
Adam juga kini sedang melamun di ruang kerjanya bahkan ada banyak yang ia harus di tanda tangani tapi pikirannya sedang melayang.
" Angela lihat lah aku yang sekarang apa aku sudah gagal mendidik anak anak kita"
" kini aku sedang bertengkar dengan sersan setelah kepergian mu sersan semakin dingin apa yang harus ku lakukan" mengingat kejadian itu Adam sebenarnya sangat bersalah kepada putra pertama nya.
tiba tiba ia jadi teringat dengan wanita yang datang ke rumahnya hanya demi mengembalikan kembali uang yang telah ia bayar belanjaannya wanita itu, bahkan ia belum tahu siapa namanya.
dia memang akui bahwa wanita itu sangat cantik alami ia tak heran lagi dengan pemakaian pakaian dari Mirah Karena ia sudah beberapa kali ke Arab Saudi dan Indonesia untuk urusan bisnis.
 apalagi saat ia tersenyum lebih manis dari pada gula.
dan itu membuat senyuman Adam sedikit terangkat ke atas.
" isss.. ada apa dengan ku"
" Dedy.."
" astaga" kaget Adam setengah mati.
" Elson kalau masuk itu ketuk pintunya"
" hah.." bengong Elson.
" Dedy aku sudah mengetuk pintunya tapi Dedy tidak menjawabnya" kata Elson dengan polosnya siapa saja, ingin mencubitnya dengan gemas.
__ADS_1
membuat Adam menggaruk tengkuknya kepalanya yang tidak gatal.
" Dedy apa yang kau pikirkan sampai melamun apakah Dedy sedang capek karena pekerjaan yang sangat banyak" lihatlah betapa peduli nya Elson kepada Adam membuat hati Adam meleleh.
" tidak sayang" jawab Adam sambil mengelus elus kepala Elson.
" jadi apa yang membuat mu datang ke kantor dedy" tanya Adam.
" tidak ada jika dirumah aku tidak punya teman jadi aku datang ajah ke kantor dedy tidak apa apakan Dedy"
" iya"jawab Adam dengan singkat dan mengerjakan kembali pekerjaan nya sedang kan Elson sudah duduk di kursi tidak jauh dari tempat meja kerja Adam.
" hmm Dedy bagaimana yah kabar aunty Mirah" tanya Elson tiba tiba.
" Mirah siapa Mirah?" dahi Adam mengerut.
" ohh... jadi namanya adalah Mirah" mangut mangut Adam.
" nama yang bagus" gumam Adam dengan suara kecil.
" Dedy.."
" ah itu mana Dedy tahu" ucap Adam dengan mengangkat bahunya.
" Dedy aku ingin bertemu dengan aunty Mirah" cicit Elson dengan menundukkan wajahnya sambil meremas kedua tangannya sungguh sangat lucu .
__ADS_1
" Elson ada apa dengan mu" tanya Adam dengan heran pasalnya baru kali ini Elson mengatakan rindu kepada seseorang yang tidak di kenalnya kecuali dengan keluarganya tentunya.
bahkan sudah banyak Beby siter yang sudah mengundurkan diri karena kelakuan Elson tapi ini sangat mengejutkan bagi Adam rich Damendra ia rindu kepada seseorang wanita yang bernama Mirah..? waw..
" Dedy..aku hanya rindu" rengek Elson dengan manja sangat menggemaskan di mata Elson.
" lalu Dedy harus apa" membuat Elson tersenyum sumringah.
" Dedy bukankan aunty Mirah sangat cantik sangat cocok menjadi seorang ibu"
" intinya" ucap Adam.
" bisakah aunty Mirah jadi momy ku saja" tanya Elson dengan harap.
membuat Adam jadi kaget mendengar pertanyaan dari putra bungsunya ini bahkan detup jantung nya berdebar kencang.
" Elson apa yang kau katakan"
" tidak Dedy lupakan saja"
" Elson apakah kamu menyayangi Dedy" dan Elson mengangguk kan kepalanya.
" apakah Dedy kak Sean dan kak sersan tidak cukup bagi Elson" ucap Adam.
" tapi aku sangat ingin momy seperti teman teman Elson" lirih Elson
__ADS_1
mendengar ucapan dari Elson Adam langsung memeluk Elson.
" sayang.." sungguh Adam tidak bisa berkata kata lagi baru kali ini Elson mengatakan menginginkan seorang ibu. permintaan seperti ini yang sangat di takuti oleh Adam.