My Dosen Killer My Husband

My Dosen Killer My Husband
Bab 2


__ADS_3

Bell istirahat pun berbunyi semua siswa dan siswi kampus tersebut berhamburan keluar dari kelas mereka masing-masing untuk pergi ke kantin dan disaat itu juga Talena dan juga sahabatnya ada di kerumunan tersebut


" Talena kamu bisa ga sih jalannya cepetan " ucap sang sahabat yang sudah tidak sabar karna Talena jalan sangat amat santai


" Haishh santai aja kali , kita duduk di tempat biasa , lagian kalo ada yang nempatin gw sikat tu orang " jawab Talena dengan santainya


" Udah ah ayoo buruan Lenaa " ucap sahabatnya itu yang semakin tidak sabar


" Lena tempat duduk kita udah ada yang nempatin , haduuhh gimana dong Lena kamu siihh " ucap rembi pasrah


" Mana mana mana coba aku liat, haduhh iya , sini ayo ikut gw , gw sikat tu orang " ucap Talena


" Woyyy " ucap Talena kepada orang yang sedang menduduki bangku kantinnya tersebut


Dan Para Lelaki itu pun menengok ke asal suaranya , Dan disaat itu juga Talena sangat terkejut karena yang sedang menduduki bangku kantinnya tersebut ialah dosennya yang selalu membuat ia kesal , ia menatap dosen tersebut dengan tatapan tajamnya


" Apaan sih ga jelas banget ngeliatnya sampe kaya gitu , iya gw tau gw ganteng " ucap Tirta dengan pede nya


" Cuihhh , najis banget muka kayak pan*at panci gosong di bilang ganteng " ucap Talena sembari bergidik seolah Tirta adalah benda yang mengerikan


'' Dih bocah kurang asem " ucap Tirta dengan kesal


" Minggir minggir minggir Sono , ini bangku gw " ucapnya kepada Tirta dengan nada ketus


" Dih dih dih apa apaan lu gw duluan juga yang nempatin " ucap Tirta tak kalah ketus


Teman-teman mereka yang menyaksikan itu hanya melongo , karna ia tak pernah melihat Tirta bertengkar dan berbicara sepanjang itu


Dan setelah perdebatan yang sengit di antara keduanya , dan karna tidak ada satupun dari mereka yang mau mengalah mau tidak mau mereka harus satu meja dan ketika mereka hendak memesan makanan sialnya lonceng berbunyi


" Haduuuhh Lenaa gw laperr " ucap rembi


" Iya nih gara-gara Dosen kurang asem itu kita ga jadi makan " ucap Talena


" Dahlah balik kelas aja yuk daripada kita diem doang disini "


" Iya iya bener , yaudah yuk "


Dann mereka berdua pun pergi ke kelas < ohya btw mereka tuh dah mau pada wisuda ya >


Skipp bell pulang pun berbunyi semua siswa dan siswi kampus tersebut berhamburan keluar dari kelas mereka masing-masing untuk pulang ke rumah


" Hai Lena sayang, apa kabar " ucap seorang cowo seraya ingin memegang dagu Talena


" Idih idih najis banget , gw pacar Lu aja bukan, hihh ngeri banget " ucap Talena sambil menepis tangan pria tersebut


" Jangan galak-galak dong sayang , emang aku bukan pacar kamu tapi nanti kamu bakal jadi pendamping hidup ku " ucapnya


" Idiihh najis banget " ucap Lena hendak pergi dari situ


" Eitss mau kemana sayang jangan buru-buru dongg gimana kalo kita main sebentar " ucapnya menarik tangan Lena

__ADS_1


" Astagfirullah " ucap Talena yang segera menepis tangan pria tersebut dan ia langsung berlari sekencang mungkin akan tetapi pria tersebut mengejarnya dan disaat Talena sedang fokus melihat ke belakang ia tidak sengaja menabrak dada bidang seorang pria


Tukk


" Aduuh , sakit banget " ucapnya


" Mangkanya jalan liatnya ke depan " ucap pria tersebut seraya mengulurkan tangan


" Makasih " ucap Talena


Tapi ia merasa tidak asing dengan suara tersebut


Dan ia pun mendongak untuk menatap pria yang menolongnya Dan betapa kagetnya dia ketika melihat bahwa pria yang ada didepannya adalah Tirta sang Dosen Killer nya itu


" Elu , kok lu disini , lu ngebuntutin gw ya " cecar Talena


" Idih idiiih , udah di bantuin juga bukannya makasih malah nuduh " ucap Tirta tak terima ia dituduh seperti itu


Tiba-tiba pria yang sedari tadi mengejarnya itu datang


" Pak dosen tolongin saya ya " ucap Lena memohon


" Nolongin apaan? "


" Pura-pura jadi pacar saya ya untuk ngelabuhin pria yang ada di sana "


" Ga ga ga "


" Hemm , oke deh "


" Huh hah huh hah huh hah " pria yang baru sampai itu melihat Talena sembari mengatur nafas nya


" Lena jadi main ga ? " Ucapnya semirk


" G-gue mau main sama pacar gw , ya nggak SAYANG " ucap Talena


" I-iya gw mau main sama pacar gw " timpal Tirta


" Yuk sayang kita pergi sekarang ya " ucap Talena


" I-i-iya yuk sayang " Timpalnya


Mereka berdua pun pergi meninggalkan sosok pria yang mematung karna baru tahu kalau Lena mempunyai pacar


Dia adalah Marco Adijaya ia adalah anak seorang pengusaha yang sukses di bidang ekonomi, ia sangat terobsesi dengan Talena yang membuatnya ingin memiliki Talena seutuhnya dan disaat itu ia cukup terkejut mendengar Talena mempunyai pacar padahal selama ini ia sering memantau Talena dan sekarang ia baru tau kalau Talena mempunyai seorang pacar dan itu dosennya


" Eh pak dosen , " panggil Talena


" HM " ucap pak Dosen dengan nada yang dingin tidak seperti biasanya , dan hal itu membuat Talena bingung mau berbuat apa


" Eem anu e e " ucapnya

__ADS_1


" Ngomong tuh yang jelas , udahh gedee ngomong nya gagap kaya bayi " ucap pak Dosen ketus


" Emm M-makasih pak udah nolongin saya" ucap Talena


" Tapi ada bayaran nya juga lah " Timpal Tirta


" Apa pak bayarannya uang?? Berapa?? " Ucap Lena


" Heh lu kira keluarga gw miskin?? " Ucap Tirta


" Gw cuma mau lu nolongin gw juga " Lanjut Tirta


" Hah?!? Nolongin apa ya pak?!?? " Ucap Talena


" Lu harus jadi pacar boongan gw juga , nanti depan mama sama papa gw Lu harus pura-pura jadi pacar gw " ucap Tirta panjang lebar


" Oke pak , tapi tapi tapi ada syaratnya " ucap Talena


" Hem apaan "


" Kita gaboleh pegangan atau bersentuhan tubuh walau sedikit " ucapnya


" Gw juga tau kali kan di Agama Islam ga boleh bersentuhan dengan yang bukan mahramnya " ketus Tirta


" Oh bapak tau yaa , hehe " ucap Talena sambil tersenyum kikuk


Dan mereka sudah sampai di rumah Tirta


" Assalamu'alaikum mama papa where are you " ucap Tirta dengan nada tinggi


Batin Lena < ya Allah ni Dosen diluarnya doang yang cuek kalo di rumah kaya monyet lepas > ucapnya dalam hati sambil terkikik geli dan hal itu ditangkap basah oleh Tirta


" Heh ngapain lu kayak gitu , mikirin apa lu " ucapnya


" idih idiihhh pak dosen kepooo " ucap Talena


" Dahlah yok ke ruangan papa sama Mama gw kerja " ucap Tirta


" ayooo " ucap Talena tidak sabaran karna ia ingin cepat pulang kerumahnya dan rebahan


" Mamaa Papa " ucap Tirta sembari berjalan ke arah orang tuanya


" iyaa sayaangg , eh siapa perempuan ini Tir?? " tanya nyonya Eros


" kenalin ma pa ini pacar aku Talena " ucap Tirta


" halloo Om Tante kenalin saya Talena pacar Tirta" ucap Talena dengan senyum yang di buat seramah mungkin


" eh ehhh , ini Lena?? anaknya Sahabat mama Tante Green?? " ucap Nyonya Eros


" i-i-iya Tante aku anaknya ummi Green " ucap Talena

__ADS_1


" ooooo jadi kamu pacarnya Tirta?? " tanya Nyonya Eros


__ADS_2