


"Aku hanya ingin melihat keadaan mu saja Lou" Kataku


"Heh tidak seperti biasa nya" Jawab nya mendengus, kemudian kami pun berbincang entah itu tentang pekerjaan atau hal remeh lain nya


.....


Pagi ini aku bangun cukup pagi karena aku tidak bisa tidur dengan nyenyak, aku sudah memberi tahu yuna untuk meminta izin karena aku tidak enak badan. Semalam setelah di antar Sinta dan untung saja orang rumah sudah pada tidur, jadi tidak ada yang melihat ku habis menangis


Aku pun bangun dari tidur ku,dan langsung ke kamar mandi. Ku lihat wajah ku di cermin kamar mandi,mata yang merah dan sedikit bengkak akibat terlalu lama menangis, dan terlihat pipiku juga masih merah dan bengkak bekas tamparan sinta semalam


Setelah mencuci muka, aku pun balik ke kamar dan mencari ponsel ku. Ketika ku buka ternyata ponsel ku mati dan aku langsung menghidupkan nya


Aku pun mencoba menghubungi azka,tak lama terdengar suara di sebrang sana


"Halo Azka" Sapa ku,tapi tidak ada yang menjawab dari sebrang sana. Ku lihat ponsel ku masih tersambung


"Halo Azka kamu di situ kan?" Tanya ku kembali bersuara


"Iya Zel,ada apa" tanya nya dengan nada suara malas


"Ya gapapa,kamu udah bangun?"kataku dan terdengar azka menghela napas


"Ya udahlah buktinya sekarang aku lagi ngobrol sama kamu. Oh iya kamu kemana aja semalaman tidak bisa di hubungi?" tanya nya dengan sedikit ketus

__ADS_1


"Hmm.. Maap ya azka semalem hape ku lowbat dan lupa aku charge, Maapin aku ya azka ya" kataku merasa bersalah


"Huh,ya udah kali ini aku maafin .Tapi sebagai ganti nya aku mau ngajakin kamu sarapan bareng" katanya tentu saja aku mau dengan ajakan nya,tapi bagaimana dengan keadaan ku yang seperti ini


"Tapi azka a-"perkataan ku langsung terhenti karena azka langsung berbicara di sebrang sana


"Pokoknya gak ada penolakan,20 menit lagi aku jemput depan rumah kamu oke" tut..Azka pun langsung mematikan telpon secara sepihak. Mau tak mau aku pun harus mengikuti ajakan nya


20 menit kemudian aku telah siap,tak lupa aku juga membawa masker dan kacamata hitam



Pas di tangga aku pun memakai masker dan kacamata hitam untuk menutupi mataku dan pipiku yang bengkak, supaya orangtua ku tidak melihat nya


"Pagi ayah,pagi ibu.. Azela pergi dulu ya sarapan di luar sama temen" sapa ku sambil pamit pergi


"Tunggu zel, kamu kok pake masker dan kacamata sih tumben. Dan kelihatan nya kamu kaya bukan mau ke kantor, kenapa?" tanya ibu


"Hmm gpp ko bu, zela hari ini izin. Udah ya zela pergi dulu dah" aku pun langsung berlari keluar rumah,takut azka sudah menunggu dan ternyata benar saja mobil azka telah terparkir di depan


Aku pun bergegas menghampiri nya dan mengetuk kaca mobil. Setelah azka membuka kaca dia nampak bingung dengan penampilan ku,aku hanya tersenyum di balik masker yang aku kenakan


Aku pun masuk ke dalam mobil dan azka pun langsung melajukan mobil nya. Cukup lama kami terdiam akhir nya azka membuka suara nya


"Kamu gak ngantor, terus kenapa juga kamu pake masker dan kacamata gitu?" tanya nya dengan sesekali melihat ke arah ku


"Hmm mungkin beberapa hari ke depan aku gak pergi ke kantor dulu"jawab ku

__ADS_1


"Dan kenapa aku pake masker gini,cuma takut aja ketemu sama atasan pas sarapan nanti" sambung ku asal, sementara azka hanya mengangguk tanpa bicara lagi


__ADS_2