
Di dalam kamar mandi Talena sedang mengatur nafas nya
" huh meresah kan banget Tu mas suami " ucap Talena
Aku pun selesai mandi dan sial nya Talena lupa membawa pakaian ganti Dan Talena ber pikir Tirta sudah berada di meja makan , Talena pun keluar dengan santai nya Dan ia tidak melihat bahwa Tirta masih ada di balkon , Talena pun santai memilih baju dengan masih mengguna kan handuk nya itu dan Tiba tiba Tirta masuk dan di buat melongo dengan ke indahan bentuk tubuh Talena yang mulus dan bersih , ia meneguk Saliva nya dengan susah payah , dan ketika Talena menyadari ada orang di belakang nya ia pun mendongak kan kepala nya dan terlihat Tirta sudah berada di belakang nya Ia pun teriak.
" aaaaaaaaaaa maaas dosen ngapain di sini " ucap Talena
" ngeliat pemandangan yang indah dan mulus " ucap Tirta santai Tetapi itu membuat Talena malu
" iih , jail banget sih udah sana keluar " ucap Talena sembari mendorong tubuh Tirta tetapi tidak mempan Tirta masih saja diam di tempat nya
" ga mau orang lagi liat istri mau pake baju " ucap Tirta
" ihh sna mass , aku malu " ucap Talena dengan pipi yang merona
" hah malu , ngapain malu?? kalo aku mau lihat isinya juga boleh kan kamu udah jadi milik aku " ucap nya dengan tidak sadar membuat ku semakin merona
" Maass pliss keluar yaa , nanti aku kasih apa aja yang kamu mau yang penting kamu keluar " ucap Talena tidak sadar membuat Tirta senang dan mengangguk entah apa yang di rencana kan dosen gila itu
" iya mas keluar ya , tapi inget apa pun " ucap Tirta mengingat kan
" iya iya " ucap Talena
Seluruh keluarga Eros sudah selesai makan dan sudah kembali ke kamar masing masing, dan di kamar Talena dan Tirta kedua nya sama sama sibuk dengan handphone nya masing masing dan Tirta mengingat akan janji Talena yang akan memberi nya apa pun asal ia keluar.
" Dek Lenaa , masih inget janji kamu ga?? " Tanya Tirta
" hemm apa perlu mas ingetin?? " lanjut nya
" Janji?? Janji apa ya mas dosen?? " tanya Talena
" Tuh kan lupa , itu loh janji mau nurutin kemauan mas kalo mas keluar tadi " ucap Tirta mengingat kan
" ooooo iya aku inget sekarang , ya udah mas mau minta apa " jawab Talena
__ADS_1
" Hemm Mas mau minta hak mas " jawab nya
" h-hah??!? hak apa?? Hak asuh anak?? Tapi kita belum punya anak " jawab Talena
" dek hak seorang suami lah , malper loh malper " ucap Tirta sembari menik turun kan alis nya
" hah malper apa an tuh?? " tanya Talena
" Malam pertama lohh kita kan belum malam pertama" jawab Tirta yang membuat Talena membeku dan Kaget akan suami nya yang ingin meminta hak nya
" eh anu emm , aku ga punya kewajiban untuk menolah kamu mas karna sama saja dengan mengingkari hak ku " ucap Talena dengan ragu padahal diri nya sama sekali belum siap
" Hah j-jadi kamu mau " ucap Tirta dengan girang dan aku mengangguk kecil
Tanpa sadar Tirta memeluk ku dan menciumi pucuk kepala ku dengan ber tubi tubi
" Okee nanti malem ya sayang " ucap Tirta hendak pergi
" Muaahhh "
Skip malam hari nya Tirta sudah siap dan Seperti nya Talena tampak gugup dengan malam pertama nya yang Ter tunda kemarin , dan sekarang ia akan seutuh nya menjadi milik Tirta, benar kata Ummi nya ia harus siap karna siap tidak siap pasti hari ini akan datang.
Talena pun memakai Lingerie yang pendek bahkan sangat pendek hanya sebatas paha dengan tali yang tipis memperlihat kan kulit nya yang sangat putih
Tirta yang baru keluar dari kamar mandi kaget dengan penampilan istri kecil nya yang sangat menggoda iman , ia meneguk Saliva nya dengan susah payah , Talena yang sibuk bermain Handphone tidak menyadari bahwa Tirta sudah keluar dari kamar mandi dan ia menyadari Tirta sudah keluar ketika Tirta sudah ada di depan nya dengan memper hati kan seluruh tubuh nya dari ujung kepala hingga ujung kaki.
Pangangan itu tak lepas dari mata Talena , ia sedikit malu di lihat seperti itu dan tanpa sadar Talena merona , yang membuat Tirta semakin gemas kepada nya
Dan akhir nya Tirta pun duduk di samping nya dengan masih memperhati kan nya.
" Dek kamu benar benar udah siap?? " tanya Tirta memastikan dan Talena mengangguk kecil
Dan malam itu adalah malam Ter indah bagi se pasang suami istri yang ber tukar keringat.
Ke esok kan pagi nya Terlihat dua pasang insan itu sedang Ter tidur pulas karna per gulatan semalam.
__ADS_1
Beberapa menit kemudian Tirta yang Ter bangun mem perhati kan wajah Talena yang tertidur sangat pulas , nampak ia mengulas senyum
Talena yang Ter ganggu oleh sentuhan kecil di wajah nya seketika terbangun dan yang pertama ia lihat adalah wajah Tirta , Tirta terlihat sangat tampan ketika mengulas senyum
" Pagi istri ku , nyenyak banget tidur nya " ucap Tirta
" hehe iya kamu udah bangun dari tadi " ucap Talena dengan sambil tersenyum kikuk
" ga kok baru aja " ucap Tirta
" kok kamu ga bangunin aku " ucap Talena
" abis nya kamu pulas banget tidur nya , jadi aku ga tega ngebangunin nya " ucap Tirta
" iya , ya udah ya mas dosen aku mandi dulu " ucap Talena
" iya , tapii emang kamu bisa jalan?? " tanya nya
Aku sedikit heran kenapa memang nya aku tidak bisa jalan
Talena pun hendak berdiri tapi ia hampir saja terjatuh untung dengan sigap Tirta menangkap nya kalau tidak mungkin saja bokong nya sudah ber ciuman dengan lantai
" auushh , mas dosen sakitt " ucap Talena ya memang benar **** ********** nya sangat perih akibat per gulatan semalam
" Tuh kan dah aku bilang kamu ga akan bisa jalan , ya udah aku gendong aja " ucap Tirta sembari menggendong Talena ke kamar mandi dan meletak kan nya di bathtub
" emm makasih ya mas dosen sekarang kamu boleh keluar " ucap Talena yang malu karna ia tidak mengena kan busana
" Mas mau ikut mandi bareng kamu ya " ucap Tirta dengan wajah memelas
" Tapi- " ucap Talena Ter potong oleh ucapan Tirta
" ga papa kali , sekalian jaga in istri ku takut jatuh lagi " ucap nya
Ya suami istri ini Ter lihat bahagia sekali pada hal mereka Yang awal nya saling membenci dan mengutuk kini mereka di takdir kan untuk bersama , ya walau pun belum tumbuh rasa cinta di hati kedua nya.
__ADS_1
bye bye prendd segitu dulu yaa , Jan lupa like yaa bye bye👋🏻👋🏻😘❤️