
Setelah beberapa menit baru lah Talena sadar dari pingsan nya.
" ughhhh , aku di mana ini ?? " ujar Talena sembari memegang kepala nya yang terasa sangat sakit dan berdenyut
" sayang sayang , kamu udah sadar , apa yang kamu rasain " ujar sang ibu yang khawatir melihat putri nya terlihat sangat pucat
" ummi , kepala aku sakiit banget ummi " ujar Talena masih dengan memegang kepala nya
" iya sayang iya , sebentar ya Abi lagi memanggil dokter , dan kayak nya bentar lagi nyampe " ujar sang ummi dengan muka nya yang terlihat sangat sangat khawatir
" iya ummi " ujar Talena dengan nada lemas
" sayang kamu mau apa , kamu mau minum ?? atau makan apa gitu " ujar Ummi Green
" ga ummi , aku cuma mau sama ummi aja , ummi jangan ke mana mana ya " ujar Talena sembari memegang tangan ummi nya tersebut
" iya sayang , ummi di sini kok " ujar Ummi Green sembari mengelus lembut kepala sang putri yang sangat di sayangi nya itu
Di sisi lain , Tirta yang sedang menunggu di rumah terlihat sangat risau karena Talena yang tidak pulang pulang padahal jam sudah menunjuk kan pukul 16.42 padahal sedari mereka pulang itu masih jam 14.30 sudah dua jam lebih Talena di jalan seharus nya jama segini ia sudah pulang.
__ADS_1
" Huhh , Talena kemana sih , udha jam segini loh kok ga pulang pulang ya , bikin khawatir aja " ujar Tirta sembari bulak balik di depan rumah nya seperti setrika
" Ya Allah , semoga dek Talena baik baik aja di mana pun ia berada " ujar nya seraya berbicara sendiri
" Dek , sebenar nya kamu di mana sih , di telfon ga aktif di chat juga ga di bales " ujar nya lagi
" Ahh , apa aku tunggu aja beberapa menit lagi ya , siapa tau batre handphone nya habis , atau mungkin dia lagi main " ujar nya lagi
Setelah beberapa menit Tirta menunggu , yang di tunggu tidak memuncul kan wujud nya mau pun batang hidung nya , dan pada akhir nya Tirta pun pergi untuk mencari nya < kalo ada yang nanya nyari nya kemana , yaa , Saia juga tidak tauu >.
Setelah 2 jam kemudian ia masih tidak berhasil menemu kan Talena nya itu , ia pun akhir nya menyerah dan memutus kan untuk pulang ke rumah tanpa membawa Talena dan ia juga pulang ke rumah membawa rasa penat nya itu.
" Ya Allah , di mana Dek Lena ya Allah , semoga dek Lena tidak kenapa napa di luar sana , misal nya Mamah sama Papa nyariin Talena gimana Ya Allah, apa yang harus aku jawab , Ya Allah maaf kan hamba mu ini yang sudah lalai dalam menjaga istri hamba Ya Allah , hamba memohon ampun kepada mu " ujar nya seraya memohon di selesai sholat nya
Drett drett < anggap aja bunyi hp ye >
" Ih siapa si ganggu aja " ujar Tirta
" eh , Ummi Green , ada apa ya , apa jangan jangan mau nanyain Talena nih , aduhh angkat ga ya , angkat ga ya , angkat aja deh " ujar Tirta bingung sendiri
__ADS_1
" Hallo Assalamualaikum ummi , iya ada apa ?? " ujar Tirta kepada sang ibu mertua nya
" Wa'alaikum sallam , nak Tirta ummi mau ngomong sama Talena , kira kira bisa ga ya " ujar Ummi Green pura pura tidak tahu
" eeh anu Ummi , Talena nya lagii eeeh lagi tidur ummi , ya ummi lagi tidur " ujar Tirta berbohong
" oh , ya udah kalo lagi tidur , nanti kalo udah bangun bilang ya , ummi mau ngomong" ujar Ummi Green di telepon itu dan langsung mengucap kan sallam
Sesudah telepon di mati kan Tirta mengumpat
" aduhh Si*lan , kenapa si gw tinggalin Talena , kan jadi gini " ujar Tirta frustasi
Dan selama satu bulan penuh Tirta frustasi dan muka nya selalu datar , dan jika ada yang mempertanya kan Talena ia bilang Talena sedang tidak ingin sekolah , dan jika keluarga nya atau keluarga Talena bertanya ia selalu menjawab bahwa Talena sedang pergi begitu seterus nya dari sebulan yang lalu ia selalu mencari Talena di mana mana bahkan ia menyewa detektif yang handal akan tetapi tetap saja detektif tersebut tidak bisa menemukan Talena , ia tidak kepikiran untuk mencari Talena di rumah mertua nya itu.
" Argggghh , Talena sayang kamu di mana , aku kangen sama kamu sayang " ujar Tirta berbicara sendiri ia masih terbayang bayang di mana ia meninggal kan Talena sendirian di parkiran kampus nya dan pada hari ini ia berniat mengaku kepada keluarga nya dan keluarga Talena bahwa selama sebulan ini ia berbohong tentang Talena yang pergi itu
" Tok tok tok , < anggap aja bunyi ketukan ya bestiee > Assalamu'alaikum ummi " ujar Tirta sembari mengetuk pintu rumah mertua nya itu dan saat ini ia begitu gugup dan takut
" Wa'alaikum sal- " ujar seorang wanita yang masih muda dan terlihat perut nya agak membuncit itu terpotong ketika melihat Tirta
__ADS_1
" Say - " ujar Tirta
Hayoo itu siapa , penasaran ?? ikutin terus kelanjutan episode nya ya , bye bye guyss ini udah lumayan banyak lohh , kalo masih ada yang bilang sedikit sini aku cekek banting lohh canda canda guyss okeyy bye byee 👋🏻👋🏻❤️❤️🥰🥰👋🏻👋🏻